Berita Terbaru
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN BAGI KORBAN BENCANA KEBAKARAN DI DESA WONOSARI
Bondowoso, 15 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana melalui penyaluran bantuan kepada korban kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso.
Bantuan tersebut diberikan kepada dua mustahik yang terdampak bencana kebakaran, yaitu Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori. Penyaluran bantuan menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat musibah yang dialami.
Bantuan diserahkan secara langsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., kepada Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori sebagai penerima manfaat.
Total bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso sebesar Rp3.000.000. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp1.500.000.
Dalam kegiatan penyerahan tersebut, mahasiswa dari UNTAQ dan STAI Al Utsmani yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di BAZNAS Kabupaten Bondowoso turut serta dalam proses penyerahan bantuan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari pengalaman mereka dalam menyaksikan secara langsung kegiatan sosial dan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bentuk Kepedulian BAZNAS terhadap Korban Bencana-Bencana kebakaran dapat menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat, terutama ketika menyebabkan kerusakan terhadap tempat tinggal maupun barang-barang yang menjadi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut tentunya membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Melalui bantuan yang diberikan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak musibah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan setelah terjadinya bencana.
Bantuan sebesar Rp1.500.000 untuk masing-masing penerima diharapkan dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak. Meskipun tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori beserta keluarga.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial BAZNAS Kabupaten Bondowoso terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan dukungan. Optimalisasi ZIS untuk Membantu Masyarakat, penyaluran bantuan bagi korban bencana kebakaran merupakan salah satu bentuk pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dana ZIS yang dihimpun melalui BAZNAS diupayakan dapat disalurkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat secara nyata kepada masyarakat. Salah satunya adalah bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan setelah mengalami musibah.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya menjalankan amanah para muzaki dan donatur agar dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan beban masyarakat.
Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang terdampak bencana diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu mereka bangkit dan kembali memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bantuan Diharapkan Meringankan Beban Penerima bagi korban bencana, dukungan dari berbagai pihak memiliki arti penting dalam menghadapi kondisi setelah musibah. Bantuan yang diberikan dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sesuai dengan kondisi masing-masing penerima.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang diterima oleh Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi keperluan yang dibutuhkan setelah terjadinya kebakaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban yang sedang dihadapi serta memberikan dukungan kepada para penerima manfaat dalam menjalani masa pemulihan.
Kepedulian terhadap korban bencana juga merupakan bagian dari semangat untuk saling membantu dan menguatkan sesama. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, masyarakat yang terdampak diharapkan dapat lebih kuat dalam menghadapi musibah dan perlahan kembali menjalani aktivitasnya.
Mahasiswa PPL Turut Terlibat dalam Penyerahan Bantuan, egiatan penyerahan bantuan turut diikuti oleh mahasiswa PPL dari UNTAQ dan STAI Al Utsmani yang sedang melaksanakan praktik di BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain menjadi bagian dari kegiatan PPL, pengalaman tersebut juga memberikan pembelajaran mengenai kepedulian sosial dan peran lembaga zakat dalam membantu masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial seperti ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga memiliki peran nyata dalam memberikan manfaat dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
BAZNAS Terus Hadir untuk Masyarakat BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan kepada korban bencana kebakaran di Desa Wonosari menjadi salah satu wujud nyata kepedulian tersebut. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima sekaligus menjadi bentuk dukungan agar mereka dapat menghadapi kondisi pascabencana.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan sebesar Rp3.000.000 yang disalurkan kepada Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori dapat digunakan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat bagi keluarga masing-masing. Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban, membantu memenuhi keperluan yang dibutuhkan, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk kembali bangkit setelah mengalami musibah.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga menyampaikan doa agar Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori beserta keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi ujian yang sedang dialami.
Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Bondowoso menjadi amal kebaikan bagi para muzaki dan donatur serta memberikan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI. ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH.
BERITA15/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN MODAL KERJA UNTUK 15 PELAKU UMKM TAPE, DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT
Bondowoso, 1 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi dan kemandirian masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan modal kerja kepada 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tape di Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Bondowoso pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri atas para pelaku UMKM, narasumber, perwakilan pemerintah daerah, serta tamu undangan. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, mencerminkan semangat para pelaku usaha untuk terus mengembangkan potensi ekonomi yang mereka miliki.
Dalam penyaluran tersebut, masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan modal kerja sebesar Rp1.000.000. Dengan jumlah penerima sebanyak 15 pelaku UMKM, total bantuan modal kerja yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso mencapai Rp15.000.000.
Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai tambahan modal dalam menjalankan kegiatan usaha. Modal yang diterima dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan usaha, mendukung keberlangsungan proses produksi, sekaligus memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha tape yang selama ini menjadi salah satu potensi ekonomi masyarakat Bondowoso.
Wujud Nyata Optimalisasi Zakat untuk Pemberdayaan Ekonomi
Penyaluran bantuan modal kerja ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam mengoptimalkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Zakat tidak hanya dihadirkan dalam bentuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan untuk mendorong penerima manfaat agar memiliki kemampuan untuk meningkatkan taraf kehidupan secara mandiri. Melalui program pemberdayaan ekonomi, dana ZIS diupayakan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu masyarakat memperkuat usaha yang telah mereka jalankan.
Para pelaku UMKM tape menjadi salah satu kelompok masyarakat yang memiliki potensi untuk terus berkembang. Dengan adanya dukungan modal kerja, diharapkan mereka dapat meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas dan keberlangsungan usaha, serta mengembangkan pemasaran produk sehingga memiliki peluang yang semakin besar untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Bagi pelaku usaha mikro, tambahan modal meskipun dalam jumlah yang tidak terlalu besar dapat memiliki arti penting dalam menjaga roda usaha tetap berjalan. Modal tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, mendukung proses produksi maupun memenuhi kebutuhan operasional lainnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti pada penyerahan secara simbolis, tetapi benar-benar dapat memberikan manfaat dan menjadi tambahan kekuatan bagi penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas usaha sehari-hari.
Mendorong UMKM Tape Semakin Produktif
Kabupaten Bondowoso memiliki potensi produk unggulan yang telah dikenal luas oleh masyarakat, salah satunya adalah tape. Produk berbahan dasar singkong tersebut telah menjadi bagian dari identitas kuliner daerah sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat.
Di balik produk tape yang sampai kepada konsumen, terdapat para pelaku usaha mikro yang menjalankan proses produksi secara mandiri maupun bersama keluarga. Mereka menjadi bagian penting dalam rantai perekonomian masyarakat karena kegiatan usaha yang dilakukan turut menciptakan perputaran ekonomi di lingkungan sekitar.
Dengan adanya program bantuan modal kerja dari BAZNAS Kabupaten Bondowoso, para pelaku UMKM tape diharapkan semakin terdorong untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha mereka.
Dukungan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, memperbaiki pengelolaan usaha, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
Pemberdayaan ekonomi yang dilakukan secara berkelanjutan pada akhirnya diharapkan mampu menciptakan perubahan positif. Para pelaku usaha tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga semakin memiliki kemampuan untuk mengembangkan usahanya secara mandiri.
Perkuat Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah
Kegiatan penyaluran bantuan modal kerja bagi pelaku UMKM tape tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan UMKM.
Sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi yang lebih kuat. Pelaku UMKM membutuhkan tidak hanya dukungan permodalan, tetapi juga pendampingan, peningkatan kapasitas, akses informasi, pemasaran, serta pengetahuan mengenai pengelolaan usaha.
Karena itu, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung kemajuan pelaku usaha mikro di Kabupaten Bondowoso.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bondowoso Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Bapak Dodik Siregar. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.
Hadir pula Pimpinan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso, Ir. Hergiar Yuli Pramanto, S.T., M.T., beserta para staf.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Usaha Mikro Diskoperindag Kabupaten Bondowoso, Bapak Achmad Syaihu, yang turut memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor usaha mikro di Kabupaten Bondowoso.
Dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hadir narasumber dari Dinas Koperasi Jawa Timur, Bapak Anton Widodo, S.E., M.A. Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Diskoperindag serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso.
Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan kepada peserta, khususnya dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menjalankan kegiatan usaha secara lebih baik, produktif, dan berkelanjutan.
Bantuan Modal Diharapkan Menjadi Penguat Usaha
Bagi para penerima manfaat, bantuan modal kerja yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso diharapkan dapat menjadi tambahan kekuatan untuk terus mempertahankan usaha di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.
Pengembangan usaha mikro membutuhkan ketekunan, kreativitas, dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Karena itu, dukungan modal yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak sesuai kebutuhan usaha sehingga mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap para penerima manfaat dapat terus meningkatkan semangat kewirausahaan dan tidak berhenti untuk belajar. Dengan usaha yang dikelola secara baik, produktivitas yang meningkat, serta dukungan dari berbagai pihak, UMKM diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat.
Lebih jauh, pemberdayaan pelaku UMKM juga memiliki dampak sosial yang luas. Ketika sebuah usaha berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga dapat memberikan dampak kepada keluarga, pekerja, pemasok bahan baku, hingga masyarakat di lingkungan sekitar.
Dengan demikian, program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal kerja menjadi salah satu bentuk upaya BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam menghadirkan manfaat ZIS secara nyata di tengah masyarakat.
ZIS sebagai Instrumen Membangun Kemandirian
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang luas dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program pemberdayaan ekonomi merupakan bagian dari ikhtiar tersebut. Melalui program ini, mustahik dan penerima manfaat didorong untuk memiliki kesempatan memperkuat kemampuan ekonominya melalui usaha yang dijalankan.
Harapannya, bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi. Dari bantuan modal, kemudian berkembang menjadi usaha yang semakin produktif, pendapatan keluarga meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat ikut terdorong.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan harapan agar bantuan modal kerja sebesar Rp15 juta yang disalurkan kepada 15 pelaku UMKM tape tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Setiap bantuan yang diterima diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperkuat usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso akan terus berupaya membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, perangkat daerah, dunia pendidikan, komunitas, serta berbagai pihak lainnya dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Semoga para pelaku UMKM tape yang menerima bantuan senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan usahanya, semakin produktif, usahanya berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Semoga ikhtiar bersama dalam mengoptimalkan zakat, infak, dan sedekah ini menjadi jalan kebaikan serta memberikan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Berzakat Ke BAZNAS : Aman Syar’I, Aman Regulasi, Aman NKRI
ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH.
BERITA01/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN SEMBAKO BAGI 50 VETERAN PEJUANG KEMERDEKAAN
BONDOWOSO – Sebagai bentuk kepedulian sekaligus penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan sembako kepada para veteran pejuang kemerdekaan di Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 50 orang veteran pejuang kemerdekaan menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.
Bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian BAZNAS Kabupaten Bondowoso kepada para veteran yang telah memiliki jasa besar dalam perjalanan bangsa Indonesia. Perjuangan dan pengabdian para veteran menjadi bagian penting dari sejarah bangsa yang patut dikenang, dihargai, dan diteruskan nilai-nilai perjuangannya oleh generasi penerus.
Bentuk Penghargaan kepada Para Pejuang Kemerdekaan
Kemerdekaan Republik Indonesia yang dinikmati masyarakat hingga saat ini tidak terlepas dari perjuangan panjang para pahlawan dan pejuang bangsa. Mereka telah memberikan tenaga, pikiran, waktu, serta pengabdian demi mewujudkan Indonesia yang merdeka.
