BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN MODAL KERJA UNTUK 15 PELAKU UMKM TAPE, DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT
01/09/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Dokumentasi Humas BAZNAS Kab. Bondowoso
Bondowoso, 1 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi dan kemandirian masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan modal kerja kepada 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tape di Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Bondowoso pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri atas para pelaku UMKM, narasumber, perwakilan pemerintah daerah, serta tamu undangan. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, mencerminkan semangat para pelaku usaha untuk terus mengembangkan potensi ekonomi yang mereka miliki.
Dalam penyaluran tersebut, masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan modal kerja sebesar Rp1.000.000. Dengan jumlah penerima sebanyak 15 pelaku UMKM, total bantuan modal kerja yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso mencapai Rp15.000.000.
Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai tambahan modal dalam menjalankan kegiatan usaha. Modal yang diterima dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan usaha, mendukung keberlangsungan proses produksi, sekaligus memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha tape yang selama ini menjadi salah satu potensi ekonomi masyarakat Bondowoso.
Wujud Nyata Optimalisasi Zakat untuk Pemberdayaan Ekonomi
Penyaluran bantuan modal kerja ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam mengoptimalkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Zakat tidak hanya dihadirkan dalam bentuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan untuk mendorong penerima manfaat agar memiliki kemampuan untuk meningkatkan taraf kehidupan secara mandiri. Melalui program pemberdayaan ekonomi, dana ZIS diupayakan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu masyarakat memperkuat usaha yang telah mereka jalankan.
Para pelaku UMKM tape menjadi salah satu kelompok masyarakat yang memiliki potensi untuk terus berkembang. Dengan adanya dukungan modal kerja, diharapkan mereka dapat meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas dan keberlangsungan usaha, serta mengembangkan pemasaran produk sehingga memiliki peluang yang semakin besar untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Bagi pelaku usaha mikro, tambahan modal meskipun dalam jumlah yang tidak terlalu besar dapat memiliki arti penting dalam menjaga roda usaha tetap berjalan. Modal tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, mendukung proses produksi maupun memenuhi kebutuhan operasional lainnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti pada penyerahan secara simbolis, tetapi benar-benar dapat memberikan manfaat dan menjadi tambahan kekuatan bagi penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas usaha sehari-hari.
Mendorong UMKM Tape Semakin Produktif
Kabupaten Bondowoso memiliki potensi produk unggulan yang telah dikenal luas oleh masyarakat, salah satunya adalah tape. Produk berbahan dasar singkong tersebut telah menjadi bagian dari identitas kuliner daerah sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat.
Di balik produk tape yang sampai kepada konsumen, terdapat para pelaku usaha mikro yang menjalankan proses produksi secara mandiri maupun bersama keluarga. Mereka menjadi bagian penting dalam rantai perekonomian masyarakat karena kegiatan usaha yang dilakukan turut menciptakan perputaran ekonomi di lingkungan sekitar.
Dengan adanya program bantuan modal kerja dari BAZNAS Kabupaten Bondowoso, para pelaku UMKM tape diharapkan semakin terdorong untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha mereka.
Dukungan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, memperbaiki pengelolaan usaha, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
Pemberdayaan ekonomi yang dilakukan secara berkelanjutan pada akhirnya diharapkan mampu menciptakan perubahan positif. Para pelaku usaha tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga semakin memiliki kemampuan untuk mengembangkan usahanya secara mandiri.
Perkuat Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah
Kegiatan penyaluran bantuan modal kerja bagi pelaku UMKM tape tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan UMKM.
Sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi yang lebih kuat. Pelaku UMKM membutuhkan tidak hanya dukungan permodalan, tetapi juga pendampingan, peningkatan kapasitas, akses informasi, pemasaran, serta pengetahuan mengenai pengelolaan usaha.
Karena itu, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung kemajuan pelaku usaha mikro di Kabupaten Bondowoso.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bondowoso Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Bapak Dodik Siregar. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.
Hadir pula Pimpinan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso, Ir. Hergiar Yuli Pramanto, S.T., M.T., beserta para staf.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Usaha Mikro Diskoperindag Kabupaten Bondowoso, Bapak Achmad Syaihu, yang turut memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor usaha mikro di Kabupaten Bondowoso.
Dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hadir narasumber dari Dinas Koperasi Jawa Timur, Bapak Anton Widodo, S.E., M.A. Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Diskoperindag serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso.
Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan kepada peserta, khususnya dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menjalankan kegiatan usaha secara lebih baik, produktif, dan berkelanjutan.