Oleh karena itu, memberikan perhatian kepada para veteran merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan mereka.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya mengambil bagian dalam memberikan perhatian tersebut melalui penyaluran bantuan sembako. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi simbol kepedulian kepada para veteran pejuang kemerdekaan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.
Meskipun bantuan yang diberikan tidak dapat membalas seluruh jasa perjuangan mereka, setidaknya bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi wujud penghargaan dan perhatian dari masyarakat melalui BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Bantuan Diserahkan melalui Pemerintah Daerah
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Bantuan secara langsung diserahkan oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Waka IV Ust. H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M., kepada staf Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso.
Selanjutnya, bantuan tersebut akan disampaikan kepada para veteran pejuang kemerdekaan yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso dalam penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh para penerima manfaat secara tepat.
Kerja sama tersebut juga menunjukkan bahwa perhatian terhadap para veteran merupakan tanggung jawab bersama. Berbagai pihak dapat mengambil peran sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk memberikan dukungan dan penghargaan kepada para pejuang bangsa.
50 Veteran Menerima Paket Sembako
Sebanyak 50 orang veteran pejuang kemerdekaan menerima bantuan sembako dalam kegiatan tersebut.
Setiap penerima mendapatkan satu paket bantuan yang terdiri atas kebutuhan pokok sehari-hari, yaitu:
Minyak goreng, Gula kemasan, dan Beras
Paket sembako tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari para veteran dan keluarga.
Bantuan kebutuhan pokok menjadi salah satu bentuk kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan rumah tangga para penerima manfaat.
Menghadirkan Manfaat Dana ZIS
Penyaluran bantuan sembako bagi veteran juga menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
BAZNAS memiliki komitmen untuk terus mengoptimalkan dana ZIS agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Berbagai bentuk bantuan dapat disalurkan sesuai dengan program dan ketentuan yang berlaku, termasuk bantuan sosial dan kemanusiaan seperti yang diberikan kepada para veteran pejuang kemerdekaan.
Kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS merupakan amanah yang harus dijaga. Karena itu, penyaluran dana ZIS terus diarahkan agar memberikan manfaat secara tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh penerima manfaat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
Mengenang Jasa dan Pengabdian Veteran
Para veteran merupakan bagian dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Pengabdian dan perjuangan mereka menjadi warisan berharga yang perlu dikenang oleh generasi saat ini.
Semangat perjuangan yang telah ditunjukkan para pejuang kemerdekaan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Jika generasi terdahulu berjuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menjaga persatuan, meningkatkan pendidikan, membangun perekonomian, memperkuat kepedulian sosial, serta membantu masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian dari upaya mengisi kemerdekaan.
Dalam konteks tersebut, perhatian kepada para veteran juga menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan memiliki sejarah perjuangan yang panjang.
Kepedulian yang Tidak Sekadar Bantuan
Bantuan sembako yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bondowoso bukan hanya dipandang sebagai bantuan material. Lebih dari itu, kegiatan tersebut membawa pesan tentang pentingnya menghargai jasa orang-orang yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa.
Kepedulian sosial dapat menjadi jembatan yang menghubungkan generasi saat ini dengan sejarah perjuangan bangsa.
Para veteran yang telah melewati masa perjuangan memiliki pengalaman dan nilai-nilai pengabdian yang sangat berharga. Semangat tersebut dapat menjadi teladan bagi generasi muda untuk terus menjaga bangsa dan memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan bidang masing-masing.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kepedulian terhadap para veteran dan keluarga pejuang kemerdekaan dapat terus terjaga.
Memperkuat Semangat Berbagi
BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus mendorong masyarakat untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.
Setiap dana ZIS yang ditunaikan masyarakat memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat apabila dikelola secara amanah dan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.
Bantuan kepada para veteran menjadi salah satu contoh bahwa semangat berbagi dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat kepada masyarakat, dengan tetap menjaga amanah para muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah mempercayakan ZIS melalui BAZNAS.
Harapan bagi Para Veteran
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan sembako yang diberikan kepada 50 veteran pejuang kemerdekaan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari.
Lebih dari nilai bantuan tersebut, semoga para veteran dapat merasakan bahwa perjuangan dan pengabdian mereka tetap mendapatkan perhatian dan penghargaan dari masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap semangat perjuangan para veteran dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk menjaga kemerdekaan dan membangun bangsa dengan penuh tanggung jawab.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, ketabahan, keberkahan, dan kemudahan kepada para pejuang kemerdekaan beserta keluarga. Semoga setiap pengabdian dan perjuangan yang telah diberikan untuk bangsa dan negara mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.
Zakat untuk Kebermanfaatan Bersama
Melalui kegiatan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebermanfaatan dari dana ZIS bagi masyarakat.
Zakat bukan hanya merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Demikian pula infak dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang manfaatnya terus mengalir kepada penerima.
Karena itu, BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat berbagi dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya.
Dengan pengelolaan yang baik, dana ZIS diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang luas serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Bondowoso yang semakin peduli, sejahtera, dan penuh keberkahan.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Karena setiap ZIS yang ditunaikan bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi jalan untuk menghadirkan kebermanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
“ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH.”
BERITA28/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN SANTUNAN UNTUK 10 ANAK YATIM DALAM RANGKA HUT RI KE-81 DAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H
BONDOWOSO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan santunan kepada 10 anak yatim.
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus bentuk sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim.
Momentum peringatan kemerdekaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa syukur, kepedulian, persaudaraan, dan semangat berbagi. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga peringatan kedua momentum penting tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata.
BAZNAS dan PWRI Bersinergi
Santunan kepada 10 anak yatim tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan PWRI. Kerja sama tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim sekaligus bagian dari upaya untuk menghadirkan kegiatan sosial dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Penyaluran bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., kepada pengurus PWRI.
Selanjutnya, bantuan tersebut diperuntukkan bagi 10 anak yatim yang menjadi penerima manfaat dalam kegiatan kolaborasi tersebut.
Sinergi antara BAZNAS dan PWRI diharapkan dapat menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap sesama dapat dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak. Dengan kebersamaan, kegiatan sosial dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan.
Memaknai Kemerdekaan dengan Berbagi
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus mensyukuri kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan penuh pengorbanan.
Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, adil, dan penuh kepedulian.
Salah satu bentuk mengisi kemerdekaan adalah dengan melakukan kegiatan sosial dan membantu sesama.
Santunan kepada anak yatim menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut. Melalui kegiatan berbagi, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin kuat di tengah masyarakat.
Anak-anak yatim merupakan bagian dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus memberikan semangat dan kebahagiaan.
Meneladani Akhlak Rasulullah SAW
Selain memperingati HUT RI ke-81, kegiatan santunan tersebut juga menjadi bagian dari momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.
Peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan beliau.
Nabi Muhammad SAW merupakan teladan dalam berbagai aspek kehidupan. Kepedulian terhadap anak yatim, kasih sayang kepada sesama, sikap dermawan, serta perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan merupakan nilai-nilai yang penting untuk terus diterapkan.
Melalui santunan anak yatim, nilai kepedulian tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan berusaha menerapkan ajaran dan keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat.
Santunan sebagai Bentuk Kepedulian
Bagi anak-anak penerima manfaat, santunan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bantuan tersebut juga diharapkan menjadi bentuk perhatian bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap mereka.
Kehadiran dukungan dari masyarakat dan lembaga seperti BAZNAS diharapkan dapat memberikan semangat kepada anak-anak yatim untuk terus belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat, BAZNAS berupaya menyalurkan bantuan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Santunan anak yatim menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana ZIS untuk mendukung kebutuhan sosial dan kemanusiaan.
Membangun Semangat Kebersamaan
Kegiatan kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan PWRI juga menunjukkan bahwa pembangunan kepedulian sosial membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Lembaga, organisasi masyarakat, pemerintah, dan masyarakat secara luas memiliki peran dalam membangun lingkungan yang saling membantu.
Semangat kebersamaan tersebut menjadi semakin penting dalam momentum peringatan kemerdekaan. Setelah para pahlawan dahulu berjuang bersama untuk mewujudkan kemerdekaan, generasi saat ini memiliki tugas untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat.
Membantu anak yatim, memperkuat solidaritas, dan berbagi kepada sesama merupakan salah satu cara sederhana untuk mengisi kemerdekaan dengan kebaikan.
Sementara itu, semangat tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW yang mengajarkan umatnya untuk senantiasa peduli kepada sesama.
Wujud Nyata Manfaat Zakat, Infak dan Sedekah
Penyaluran santunan kepada anak yatim juga menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui BAZNAS dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berupaya menjaga amanah masyarakat dengan mengelola dana ZIS secara profesional dan menyalurkannya melalui berbagai program yang memberikan manfaat.
Dukungan para muzaki, munfik, dan masyarakat yang menyalurkan ZIS melalui BAZNAS memiliki peran penting dalam keberlangsungan berbagai kegiatan sosial tersebut.
Semakin kuat kesadaran masyarakat untuk berbagi melalui ZIS, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Karena itu, kegiatan santunan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang terus berkembang di Kabupaten Bondowoso.
Harapan untuk Anak-Anak Yatim
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap santunan yang diberikan kepada 10 anak yatim dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan mereka.
Lebih dari sekadar bantuan, santunan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim.
Semoga mereka senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta kekuatan untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.
Momentum HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H juga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan.
Menguatkan Tradisi Berbagi
Kegiatan santunan anak yatim menjadi salah satu tradisi positif yang perlu terus dipelihara dan dikembangkan. Berbagi kepada sesama bukan hanya memberikan manfaat kepada penerima, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian dalam diri pemberi.
Dengan adanya kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan PWRI, diharapkan kegiatan-kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan pada momentum-momentum lainnya.
Semangat berbagi diharapkan tidak berhenti pada peringatan HUT RI atau Maulid Nabi saja, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kepedulian kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan saling membantu, diharapkan tercipta kehidupan masyarakat yang lebih harmonis, peduli, dan penuh keberkahan.
Penutup
Penyaluran santunan kepada 10 anak yatim dalam rangka HUT RI ke-81 dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M menjadi momentum yang sarat dengan nilai kepedulian dan kebersamaan.
Kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan PWRI diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari gerakan sosial untuk membantu mereka yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Semoga sinergi dan kepedulian yang telah terjalin dapat terus diperkuat di masa mendatang.
Semoga bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bondowoso dapat bermanfaat bagi seluruh anak yatim penerima santunan, memberikan kebahagiaan, membantu memenuhi kebutuhan mereka, serta menjadi amal kebaikan dan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, kesehatan, kemudahan, dan masa depan yang baik bagi seluruh anak yatim. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
BERITA27/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN ALAT TULIS DAN TAS UNTUK 10 ANAK YATIM DI KELURAHAN BLINDUNGAN
BONDOWOSO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan dan anak-anak yang membutuhkan perhatian. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan berupa paket alat tulis dan tas sekolah kepada 10 anak yatim di Kelurahan Blindungan, RW 05, Kabupaten Bondowoso.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam mendukung kebutuhan pendidikan anak yatim. Perlengkapan sekolah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi peserta didik untuk menunjang aktivitas belajar sehari-hari.
Melalui bantuan alat tulis dan tas sekolah, BAZNAS berharap anak-anak penerima manfaat dapat menjalani aktivitas belajar di sekolah dengan lebih baik serta semakin termotivasi untuk menuntut ilmu dan meraih cita-cita.
Dukungan BAZNAS untuk Pendidikan Anak Yatim
Pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam membangun masa depan generasi muda. Setiap anak memiliki hak untuk memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan potensi dirinya.
Namun, bagi sebagian keluarga, pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah terkadang menjadi tantangan tersendiri. Kondisi tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Bondowoso untuk turut memberikan dukungan melalui program bantuan pendidikan.
Bantuan yang diberikan kepada 10 anak yatim di Kelurahan Blindungan berupa paket alat tulis dan tas sekolah. Perlengkapan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak di sekolah.
Selain membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, bantuan ini juga diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus belajar dan tidak mudah menyerah dalam meraih masa depan.
Penyerahan Bantuan Secara Simbolis
Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan langsung oleh Waka III BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Bapak Budi Hartono, S.H.
Bantuan tersebut kemudian diterima secara langsung oleh perangkat Kelurahan Blindungan untuk selanjutnya disalurkan kepada 10 anak yatim penerima manfaat di wilayah RW 05.
Penyerahan secara simbolis tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, Waka I BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Bapak Gugah Eko Saputro, S.E., turut hadir. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk dukungan terhadap program sosial dan pendidikan yang dilaksanakan bagi anak-anak yatim.
Dalam kesempatan tersebut, Waka I BAZNAS juga turut menyerahkan langsung bantuan kepada pihak yang mewakili penerima manfaat.
Mendorong Semangat Belajar
Bantuan berupa tas dan alat tulis mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi anak-anak yang menerimanya, perlengkapan tersebut memiliki manfaat penting untuk menunjang kegiatan belajar sehari-hari.
Tas sekolah dapat digunakan untuk membawa buku dan perlengkapan belajar, sedangkan alat tulis menjadi kebutuhan yang digunakan dalam berbagai aktivitas pembelajaran di sekolah.
Dengan tersedianya perlengkapan belajar yang memadai, diharapkan anak-anak dapat lebih nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan tersebut juga dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk semakin rajin belajar, meningkatkan prestasi, serta terus mengejar cita-cita mereka.
Kondisi sebagai anak yatim hendaknya tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan pendidikan yang baik. Justru dengan dukungan dari berbagai pihak, mereka diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berpendidikan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Wujud Kepedulian melalui Dana ZIS
Penyaluran bantuan pendidikan bagi anak yatim merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Melalui pengelolaan dana ZIS secara amanah, BAZNAS berupaya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan.
Bantuan kepada anak yatim menjadi bagian dari perhatian tersebut. Selain memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, program seperti ini diharapkan dapat membantu menciptakan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk terus mendapatkan pendidikan.
Kepercayaan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS menjadi amanah yang harus dijaga. Karena itu, setiap bantuan diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata kepada penerima.
Sinergi dengan Pemerintah Kelurahan
Pelaksanaan bantuan di Kelurahan Blindungan juga menunjukkan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan perangkat pemerintahan di tingkat kelurahan.
Perangkat kelurahan memiliki peran penting dalam membantu mengidentifikasi dan menjembatani kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Sementara itu, BAZNAS hadir dengan dukungan dana ZIS untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan ketentuan dan program yang dimiliki.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan sosial dan kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.
Dengan adanya sinergi antara BAZNAS dan pemerintah kelurahan, diharapkan penyaluran bantuan dapat berjalan dengan baik dan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kegiatan Berjalan Lancar
Alhamdulillah, kegiatan penyerahan bantuan alat tulis dan tas untuk anak yatim di Kelurahan Blindungan berjalan dengan lancar.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus memberikan dukungan bagi mereka dalam menjalani aktivitas pendidikan.
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS dan perangkat kelurahan menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak penerima manfaat.
Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak berhenti sebagai pemberian perlengkapan sekolah semata, tetapi juga menjadi pesan bahwa anak-anak yatim memiliki banyak pihak yang peduli terhadap pendidikan dan masa depan mereka.
Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan
BAZNAS Kabupaten Bondowoso memandang pendidikan sebagai salah satu investasi penting untuk masa depan. Dengan pendidikan yang baik, anak-anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan yang mereka miliki.
Oleh karena itu, dukungan terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak perlu terus dilakukan secara bersama-sama.
Bantuan alat tulis dan tas kepada 10 anak yatim di Kelurahan Blindungan menjadi salah satu bentuk kepedulian sederhana yang diharapkan dapat memberikan dampak positif.
BAZNAS berharap anak-anak penerima manfaat dapat menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas belajar di sekolah.
Lebih dari itu, BAZNAS juga berharap bantuan tersebut dapat menumbuhkan semangat bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti belajar dan bermimpi.
Harapan BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan harapan agar bantuan yang telah diberikan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi 10 anak yatim penerima bantuan.
Semoga tas dan alat tulis tersebut dapat digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas belajar di sekolah. Semoga anak-anak juga semakin bersemangat dalam belajar, rajin menuntut ilmu, dan mampu meraih cita-cita yang diimpikan.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap kepedulian terhadap anak yatim dan dunia pendidikan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Semangat berbagi dan membantu sesama merupakan bagian dari nilai-nilai yang terkandung dalam zakat, infak, dan sedekah. Melalui kepedulian bersama, diharapkan semakin banyak anak-anak yang mendapatkan dukungan dalam menjalani pendidikan.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso akan terus berupaya mengoptimalkan dana ZIS untuk menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
Semoga bantuan alat tulis dan tas yang diberikan kepada 10 anak yatim di Kelurahan Blindungan dapat bermanfaat, digunakan sebaik-baiknya dalam aktivitas belajar di sekolah, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menuntut ilmu dan meraih cita-cita. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, keberkahan, dan kesuksesan kepada seluruh anak penerima manfaat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
BERITA23/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO BERSAMA MAHASISWA KSEI UNEJ KAMPUS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN STUNTING DI DESA KALIANYAR
BONDOWOSO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan kualitas kesehatan masyarakat melalui program bantuan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan untuk mendukung penanganan stunting di Desa Kalianyar, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso terhadap tumbuh kembang anak sekaligus bagian dari upaya bersama dalam membantu keluarga memenuhi kebutuhan gizi bagi buah hati mereka.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersinergi dengan Mahasiswa KSEI Unej Kampus Bondowoso. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Bondowoso.
BAZNAS dan Mahasiswa KSEI Unej Bersinergi
Penanganan stunting membutuhkan perhatian dan keterlibatan dari berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, mahasiswa, serta masyarakat secara luas.
Melalui kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan Mahasiswa KSEI Unej Kampus Bondowoso, bantuan stunting diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada keluarga yang membutuhkan.
Bantuan tersebut sebelumnya diserahkan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., dan diterima langsung oleh Mahasiswa KSEI Unej Kampus Bondowoso yang menjadi mitra dalam pelaksanaan kegiatan.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi awal dari rangkaian kegiatan sebelum bantuan kemudian disalurkan secara langsung kepada para penerima manfaat di Desa Kalianyar.
Sinergi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa upaya membantu masyarakat dapat dilakukan melalui kolaborasi dan kepedulian bersama. BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat memiliki peran dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, sementara mahasiswa turut mengambil peran melalui kepedulian sosial dan keterlibatan langsung di tengah masyarakat.
Penyaluran Bantuan di Desa Kalianyar
Penyaluran bantuan stunting dilaksanakan secara langsung di Kantor Desa Kalianyar, Kecamatan Tamanan, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 17 anak balita sebagai penerima manfaat. Para orang tua atau ibu dari balita turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk menerima bantuan sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan juga dihadiri langsung oleh Waka IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M.
Kehadiran pimpinan BAZNAS dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap program sosial yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemenuhan gizi bagi anak-anak.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang penuh keakraban. Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan antusias hingga selesai. Kehadiran para ibu balita yang mendampingi anak-anak mereka juga menambah suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Mendukung Pemenuhan Gizi Anak
Pemenuhan gizi merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Pada masa balita, kebutuhan nutrisi yang cukup dan seimbang menjadi bagian penting dalam menunjang pertumbuhan serta perkembangan anak.
Karena itu, bantuan yang diberikan melalui program ini diharapkan dapat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan tersebut tidak hanya dipandang sebagai bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masa depan anak-anak di Kabupaten Bondowoso.
Anak-anak merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan di masa mendatang. Dengan memberikan perhatian terhadap kebutuhan mereka sejak dini, diharapkan dapat tumbuh generasi yang sehat, berkualitas, dan memiliki kesempatan untuk berkembang secara optimal.
Program seperti ini juga menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana ZIS untuk kepentingan sosial dan kemanusiaan. Dana yang dihimpun dari masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Antusiasme Para Peserta
Pelaksanaan kegiatan di Desa Kalianyar berjalan dengan lancar. Sebanyak 17 peserta balita bersama para ibu mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Suasana kegiatan semakin terasa hangat ketika para ibu menunjukkan ekspresi ceria dan gembira setelah menerima bantuan. Kebahagiaan tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat dapat memberikan semangat tersendiri bagi keluarga penerima manfaat.
Antusiasme para peserta hingga kegiatan berakhir juga menunjukkan adanya sambutan positif terhadap kegiatan sosial yang dilaksanakan secara bersama-sama tersebut.
Kegiatan tersebut bukan hanya menjadi momentum penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara BAZNAS, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.
Sinergi seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari berbagai program sosial yang dilaksanakan.
Peran Bersama dalam Pencegahan Stunting
Persoalan stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama untuk memastikan anak-anak mendapatkan perhatian yang memadai, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama Mahasiswa KSEI Unej Kampus Bondowoso turut mengambil bagian dalam mendukung upaya tersebut.
Keterlibatan mahasiswa juga menjadi hal yang penting karena mahasiswa memiliki peran strategis sebagai bagian dari generasi muda yang dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Kolaborasi antara lembaga zakat dan mahasiswa diharapkan dapat menjadi contoh bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kegiatan yang sederhana namun memberikan manfaat nyata.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso akan terus berupaya mengoptimalkan penyaluran dana ZIS melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk bidang kesehatan dan pemenuhan gizi.
Membangun Kepedulian untuk Generasi Masa Depan
Kegiatan bantuan stunting di Desa Kalianyar menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap anak-anak merupakan investasi penting bagi masa depan.
Anak yang tumbuh dengan dukungan gizi dan perhatian yang baik diharapkan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berkembang sesuai dengan potensinya. Karena itu, kepedulian terhadap kebutuhan anak perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para penerima bantuan dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak.
Selain bantuan, semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut juga diharapkan dapat terus dipelihara. Masyarakat, pemerintah desa, mahasiswa, lembaga sosial, dan berbagai pihak lainnya dapat terus bersinergi dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wujud Nyata Manfaat Dana ZIS
Sebagai lembaga yang dipercaya masyarakat dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen untuk menyalurkan dana ZIS secara tepat sasaran dan memberikan manfaat seluas-luasnya.