Bantuan Modal Diharapkan Menjadi Penguat Usaha
Bagi para penerima manfaat, bantuan modal kerja yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso diharapkan dapat menjadi tambahan kekuatan untuk terus mempertahankan usaha di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.
Pengembangan usaha mikro membutuhkan ketekunan, kreativitas, dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Karena itu, dukungan modal yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak sesuai kebutuhan usaha sehingga mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap para penerima manfaat dapat terus meningkatkan semangat kewirausahaan dan tidak berhenti untuk belajar. Dengan usaha yang dikelola secara baik, produktivitas yang meningkat, serta dukungan dari berbagai pihak, UMKM diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat.
Lebih jauh, pemberdayaan pelaku UMKM juga memiliki dampak sosial yang luas. Ketika sebuah usaha berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga dapat memberikan dampak kepada keluarga, pekerja, pemasok bahan baku, hingga masyarakat di lingkungan sekitar.
Dengan demikian, program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal kerja menjadi salah satu bentuk upaya BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam menghadirkan manfaat ZIS secara nyata di tengah masyarakat.
ZIS sebagai Instrumen Membangun Kemandirian
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang luas dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program pemberdayaan ekonomi merupakan bagian dari ikhtiar tersebut. Melalui program ini, mustahik dan penerima manfaat didorong untuk memiliki kesempatan memperkuat kemampuan ekonominya melalui usaha yang dijalankan.
Harapannya, bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi. Dari bantuan modal, kemudian berkembang menjadi usaha yang semakin produktif, pendapatan keluarga meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat ikut terdorong.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan harapan agar bantuan modal kerja sebesar Rp15 juta yang disalurkan kepada 15 pelaku UMKM tape tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Setiap bantuan yang diterima diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperkuat usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso akan terus berupaya membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, perangkat daerah, dunia pendidikan, komunitas, serta berbagai pihak lainnya dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Semoga para pelaku UMKM tape yang menerima bantuan senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan usahanya, semakin produktif, usahanya berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Semoga ikhtiar bersama dalam mengoptimalkan zakat, infak, dan sedekah ini menjadi jalan kebaikan serta memberikan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Berzakat Ke BAZNAS : Aman Syar’I, Aman Regulasi, Aman NKRI
ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH.
Berita Lainnya
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO DUKUNG KHITAN MASSAL GRATIS DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-81
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN SANTUNAN UNTUK 10 ANAK YATIM DALAM RANGKA HUT RI KE-81 DAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H
KHATAMAN AL-QUR’AN WARNAI PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI DAN HARJABO KE-207, PERKUAT SEMANGAT SYUKUR DAN BONDOWOSO BERKAH
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN BAGI KORBAN BENCANA KEBAKARAN DI DESA WONOSARI
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN STUNTING DAN KORBAN BENCANA KEBAKARAN DI KECAMATAN TLOGOSARI KABUPATEN BONDOWOSO
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO GERAK CEPAT SALURKAN BANTUAN BAGI KORBAN BENCANA KEBAKARAN DI DESA GAYAM KECAMATAN BOTOLINGGO
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN DHUAFA SEBATANGKARA UNTUK IBU SUPIYANI DI KECAMATAN TEGALAMPEL
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO LAKUKAN SURVEI CALON PENERIMA MANFAAT DARI PROGRAM BANTUAN BONDOWOSO PEDULI (BANTUAN BIAYA HIDUP DHUAFA SEBATANGKARA DI DESA KARANGANYAR KECAMATAN TEGALAMPEL).
BAZNAS BONDOWOSO SAMBUT MAHASISWI PPL UNIVERSITAS AT-TAQWA UNTUK BELAJAR DAN MENIMBA PENGALAMAN
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN BIAYA AKOMODASI BAGI PASIEN PENDERITA JANTUNG BOCOR YANG DIRAWAT DI MALANG
BAZNAS BONDOWOSO BERSAMA MAHASISWA KSEI UNEJ KAMPUS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN STUNTING DI DESA KALIANYAR
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN ALAT TULIS DAN TAS UNTUK 10 ANAK YATIM DI KELURAHAN BLINDUNGAN
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN TANDON AIR UNTUK MASYARAKAT SEKITAR MASJID NURUL WAFA
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN SEMBAKO BAGI 50 VETERAN PEJUANG KEMERDEKAAN
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN KARPET UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN IBADAH DI MUSHOLLA MI NURUR RAHMAN

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bondowoso.
Lihat Daftar Rekening →