Berbagai program yang dilaksanakan BAZNAS merupakan bagian dari upaya menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, baik dalam bidang sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun kemanusiaan.
Penyaluran bantuan untuk mendukung pemenuhan gizi anak di Desa Kalianyar menjadi salah satu wujud bahwa dana ZIS dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS menjadi amanah yang harus dijaga. Oleh sebab itu, semangat transparansi, kepedulian, dan penyaluran yang tepat sasaran terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan berbagai program BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Harapan untuk Para Penerima Manfaat
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan bantuan stunting di Desa Kalianyar berjalan dengan lancar. Para peserta dan orang tua mengikuti kegiatan dengan antusias hingga selesai.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi bagi anak-anak penerima manfaat serta memberikan dukungan kepada para orang tua dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang buah hati mereka.
Semoga anak-anak yang menerima bantuan senantiasa diberikan kesehatan, tumbuh dan berkembang dengan baik, serta menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin bersama Mahasiswa KSEI Unej Kampus Bondowoso, Pemerintah Desa Kalianyar, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Semoga kolaborasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Semoga bantuan yang diberikan menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat, memberikan manfaat bagi keluarga penerima, serta menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan generasi Bondowoso yang sehat, berkualitas, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Aamiin.
BERITA22/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN KARPET UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN IBADAH DI MUSHOLLA MI NURUR RAHMAN
BONDOWOSO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepedulian terhadap penguatan sarana dan prasarana keagamaan di tengah masyarakat. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan berupa karpet untuk Musholla MI Nurur Rahman, yang berada di Desa Tamanan, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap fasilitas pendukung kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan yang dilaksanakan di Musholla MI Nurur Rahman. Keberadaan sarana ibadah yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kenyamanan masyarakat dan para siswa dalam melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan.
Melalui bantuan karpet tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap kegiatan ibadah dan pembelajaran keagamaan yang berlangsung di musholla dapat dilaksanakan dengan lebih nyaman dan tertib.
Bentuk Kepedulian terhadap Sarana Keagamaan
Musholla tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan ibadah salat, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan bagi masyarakat serta para peserta didik.
Di lingkungan madrasah atau lembaga pendidikan, keberadaan musholla memiliki peran yang cukup penting. Selain digunakan untuk melaksanakan salat berjamaah, musholla juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan mengaji, pembelajaran keagamaan, doa bersama, pengajian, serta berbagai kegiatan pembinaan karakter dan akhlak.
Karena itu, dukungan terhadap sarana dan fasilitas musholla menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga memperkuat pendidikan agama dan pembentukan karakter peserta didik.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso melalui bantuan karpet tersebut berupaya mengambil bagian dalam mendukung keberlangsungan aktivitas keagamaan di Musholla MI Nurur Rahman.
Bantuan Diserahkan di Kantor BAZNAS
Penyerahan bantuan karpet dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd.
Bantuan kemudian diterima langsung oleh pengurus Musholla MI Nurur Rahman sebagai pihak yang akan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menunjang berbagai kegiatan keagamaan di musholla.
Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan fasilitas yang tersedia di Musholla MI Nurur Rahman dapat semakin memadai sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi para jamaah dan peserta didik yang menggunakan musholla.
Mendukung Kenyamanan Beribadah
Karpet merupakan salah satu fasilitas sederhana namun memiliki manfaat penting dalam menunjang kenyamanan kegiatan ibadah. Dengan tersedianya karpet yang layak, jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman.
Bagi para siswa MI Nurur Rahman, musholla juga menjadi bagian dari lingkungan pendidikan sehari-hari. Berbagai aktivitas keagamaan yang dilakukan di dalamnya diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan baik dan membentuk karakter religius sejak usia dini.
Kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap ajaran agama.
Karena itu, bantuan fasilitas untuk musholla di lingkungan madrasah diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Mengoptimalkan Manfaat Dana ZIS
Penyaluran bantuan sarana ibadah ini juga merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam mengoptimalkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan oleh masyarakat.
Dana ZIS yang dikelola secara amanah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk mendukung kegiatan keagamaan dan penyediaan fasilitas ibadah.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berupaya agar dana yang dihimpun dapat disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan dan memberikan kemanfaatan secara nyata.
Bantuan karpet untuk Musholla MI Nurur Rahman menjadi salah satu wujud kepedulian tersebut. Meskipun berupa fasilitas sederhana, keberadaannya diharapkan dapat memberikan manfaat dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan di musholla.
Menumbuhkan Semangat Keagamaan
Keberadaan fasilitas ibadah yang baik juga diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat dan para siswa untuk mengikuti berbagai kegiatan keagamaan.
Musholla yang nyaman dapat menjadi tempat yang mendukung pembentukan suasana religius di lingkungan madrasah. Para siswa dapat dibiasakan untuk melaksanakan ibadah secara berjamaah, membaca Al-Qur'an, mengikuti kegiatan keagamaan, serta mendapatkan pembinaan tentang nilai-nilai akhlak dan kehidupan bermasyarakat.
Dengan demikian, dukungan terhadap sarana musholla tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga dapat mendukung proses pembentukan generasi yang memiliki nilai keagamaan dan akhlak yang baik.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pengurus dan seluruh jamaah Musholla MI Nurur Rahman.
Harapan untuk Musholla MI Nurur Rahman
Penyaluran bantuan karpet ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas fasilitas keagamaan di Kabupaten Bondowoso.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap karpet yang diberikan dapat digunakan dan dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Semoga Musholla MI Nurur Rahman terus menjadi tempat yang memberikan manfaat bagi para siswa, guru, pengurus, serta masyarakat sekitar. Tidak hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan keagamaan dan pendidikan karakter bagi generasi muda.
Kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di musholla diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap kepedulian terhadap fasilitas keagamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, berbagai kebutuhan sarana ibadah dapat dipenuhi secara bertahap.
Komitmen BAZNAS untuk Terus Berbagi
BAZNAS Kabupaten Bondowoso akan terus berkomitmen untuk hadir memberikan manfaat kepada masyarakat melalui berbagai program penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah.
Program bantuan sarana ibadah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam mendukung kehidupan keagamaan masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat kegiatan pembinaan keagamaan di berbagai wilayah Kabupaten Bondowoso.
Kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS merupakan amanah yang harus dikelola dan disalurkan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, setiap bantuan yang diberikan diharapkan dapat benar-benar memberikan kemanfaatan bagi penerima.
Dengan adanya bantuan karpet untuk Musholla MI Nurur Rahman, diharapkan semakin banyak kegiatan ibadah dan keagamaan yang dapat dilaksanakan dengan nyaman.
Semoga bantuan karpet tersebut dapat berguna dan bermanfaat dalam setiap kegiatan keagamaan di Musholla MI Nurur Rahman, menjadi sarana pendukung dalam meningkatkan semangat beribadah, serta membawa keberkahan bagi seluruh jamaah, para siswa, guru, pengurus, dan masyarakat yang memanfaatkannya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
BERITA20/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO SAMBUT MAHASISWI PPL UNIVERSITAS AT-TAQWA UNTUK BELAJAR DAN MENIMBA PENGALAMAN
BONDOWOSO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso menyambut kedatangan mahasiswi Universitas At-Taqwa (Untaq) Bondowoso yang akan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan serah terima mahasiswi PPL tersebut dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Para mahasiswi akan menjalani kegiatan praktik lapangan selama kurang lebih dua bulan dengan mengikuti berbagai aktivitas dan kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Kehadiran para mahasiswi PPL disambut dengan penuh kegembiraan oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Program PPL ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para mahasiswi untuk memperoleh pengalaman nyata mengenai dunia kerja, pelayanan masyarakat, serta aktivitas kelembagaan di BAZNAS.
BAZNAS Sambut Kehadiran Mahasiswi PPL
BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyambut baik kedatangan mahasiswi Universitas At-Taqwa Bondowoso untuk melaksanakan kegiatan PPL.
Bagi mahasiswa, pengalaman terjun langsung ke dunia kerja merupakan kesempatan penting untuk mengembangkan wawasan dan kemampuan. Berbagai pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dapat dipelajari kembali melalui pengalaman langsung di lapangan.
Selama berada di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso, para mahasiswi diharapkan dapat mengenal lebih dekat berbagai aktivitas yang dilakukan oleh lembaga, mulai dari kegiatan administrasi, pelayanan, koordinasi, hingga berbagai aktivitas sosial yang berkaitan dengan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap kehadiran para mahasiswi dapat memberikan suasana baru sekaligus menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.
“Selamat bergabung dan selamat belajar,” menjadi semangat yang disampaikan BAZNAS Kabupaten Bondowoso kepada para mahasiswi yang akan menjalani PPL.
Serah Terima Dilaksanakan di Kantor BAZNAS
Kegiatan serah terima mahasiswi PPL dilaksanakan langsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Serah terima dilakukan oleh Dosen Pendamping Lapangan dari Universitas At-Taqwa Bondowoso dan diterima secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd.
Momentum serah terima tersebut menjadi awal bagi para mahasiswi untuk memulai kegiatan PPL selama kurang lebih dua bulan di lingkungan BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Dalam kegiatan tersebut, pihak kampus menyerahkan para mahasiswi untuk mendapatkan pengalaman praktik secara langsung di lembaga yang memiliki aktivitas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menerima dan menyambut para mahasiswi sebagai bagian dari keluarga besar BAZNAS selama menjalani masa praktik.
Menghubungkan Dunia Akademik dengan Dunia Kerja
Praktik Pengalaman Lapangan merupakan salah satu sarana penting untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan pengalaman nyata di dunia kerja.
Selama berada di bangku perkuliahan, mahasiswa mendapatkan berbagai teori dan pengetahuan yang menjadi dasar untuk memahami bidang yang dipelajari. Namun, pengalaman langsung di lapangan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat bagaimana teori tersebut diterapkan dalam situasi nyata.
Melalui kegiatan PPL di BAZNAS Kabupaten Bondowoso, para mahasiswi diharapkan dapat mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan tata kelola lembaga, pelayanan kepada masyarakat, administrasi, komunikasi, kerja sama tim, serta berbagai kegiatan sosial yang dilakukan BAZNAS.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi para mahasiswi ketika nantinya menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia kerja.
Mengenal Lebih Dekat Aktivitas BAZNAS
Selama melaksanakan PPL, para mahasiswi juga memiliki kesempatan untuk mengenal lebih dekat peran BAZNAS dalam kehidupan masyarakat.
BAZNAS merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Dana yang dihimpun dari masyarakat kemudian dikelola dan disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Berbagai kegiatan BAZNAS dapat menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswi. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah lembaga bekerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjalankan berbagai program sosial.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya pengelolaan dana sosial keagamaan secara amanah, profesional, dan bertanggung jawab.
Selain mendapatkan pengalaman teknis, para mahasiswi juga diharapkan dapat belajar mengenai nilai-nilai pelayanan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Menambah Wawasan dan Pengalaman
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap masa PPL yang berlangsung kurang lebih dua bulan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para mahasiswi.
Setiap kegiatan yang dilakukan selama berada di Kantor BAZNAS diharapkan dapat menjadi pengalaman yang memberikan nilai tambah bagi proses pendidikan mereka.
Para mahasiswi dapat belajar dari para pimpinan dan pegawai BAZNAS mengenai bagaimana menjalankan tugas, berkomunikasi dengan masyarakat, menyelesaikan pekerjaan, serta bekerja secara profesional dalam sebuah organisasi.
Selain itu, pengalaman berinteraksi dengan berbagai pihak juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan membangun kepercayaan diri para mahasiswi.
Pengalaman-pengalaman tersebut tentunya tidak selalu diperoleh hanya melalui pembelajaran di dalam kelas. Karena itu, PPL menjadi momentum yang penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.
Membangun Sinergi BAZNAS dan Perguruan Tinggi
Kegiatan penerimaan mahasiswi PPL Universitas At-Taqwa Bondowoso juga menjadi bagian dari sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan perguruan tinggi.
Kerja sama antara lembaga pendidikan dan lembaga sosial seperti BAZNAS dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Perguruan tinggi dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktik di lingkungan kerja yang nyata. Sementara itu, BAZNAS turut berkontribusi dalam memberikan ruang pembelajaran dan pengalaman kepada generasi muda.
Sinergi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan dalam berbagai bentuk kegiatan lainnya, khususnya kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi pendidikan dan masyarakat.
Belajar Profesionalisme dan Pengabdian
Selama berada di BAZNAS Kabupaten Bondowoso, para mahasiswi diharapkan tidak hanya belajar mengenai pekerjaan administratif, tetapi juga memahami nilai pengabdian kepada masyarakat.
Setiap kegiatan yang dilakukan BAZNAS pada dasarnya memiliki tujuan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Hal tersebut dapat menjadi pembelajaran penting bahwa dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab pribadi, tetapi juga bagaimana pekerjaan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi orang lain.
Para mahasiswi diharapkan dapat menyerap berbagai pengalaman tersebut sebagai bekal untuk membentuk pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, profesional, dan memiliki kepedulian sosial.
Dengan demikian, kegiatan PPL dapat menjadi pengalaman yang tidak hanya bermanfaat secara akademik, tetapi juga memberikan pembelajaran kehidupan yang berharga.
Harapan untuk Para Mahasiswi
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap seluruh mahasiswi PPL Universitas At-Taqwa Bondowoso dapat mengikuti kegiatan dengan baik selama kurang lebih dua bulan.
Para mahasiswi diharapkan aktif bertanya, belajar, mengikuti kegiatan, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru.
BAZNAS juga berharap para mahasiswi dapat menjaga kedisiplinan, etika, sopan santun, dan tanggung jawab selama menjalankan tugas PPL.
Setiap pengalaman yang diperoleh selama berada di Kantor BAZNAS diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat untuk perjalanan pendidikan dan karier mereka di masa mendatang.
Lebih jauh, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap para mahasiswi dapat membawa pulang berbagai pengalaman positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika memasuki dunia kerja nantinya.
Selamat Bergabung dan Selamat Belajar
Dengan diterimanya mahasiswi PPL Universitas At-Taqwa Bondowoso, BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengucapkan selamat datang, selamat bergabung, dan selamat belajar di lingkungan Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Kehadiran para mahasiswi diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk memberikan ruang belajar dan pengalaman yang sebaik mungkin selama masa PPL berlangsung, dengan tetap mengedepankan nilai kedisiplinan, profesionalisme, tanggung jawab, dan pelayanan.
Semoga seluruh rangkaian kegiatan PPL dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir. Semoga para mahasiswi mendapatkan banyak ilmu, wawasan, pengalaman, serta pelajaran berharga selama berada di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Semoga pengalaman selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswi Universitas At-Taqwa Bondowoso untuk menghadapi masa depan, melanjutkan perjuangan dalam menuntut ilmu, serta menjadi generasi yang berilmu, profesional, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Aamiin.
BERITA20/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
KHATAMAN AL-QUR’AN WARNAI PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI DAN HARJABO KE-207, PERKUAT SEMANGAT SYUKUR DAN BONDOWOSO BERKAH
BONDOWOSO – Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Hari Jadi Kabupaten Bondowoso (Harjabo) ke-207, digelar kegiatan Khataman Al-Qur’an sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai nikmat, perjuangan, dan keberkahan yang telah diberikan Allah SWT kepada bangsa Indonesia dan masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Kegiatan khataman Al-Qur’an tersebut menjadi salah satu momentum untuk mengisi peringatan kemerdekaan dengan kegiatan yang memiliki nilai spiritual sekaligus memperkuat rasa syukur kepada Allah SWT. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan dipandang sebagai anugerah besar yang harus dirawat dan diisi dengan berbagai kegiatan positif demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang adil, makmur, aman, dan penuh keberkahan.
Peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui kegiatan yang bersifat seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi atas perjalanan bangsa sekaligus meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT.
Melalui kegiatan khataman Al-Qur’an, masyarakat diajak untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memanjatkan doa agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, persatuan, dan keberkahan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Wujud Syukur atas Kemerdekaan
Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan hasil dari perjuangan panjang para pahlawan dan seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, kemerdekaan bukanlah sesuatu yang cukup hanya dikenang, tetapi harus dirawat dan diisi dengan berbagai hal yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rasa syukur atas kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai cara, salah satunya dengan memperbanyak kegiatan keagamaan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Khataman Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk ungkapan syukur tersebut. Dengan membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an, diharapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Kemerdekaan juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan kehidupan beragama dengan penuh ketenangan dan kebebasan. Karena itu, menjaga kemerdekaan sekaligus menjaga persatuan dan kerukunan menjadi tanggung jawab bersama.
Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun kehidupan masyarakat yang tidak hanya maju secara pembangunan fisik, tetapi juga kuat secara spiritual dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai keagamaan.
Momentum Hari Jadi Kabupaten Bondowoso ke-207
Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan khataman Al-Qur’an juga menjadi bagian dari momentum Hari Jadi Kabupaten Bondowoso (Harjabo) ke-207.
Pada peringatan Harjabo ke-207, Kabupaten Bondowoso mengusung tema:
“Bondowoso Berkah — Harmoni Budaya dan Geopark Menuju Indonesia Berdaulat.”
Tema tersebut menjadi refleksi atas semangat pembangunan Kabupaten Bondowoso yang terus berupaya mengembangkan potensi daerah dengan tetap menjaga harmoni budaya serta kekayaan alam yang dimiliki.
Bondowoso memiliki kekayaan budaya, tradisi, sejarah, serta potensi alam yang menjadi bagian penting dari identitas daerah. Seluruh potensi tersebut diharapkan dapat dikelola dan dikembangkan secara bijaksana sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus tetap terjaga kelestariannya.
Semangat “Bondowoso Berkah” juga memiliki makna yang erat dengan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek material, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai spiritual, sosial, budaya, dan kemanusiaan.
Kegiatan keagamaan seperti khataman Al-Qur’an menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun suasana kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan.
Memperkuat Semangat Perjuangan Lahir dan Batin
Kegiatan khataman Al-Qur’an dalam momentum peringatan kemerdekaan dan Hari Jadi Kabupaten Bondowoso juga mengandung pesan bahwa semangat perjuangan tidak pernah berhenti.
Perjuangan dalam membangun bangsa dan daerah tidak hanya dilakukan melalui usaha lahiriah, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan pendidikan, penguatan ekonomi, dan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga membutuhkan perjuangan batiniah melalui doa, ibadah, dan penguatan spiritual.
Khataman Al-Qur’an menjadi sarana untuk menguatkan dimensi batiniah tersebut. Doa-doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar seluruh proses pembangunan yang dilakukan mendapatkan ridha dan keberkahan dari Allah SWT.
Semangat perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan dapat menjadi inspirasi bagi generasi saat ini untuk melanjutkan perjuangan dalam bentuk yang berbeda. Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan, maka saat ini perjuangan dilakukan dengan menjaga persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membangun daerah, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan bangsa.
Di sisi lain, perjuangan juga harus disertai dengan nilai keimanan dan ketakwaan agar setiap langkah yang dilakukan senantiasa berada dalam koridor kebaikan.
Al-Qur’an sebagai Pedoman Kehidupan
Khataman Al-Qur’an bukan sekadar kegiatan membaca kitab suci hingga selesai, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an mengajarkan manusia tentang keadilan, persaudaraan, kepedulian, kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih dalam membangun daerah yang harmonis dan berkeadilan.
Dengan memperkuat kecintaan kepada Al-Qur’an, diharapkan masyarakat Kabupaten Bondowoso dapat terus membangun kehidupan yang berlandaskan nilai agama sekaligus tetap terbuka terhadap kemajuan zaman.
Semangat religius tersebut juga dapat menjadi kekuatan moral dalam menjaga persatuan masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Doa untuk Indonesia dan Bondowoso
Momentum khataman Al-Qur’an juga menjadi kesempatan untuk memanjatkan doa bagi bangsa dan negara. Kemerdekaan yang telah dinikmati selama puluhan tahun diharapkan terus dijaga dengan persatuan dan semangat kebersamaan.
Doa juga dipanjatkan agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, keamanan, kesejahteraan, serta dijauhkan dari berbagai perpecahan dan persoalan yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.
Untuk Kabupaten Bondowoso, momentum Harjabo ke-207 diharapkan menjadi awal untuk terus meningkatkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersinergi membangun Bondowoso menjadi daerah yang semakin maju, harmonis, religius, dan sejahtera.
Semangat “Bondowoso Berkah” diharapkan tidak hanya menjadi sebuah tema, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja nyata, kepedulian sosial, gotong royong, serta menjaga hubungan baik antarsesama.
Menjaga Kemerdekaan dengan Kebaikan
Kemerdekaan merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Salah satu cara menjaga kemerdekaan adalah dengan mengisinya melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan khataman Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk pengisian kemerdekaan melalui pendekatan spiritual. Dengan membaca Al-Qur’an dan memperbanyak doa, diharapkan hati masyarakat semakin dekat kepada Allah SWT serta tumbuh kesadaran untuk terus melakukan kebaikan.
Kemerdekaan juga harus diisi dengan menjaga persatuan dan kesatuan. Perbedaan suku, budaya, latar belakang, maupun pemikiran hendaknya tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.
Semangat persatuan yang menjadi salah satu kekuatan bangsa Indonesia sejak perjuangan kemerdekaan harus terus dipelihara oleh generasi penerus.
Dalam konteks Kabupaten Bondowoso, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui harmoni budaya, kepedulian terhadap lingkungan, pengembangan potensi daerah, serta kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Menumbuhkan Keberkahan dalam Kehidupan
Kegiatan hotmil atau khataman Al-Qur’an dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Harjabo ke-207 pada akhirnya menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur sekaligus memperkuat ikhtiar dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
Semangat perjuangan yang diwariskan para pahlawan hendaknya terus hidup dalam diri setiap generasi. Perjuangan tersebut kini diwujudkan melalui pendidikan, pembangunan, pelayanan kepada masyarakat, penguatan ekonomi, pelestarian budaya, menjaga lingkungan, serta memperkuat kehidupan keagamaan.
Perjuangan lahiriah dan batiniah harus berjalan beriringan. Ikhtiar yang dilakukan manusia perlu disertai doa agar setiap langkah mendapatkan kemudahan dan keberkahan dari Allah SWT.
Dengan semangat kebersamaan, rasa syukur, dan doa yang dipanjatkan melalui khataman Al-Qur’an, diharapkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Harjabo ke-207 tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun masa depan.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada bangsa Indonesia, memberikan kekuatan kepada seluruh masyarakat dalam menjaga kemerdekaan, serta memberikan kemajuan dan kesejahteraan bagi Kabupaten Bondowoso.
Dengan semangat “Bondowoso Berkah — Harmoni Budaya dan Geopark Menuju Indonesia Berdaulat”, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat terus bergandengan tangan menjaga persatuan, merawat budaya, menjaga lingkungan, memperkuat kehidupan spiritual, dan melanjutkan perjuangan untuk mewujudkan Bondowoso yang semakin maju, harmonis, sejahtera, dan penuh keberkahan.
BERITA13/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO GERAK CEPAT SALURKAN BANTUAN BAGI KORBAN KEBAKARAN DI DESA TAMAN KECAMATAN GRUJUGAN
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang mengalami musibah. Melalui respons cepat terhadap laporan bencana, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Dusun Pasnan RT 075 RW 008, Desa Taman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso.
Musibah kebakaran tersebut merupakan bencana non alam berupa kebakaran gedung dan permukiman yang terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa tersebut menimpa rumah milik Bapak Heri Susandi, dengan ukuran bangunan sekitar 4 x 8 meter.
Berdasarkan laporan yang diterima, BPBD Kabupaten Bondowoso memperoleh informasi mengenai kejadian kebakaran tersebut melalui grup WhatsApp pada pukul 08.42 WIB. Setelah mendapatkan laporan, petugas terkait segera melakukan penanganan dan koordinasi di lokasi kejadian.
Diduga Akibat Korsleting Listrik
Berdasarkan kronologi yang disampaikan, sebelum kejadian kebakaran, Bapak Heri Susandi sedang pergi untuk membeli alat pembersih di warung milik Ibu Serli. Ketika kembali ke rumah, kondisi kamar sudah dalam keadaan terbakar dan kobaran api telah menjalar hingga bagian atap rumah.
Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Api yang muncul kemudian membesar dan menyebabkan kerusakan pada bagian rumah. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp10.000.000. Kerusakan yang dialami tentu menjadi beban tersendiri bagi keluarga korban karena rumah merupakan tempat utama untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Mendapatkan laporan mengenai musibah tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso segera mengambil langkah untuk memberikan bantuan. Respons cepat ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika masyarakat sedang menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan.
BAZNAS Salurkan Bantuan
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., bersama Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Gugah Eko Saputro, S.E.
Bantuan tersebut kemudian diterima langsung oleh Camat Grujugan, Azas Suwardi, S.E., M.M., untuk selanjutnya diantarkan kepada korban bencana kebakaran, Bapak Heri Susandi, di Desa Taman.
Langkah tersebut merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Pemerintah Kecamatan Grujugan. Dengan adanya koordinasi yang baik, bantuan dapat segera diterima oleh korban tanpa harus menunggu waktu yang lama.
Alhamdulillah, tidak berselang lama setelah bantuan diserahkan di Kantor BAZNAS, Camat Grujugan langsung mendatangi kediaman Bapak Heri Susandi untuk menyerahkan bantuan tersebut. Respons cepat ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus membantu meringankan kebutuhan korban pascakebakaran.
Kehadiran pemerintah kecamatan secara langsung di lokasi juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya yang sedang mengalami musibah. Dalam kondisi seperti ini, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan.
Bentuk Kepedulian Melalui Program Bondowoso Peduli
Bantuan kepada korban kebakaran ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam menjalankan program sosial dan kemanusiaan melalui Bondowoso Peduli. Program tersebut menjadi salah satu bentuk nyata penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya memastikan bahwa dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan manfaat secara nyata dan tepat sasaran. Bantuan bagi korban bencana menjadi salah satu bentuk kepedulian yang diharapkan mampu memberikan sedikit ruang bagi penerima untuk bangkit setelah menghadapi musibah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa setiap bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzakki dan masyarakat yang telah mempercayakan dana ZIS kepada BAZNAS. Oleh karena itu, BAZNAS akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan merespons kebutuhan masyarakat sesuai dengan ketentuan serta kemampuan lembaga.
Musibah kebakaran dapat terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan dampak besar bagi keluarga yang mengalaminya. Karena itu, kehadiran lembaga sosial seperti BAZNAS diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari upaya membantu masyarakat dalam melewati masa-masa sulit tersebut.
Membangun Semangat Gotong Royong
Peristiwa yang dialami Bapak Heri Susandi menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat mengenai pentingnya kepedulian dan semangat gotong royong. Ketika seseorang mengalami musibah, dukungan dari lingkungan sekitar, pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi sangat berarti.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi korban serta membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan setelah terjadinya kebakaran.
Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran BAZNAS diharapkan dapat memberikan semangat kepada korban bahwa masih banyak pihak yang peduli dan siap membantu dalam batas kemampuan masing-masing.
BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Dana ZIS yang terkumpul akan dikelola dan disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana, keluarga kurang mampu, anak yatim, dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan dukungan di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dakwah, dan sosial kemanusiaan.
Semoga Bapak Heri Susandi beserta keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Semoga segala kerugian yang dialami dapat segera diganti oleh Allah SWT dengan rezeki yang lebih baik, lebih luas, dan penuh keberkahan.
Semoga bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso menjadi manfaat bagi penerima dan menjadi amal kebaikan bagi para muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso menebarkan kepedulian dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Semakin banyak Zakat, Infak, dan Sedekah yang terkumpul, semakin luas pula manfaat yang dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
“ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH.”
#BAZNAS #BaznasKabBondowoso #BondowosoPeduli #BencanaKebakaran #PemkabBondowoso #KominfoBondowoso #BapperidaBondowoso #BondowosoBerkah #ZakatMelimpah #ZakatInfaqSedekah
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN BIAYA AKOMODASI BAGI PASIEN PENDERITA JANTUNG BOCOR YANG DIRAWAT DI MALANG
BONDOWOSO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan biaya akomodasi bagi Shazia Nadhifatun Nisa, seorang pasien yang sedang menjalani perawatan akibat penyakit jantung bocor di salah satu rumah sakit di Malang.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso terhadap masyarakat Bondowoso yang tengah menghadapi ujian kesehatan dan membutuhkan dukungan selama menjalani proses pengobatan di luar daerah.
Bagi pasien dan keluarga, menjalani pengobatan di luar Kabupaten Bondowoso tentu membutuhkan berbagai persiapan, bukan hanya dari sisi medis, tetapi juga kebutuhan pendukung selama berada di tempat perawatan. Biaya perjalanan, tempat tinggal, konsumsi, dan kebutuhan lainnya selama proses pengobatan dapat menjadi beban tambahan bagi keluarga.
Melalui bantuan biaya akomodasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya memberikan dukungan agar pasien dan keluarga dapat lebih fokus pada proses pengobatan dan pemulihan.
Bantuan Diserahkan di Kantor BAZNAS Bondowoso
Penyerahan bantuan biaya akomodasi kepada Shazia Nadhifatun Nisa dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Waka I BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Bapak Gugah Eko Saputro, S.E.
Sementara itu, bantuan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Kantor Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso, dr. Mohammad Imron, M.M.Kes., sebagai bagian dari koordinasi dan kepedulian bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu wujud sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi persoalan kesehatan dan membutuhkan dukungan selama menjalani perawatan.
Bentuk Kepedulian kepada Masyarakat
Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan mendasar dalam kehidupan manusia. Ketika seseorang mengalami sakit dan membutuhkan perawatan khusus, terlebih harus menjalani pengobatan di luar daerah, kondisi tersebut tentu membutuhkan perhatian dari berbagai pihak.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya hadir dalam situasi tersebut melalui penyaluran bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat.
Bantuan biaya akomodasi ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan selama proses pengobatan di Malang. Dengan adanya dukungan tersebut, keluarga pasien diharapkan dapat lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendukung selama mendampingi proses perawatan.
Kepedulian seperti ini juga menjadi bagian dari semangat BAZNAS dalam mengoptimalkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dana ZIS yang dikelola secara amanah dapat memberikan manfaat dalam berbagai bidang, termasuk sosial, kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, kebencanaan, dan kesehatan.
Meringankan Beban Pasien dan Keluarga
Menjalani proses pengobatan membutuhkan kesabaran dan dukungan yang kuat. Selain menghadapi kondisi kesehatan, pasien dan keluarga juga harus memikirkan berbagai kebutuhan selama menjalani perawatan.
Apalagi ketika pengobatan harus dilakukan di luar daerah, kebutuhan akomodasi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Kondisi tersebut dapat menambah beban keluarga, terutama apabila proses perawatan membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Oleh karena itu, bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bondowoso diharapkan dapat menjadi dukungan bagi Shazia Nadhifatun Nisa dan keluarga.
Meskipun bantuan tersebut tidak dapat menggantikan seluruh kebutuhan selama proses pengobatan, kehadiran BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi pasien serta keluarga dalam menghadapi proses perawatan.
Bantuan tersebut juga menjadi bentuk nyata bahwa semangat kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kerja sama berbagai pihak.
Sinergi untuk Membantu Masyarakat
Penyerahan bantuan yang melibatkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso menunjukkan pentingnya sinergi dalam memberikan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat.
Kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus diperkuat sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh dukungan secara lebih optimal.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen untuk menyalurkan dana ZIS kepada masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan bantuan. Setiap bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepedulian kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang saling membantu. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai zakat yang mengajarkan kepedulian, solidaritas, dan perhatian terhadap sesama.
Doa untuk Kesembuhan
Selain memberikan bantuan, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi Shazia Nadhifatun Nisa yang sedang menjalani proses perawatan.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap yang bersangkutan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menjalani proses pengobatan serta senantiasa mendapatkan kemudahan dalam setiap tahapan perawatan.
Doa dan dukungan dari keluarga, masyarakat, serta berbagai pihak diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi pasien untuk terus menjalani proses pengobatan.
Semoga Allah SWT memberikan kesehatan kepada Shazia Nadhifatun Nisa, mengangkat penyakit yang dideritanya, memberikan kekuatan kepada keluarga yang mendampingi, serta memberikan kelancaran dalam seluruh proses pengobatan di Malang.
Semoga yang bersangkutan segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT, dipulihkan kesehatannya, dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat dan bahagia. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam kondisi kesejahteraan dan ekonomi, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi persoalan kesehatan maupun berbagai kondisi lain yang membutuhkan uluran tangan.
Semoga kepedulian yang diberikan melalui dana ZIS dapat terus memberikan manfaat luas bagi masyarakat Bondowoso dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh muzakki, munfiq, dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
BERITA12/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Ibu Maryami, Warga Lansia Desa Batu Salang Kecamatan Cermee
Bondowoso – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan serta komitmen dalam membantu mustahik, BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menyalurkan bantuan berupa kursi roda kepada seorang warga lanjut usia, Ibu Maryami, yang berdomisili di RT 04 Desa Batu Salang, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso.
Bantuan tersebut diberikan setelah BAZNAS Kabupaten Bondowoso menerima laporan dari masyarakat mengenai kondisi Ibu Maryami yang merupakan seorang lansia dari keluarga kurang mampu. Dalam kesehariannya, beliau menggantungkan hidup dengan berjualan rujak sederhana di kediamannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapi, kondisi kesehatan Ibu Maryami juga menjadi perhatian serius. Selama kurang lebih dua tahun terakhir, beliau mengalami gangguan pada bagian pergelangan kaki yang diduga masih mengalami dislokasi. Kondisi tersebut menyebabkan kesulitan saat berjalan dan membatasi aktivitas sehari-harinya. Hingga saat ini, Ibu Maryami masih rutin menjalani pengobatan ke dokter dengan harapan kesehatannya dapat terus membaik.
Melihat kondisi tersebut, keberadaan kursi roda menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk membantu mobilitas dan meringankan aktivitas beliau dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Atas dasar laporan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso bergerak cepat melakukan verifikasi dan menindaklanjuti dengan memberikan bantuan kursi roda sebagai bentuk kepedulian kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan kursi roda diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Budi Hartono, S.H., kepada perwakilan Pemerintah Desa Batu Salang, Kecamatan Cermee, yang selanjutnya akan menyerahkan bantuan tersebut kepada Ibu Maryami di kediamannya.
Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzaki untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, khususnya mereka yang membutuhkan alat bantu kesehatan.
"BAZNAS hadir untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga bantuan kursi roda ini dapat membantu Ibu Maryami menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah, mengurangi beban yang beliau rasakan, serta menjadi penyemangat dalam menjalani pengobatan dan kehidupan sehari-hari," ujar Budi Hartono, S.H.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen menjalankan amanah para muzaki dengan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Berbagai program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga dakwah terus diupayakan agar keberadaan BAZNAS dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai pihak yang peduli terhadap sesama, diharapkan semakin banyak warga yang membutuhkan dapat terbantu dengan cepat dan tepat. Kepedulian sosial seperti ini menjadi salah satu wujud nyata semangat gotong royong dan ukhuwah dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Semoga bantuan kursi roda yang diberikan kepada Ibu Maryami dapat memberikan manfaat yang besar, mempermudah aktivitas sehari-hari, serta menjadi wasilah datangnya kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan bagi beliau beserta keluarganya. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.
BAZNAS juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bondowoso untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Semakin besar dana ZIS yang dihimpun, semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program unggulan seperti Bondowoso Peduli, Bondowoso Sehat, Bondowoso Cerdas, Bondowoso Makmur, dan Bondowoso Dakwah.
Semoga setiap kebaikan yang diberikan oleh para muzakki menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya serta menjadi jalan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
"ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH."
#BAZNASRI
#BAZNASJATIM
#BaznasKabBondowoso
#BondowosoSehat
#DantuanKursiRoda
#PemkabBondowoso
#KominfoBondowoso
#BapperidaBondowoso
BERITA07/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN DHUAFA SEBATANGKARA UNTUK IBU SUPIYANI DI KECAMATAN TEGALAMPEL
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menyalurkan bantuan melalui Program Bondowoso Peduli untuk Dhuafa Sebatangkara kepada salah satu mustahik di Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diberikan kepada Ibu Supiyani, warga yang sebelumnya telah melalui proses survei dan verifikasi oleh tim BAZNAS sebagai calon penerima manfaat.
Program Dhuafa Sebatangkara merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso kepada masyarakat yang hidup dalam kondisi fakir dan memiliki keterbatasan ekonomi. Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari bagi masyarakat yang sudah tidak mampu bekerja secara optimal dan memiliki kondisi kehidupan yang sangat memprihatinkan.
Bantuan yang disalurkan kepada Ibu Supiyani merupakan tindak lanjut dari hasil survei lapangan yang dilaksanakan pada bulan Juli lalu oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I., bersama Wakil Ketua IV, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M. Pada saat itu, tim BAZNAS mendatangi langsung kediaman Ibu Supiyani untuk melihat kondisi kehidupan keluarga serta memastikan bahwa bantuan yang akan diberikan benar-benar tepat sasaran.
Dari hasil survei tersebut diketahui bahwa Ibu Supiyani beserta keluarganya hidup dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas. Selain menghadapi kesulitan ekonomi, kondisi kesehatan keluarga juga memerlukan perhatian sehingga BAZNAS menetapkan Ibu Supiyani sebagai salah satu penerima Program Dhuafa Sebatangkara.
Sebagai wujud komitmen atas hasil survei tersebut, pada bulan ini BAZNAS Kabupaten Bondowoso merealisasikan janji yang telah disampaikan kepada Ibu Supiyani dengan mulai menyalurkan bantuan rutin setiap bulan.
Penyaluran bantuan diantarkan langsung ke kediaman penerima oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I., didampingi Staf Bidang Pendistribusian, Yeny Kurniawati, serta Staf Bidang Pelaporan, Ifadatul Hasanah. Penyaluran secara langsung ke rumah penerima merupakan bentuk pelayanan BAZNAS agar para mustahik yang memiliki keterbatasan tidak perlu datang ke kantor untuk mengambil bantuan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Amanah tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan melalui proses survei dan verifikasi sehingga tepat sasaran.
Beliau juga menjelaskan bahwa bantuan Dhuafa Sebatangkara akan diberikan secara rutin setiap bulan hingga penerima wafat, sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan BAZNAS terhadap masyarakat yang hidup sebatang kara atau berada dalam kondisi fakir dan tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.
Program ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, mengurangi beban hidup penerima, serta memberikan rasa tenang karena ada perhatian dan pendampingan dari BAZNAS Kabupaten Bondowoso.
Program Dhuafa Sebatangkara merupakan salah satu implementasi Program Bondowoso Peduli, yang berfokus pada pelayanan sosial dan kemanusiaan. Melalui program ini, BAZNAS berupaya memastikan bahwa dana zakat tidak hanya disalurkan secara sesaat, tetapi juga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi mustahik yang benar-benar membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan Ibu Supiyani beserta keluarganya, sehingga kebutuhan pokok sehari-hari dapat terpenuhi dengan lebih baik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kesabaran, keberkahan rezeki, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan.
BAZNAS juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bondowoso untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Semakin besar dana ZIS yang dihimpun, semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu melalui berbagai program unggulan seperti Bondowoso Peduli, Bondowoso Sehat, Bondowoso Cerdas, Bondowoso Makmur, dan Bondowoso Dakwah.
Semoga setiap kebaikan yang diberikan oleh para muzakki menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya serta menjadi jalan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
"ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH."
#BAZNAS #BaznasKabBondowoso #BondowosoPeduli #DhuafaSebatangkara #PemkabBondowoso #KominfoBondowoso #BapperidaBondowoso
BERITA06/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO GERAK CEPAT SALURKAN BANTUAN BAGI KORBAN BENCANA KEBAKARAN DI DESA GAYAM KECAMATAN BOTOLINGGO
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang tertimpa musibah dengan menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Bondowoso Peduli, salah satu program unggulan BAZNAS yang berfokus pada penanganan sosial dan kemanusiaan.
Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Gayam mengakibatkan tiga unit rumah warga ludes terbakar, masing-masing milik Bapak Sarip, Bapak Etuk, dan Ibu Ekawati. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar dan memaksa para korban kehilangan tempat tinggal beserta berbagai harta benda yang mereka miliki.
Berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran diduga bermula dari korsleting arus listrik pada instalasi kabel listrik yang berada di kandang sapi milik warga. Percikan api kemudian membakar kandang tersebut dan, karena kobaran api semakin membesar, dengan cepat menjalar ke tiga rumah yang berada di sekitar lokasi hingga menghanguskan bangunan beserta isinya.
Setelah menerima laporan mengenai musibah tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Botolinggo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso. Koordinasi ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat agar bantuan yang diberikan dapat segera disalurkan kepada para korban sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak.
Sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS memiliki komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat ketika terjadi musibah. Respon cepat terhadap bencana merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan agar para korban tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan yang sedang mereka alami.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I., kepada perwakilan staf Kecamatan Botolinggo, yang selanjutnya akan menyalurkan bantuan tersebut kepada masing-masing korban di lokasi kejadian.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. Oleh karena itu, setiap dana yang dihimpun akan terus diupayakan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi musibah dan membutuhkan uluran tangan.
Beliau berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban serta sedikit meringankan beban yang mereka rasakan setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.
Program Bondowoso Peduli merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Bondowoso yang secara khusus menangani bidang sosial dan kemanusiaan. Program ini hadir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana, baik bencana alam maupun bencana nonalam, sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupannya.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat dalam menangani musibah ini, khususnya BPBD Kabupaten Bondowoso, Pemerintah Kecamatan Botolinggo, Pemerintah Desa Gayam, para relawan, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses penanganan kebakaran.
Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi kekuatan utama dalam membantu para korban melewati masa-masa sulit. Sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat diharapkan terus terjalin agar setiap musibah dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan penuh rasa kemanusiaan.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso mendoakan agar seluruh korban diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Semoga Allah SWT menggantikan setiap harta benda yang telah hilang dengan rezeki yang lebih baik, melimpahkan keberkahan, serta memberikan kemudahan bagi para korban untuk kembali membangun kehidupan mereka.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin besar dana ZIS yang dihimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
"ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH."
#BAZNAS #BaznasKabBondowoso #BondowosoPeduli #BencanaKebakaran #BPBDBondowoso #PemkabBondowoso #KominfoBondowoso #BapperidaBondowoso
BERITA05/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO DUKUNG KHITAN MASSAL GRATIS DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-81
Bondowoso – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui Program Bondowoso Sehat. Berkolaborasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tlogosari dan Tim Medis Polres Kabupaten Bondowoso, BAZNAS turut mendukung pelaksanaan Khitan Massal Gratis yang diikuti oleh 40 anak dari berbagai desa di Kecamatan Tlogosari dan sekitarnya.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor KUA Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Program khitan massal menjadi salah satu bentuk pelayanan sosial dan kesehatan yang sangat membantu, khususnya bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi, karena seluruh peserta dapat mengikuti proses khitan tanpa dipungut biaya.
Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat penting, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.H.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Beliau mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya khitan massal gratis yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.
"Kegiatan seperti ini sangat membantu para orang tua dalam memenuhi salah satu kewajiban bagi putra-putranya tanpa harus terbebani biaya. Lebih dari itu, kegiatan ini dilaksanakan dalam suasana menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga memiliki makna yang sangat mendalam, yaitu menghadirkan kemerdekaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah, merata, dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ungkapnya.
Dari pihak BAZNAS Kabupaten Bondowoso hadir Wakil Ketua I, Gugah Eko Saputro, S.E., dan Wakil Ketua IV, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Staf Bidang SDM BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Mohammad Hidayat, S.E.
Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS menjadi bukti nyata dukungan terhadap program pelayanan kesehatan masyarakat yang sejalan dengan visi BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Khitan massal gratis ini merupakan bagian dari Program Bondowoso Sehat, salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Bondowoso yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Program ini tidak hanya memberikan bantuan biaya pengobatan dan layanan kesehatan, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan preventif dan pelayanan kesehatan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain jajaran BAZNAS dan Kementerian Agama, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Tlogosari, Ust. Awalul Muttaqin, S.Ag., M.H.I., beserta seluruh jajaran yang bertindak sebagai tuan rumah sekaligus panitia penyelenggara. Sinergi antara BAZNAS, KUA, Tim Medis Polres Bondowoso, Dinsos P3AKB dan berbagai pihak lainnya menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan sosial ini.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso, Dr. Mohammad Imron, M.M.Kes., turut memberikan sambutan. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan Khitan Massal Gratis.
Beliau menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, mewakili Bupati Bondowoso, Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., dan Wakil Bupati Bondowoso, KH. As'ad Yahya Syafi'i, S.E., beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bondowoso, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, KUA Kecamatan Tlogosari, Polres Bondowoso, tim medis, para panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses.
Menurut beliau, kegiatan Khitan Massal Gratis merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Program seperti ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.
"Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Khitan Massal Gratis merupakan program yang sangat baik karena memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan tanpa dipungut biaya. Kolaborasi seperti inilah yang harus terus kita perkuat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso," ujar beliau.
Beliau juga berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso, BAZNAS, Kementerian Agama, KUA, Polres Bondowoso, serta berbagai pihak lainnya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, diharapkan semakin banyak program kemanusiaan yang dapat diwujudkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Di akhir sambutannya, beliau mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan saling peduli, karena melalui kebersamaan dan kolaborasi yang baik, berbagai persoalan sosial dapat diatasi, sehingga cita-cita mewujudkan Bondowoso yang sehat, sejahtera, dan berkah dapat tercapai bersama.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat sejak awal acara. Seluruh peserta dan tamu undangan bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan "Indonesia Raya" sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Momen tersebut menghadirkan rasa haru sekaligus mengingatkan seluruh hadirin akan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan semangat persatuan, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh KH. Answar Syafi'i, memohon agar seluruh peserta diberikan kesehatan, kelancaran selama proses khitan, serta menjadi anak-anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, dan kelak menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia.
Memasuki prosesi khitan, para peserta dipanggil secara bergantian menuju ruang tindakan medis. Meskipun ruang pelayanan yang tersedia terbatas, seluruh proses berlangsung tertib dengan pelayanan yang profesional dari Tim Medis Polres Kabupaten Bondowoso. Para tenaga kesehatan memberikan pelayanan secara maksimal sehingga setiap peserta memperoleh penanganan yang aman, nyaman, dan sesuai standar medis.
Raut wajah bahagia tampak dari para orang tua yang mendampingi putra-putra mereka. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya program khitan massal gratis ini karena mampu mengurangi beban biaya sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.
Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan oleh para muzakki, BAZNAS terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial kemanusiaan, maupun dakwah.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso menebarkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin besar amanah yang dihimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
"ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH."
#BAZNASRI #BaznasKabBondowoso #BondowosoSehat #KhitanMassalGratis #HUTRI81 #KemenagBondowoso #KUATlogosari #PolresBondowoso #PemkabBondowoso #KominfoBondowoso #BapperidaBondowoso
BERITA04/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN STUNTING DAN KORBAN BENCANA KEBAKARAN DI KECAMATAN TLOGOSARI KABUPATEN BONDOWOSO
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan di bidang kemanusiaan dan kesehatan. Melalui program Bondowoso Peduli dan Bondowoso Sehat, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran serta bantuan penanganan stunting bagi bayi kembar di Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso.
Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang diterima BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengenai musibah kebakaran yang terjadi di Dusun Sumberbelin, Desa Pakisan, RT 16 RW 04, Kecamatan Tlogosari, serta adanya bayi kembar yang membutuhkan perhatian khusus dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, yaitu adek Dhea Saputra dan Dheo Saputra yang beralamat di Desa Pakisan, RT 20 RW 04, Kecamatan Tlogosari.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bondowoso segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait sehingga bantuan dapat segera disalurkan kepada para penerima manfaat.
Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Tlogosari dan dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Gugah Eko Saputro, S.E., serta Wakil Ketua IV, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M. Turut hadir mendampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso, Dr. Mohammad Imron, M.M.Kes., serta Camat Tlogosari, Rian Hidayat, S.STP.
Dalam kesempatan tersebut, bantuan secara simbolis diserahkan oleh Camat Tlogosari bersama Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso dan diterima langsung oleh para penerima manfaat.
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari amanah para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada BAZNAS. Dana yang dihimpun dari masyarakat tersebut kemudian disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari bidang sosial kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga dakwah.
Untuk korban bencana kebakaran, bantuan diharapkan dapat meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan mendesak pascakejadian serta menjadi penyemangat agar mereka dapat segera bangkit dan memulai kembali aktivitasnya.
Sementara itu, bantuan untuk penanganan stunting diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak. BAZNAS Kabupaten Bondowoso mendukung berbagai upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting melalui bantuan yang dapat menunjang kebutuhan gizi dan kesehatan anak, sehingga mereka dapat tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Kepala Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso mengapresiasi sinergi yang terus dibangun oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Menurut beliau, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial, termasuk penanggulangan dampak bencana dan pencegahan stunting yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Camat Tlogosari juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayahnya. Beliau berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima serta menjadi motivasi untuk tetap semangat menjalani kehidupan meskipun sedang menghadapi berbagai ujian.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program unggulan, di antaranya Bondowoso Peduli, Bondowoso Sehat, Bondowoso Cerdas, Bondowoso Makmur, dan Bondowoso Dakwah. Kelima program tersebut merupakan wujud nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Semoga bantuan yang telah disalurkan dapat membantu meringankan beban hidup para penerima manfaat, memenuhi kebutuhan yang diperlukan, serta menjadi penyemangat untuk terus berikhtiar dalam menjalani kehidupan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan rezeki, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat yang sedang menghadapi ujian. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso menebarkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin besar dana ZIS yang dihimpun, semakin banyak pula masyarakat yang dapat dibantu dan diberdayakan menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
"ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH."
#BAZNAS #BaznasKabBondowoso #BondowosoPeduli #BondowosoSehat #Stunting #BencanaKebakaran #PemkabBondowoso #DinsosP3AKB #KominfoBondowoso #BapperidaBondowoso
BERITA04/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO GERAK CEPAT SALURKAN BANTUAN BAGI KORBAN BENCANA KEBAKARAN DI DESA SUMBER ANOM KECAMATAN TAMANAN
Bondowoso – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, BAZNAS Kabupaten Bondowoso melalui Program Bondowoso Peduli bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada para korban bencana kebakaran yang terjadi di Dusun Sumber Tengah, RT 13 RW 04, Desa Sumber Anom, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso.
Pada Minggu, 1 Agustus 2026, setelah menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, BAZNAS Kabupaten Bondowoso segera melakukan koordinasi dan langsung turun ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Bondowoso, kebakaran terjadi pada Jumat, 31 Juli 2026, sekitar pukul 16.12 WIB. Setelah menerima informasi dari masyarakat, petugas BPBD segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses pemadaman api bersama unsur terkait.
Dari hasil pendataan di lapangan, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik yang kemudian memicu kobaran api hingga dengan cepat merambat ke rumah-rumah warga di sekitarnya.
Musibah tersebut mengakibatkan kerusakan yang cukup besar. Sebanyak enam unit rumah warga mengalami kerusakan, terdiri atas lima rumah dengan kategori rusak berat dan satu rumah mengalami rusak ringan. Selain itu, satu bangunan Musholla juga terdampak dan mengalami kerusakan ringan akibat kobaran api.
Rumah-rumah yang terdampak kebakaran merupakan milik:
Bapak Nuraini (rusak berat)
Bapak Jamali (rusak berat)
Bapak Muhdari (rusak berat)
Bapak Hotip (rusak berat)
Bapak Isa (rusak berat)
Ibu Zainatun (rusak ringan)
Selain merusak bangunan tempat tinggal, kebakaran juga menyebabkan seekor sapi ternak milik warga mati terbakar, sekitar 5 kuintal pupuk ikut hangus, serta uang tunai milik warga sebesar Rp52.500.000,- tidak dapat diselamatkan. Peristiwa ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar dan menjadi pukulan berat bagi para korban.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso segera menyalurkan bantuan secara langsung di lokasi bencana. Penyerahan bantuan dilakukan kepada seluruh korban yang rumahnya terdampak kebakaran sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap musibah yang mereka alami.
Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Budi Hartono, S.H., didampingi Staf Bidang SDM, Mohammad Hidayat, S.E.
Dalam penyaluran tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1.000.000,- kepada masing-masing dari enam kepala keluarga korban kebakaran, sehingga total bantuan untuk para korban mencapai Rp6.000.000,-.
Selain membantu para korban, BAZNAS juga memberikan bantuan sebesar Rp1.000.000,- untuk mendukung renovasi Musholla yang turut mengalami kerusakan akibat kebakaran. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso pada musibah ini mencapai Rp7.000.000,-.
Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial BAZNAS kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dipercayakan oleh para muzakki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Beliau berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban, membantu memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran, serta memberikan semangat agar para keluarga yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti sediakala.
Program Bondowoso Peduli merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Bondowoso yang fokus pada bidang sosial dan kemanusiaan. Program ini hadir sebagai bentuk respon cepat terhadap berbagai musibah yang menimpa masyarakat, baik bencana alam maupun bencana nonalam, sehingga kehadiran BAZNAS dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Bondowoso, pemerintah desa, aparat kecamatan, relawan, dan seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu membantu proses penanganan musibah kebakaran tersebut. Sinergi berbagai pihak menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Semoga seluruh keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Semoga Allah SWT menggantikan seluruh harta benda yang telah hilang dengan rezeki yang lebih baik, lebih berkah, dan melimpahkan kesehatan serta kemudahan dalam membangun kembali kehidupan mereka. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Semakin besar dana ZIS yang dihimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang menghadapi musibah dan kesulitan.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
"ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH."
#BAZNAS #BaznasKabBondowoso #BondowosoPeduli #BencanaKebakaran #BPBDBondowoso #PemkabBondowoso #BapperidaBondowoso #KominfoBondowoso
BERITA01/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN TANDON AIR UNTUK MASYARAKAT SEKITAR MASJID NURUL WAFA
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui Program Bondowoso Sehat, BAZNAS kembali menyalurkan bantuan berupa tandon air sebagai sarana penyediaan air bersih untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan aktivitas peribadatan di Masjid Nurul Wafa, Dusun Gayam, Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso.
Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat serta menunjang pelaksanaan ibadah. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya menghadirkan fasilitas yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat sekitar.
Prosesi penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., dan diterima oleh pengurus Masjid Nurul Wafa.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa penyediaan akses air bersih merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan berwudu sebelum melaksanakan salat, tandon air tersebut juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekitar, terutama ketika terjadi keterbatasan pasokan air.
Beliau menjelaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan sosial dan kemanusiaan, tetapi juga diwujudkan dalam program-program yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Penyediaan fasilitas air bersih merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan lingkungan sekaligus mendukung aktivitas keagamaan.
Pengurus Masjid Nurul Wafa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tandon air ini dinilai sangat bermanfaat karena akan memperkuat fasilitas masjid serta membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi jamaah dan masyarakat sekitar.
Keberadaan tandon air di lingkungan masjid diharapkan menjadi fasilitas bersama yang dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk keperluan ibadah maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan tersedianya cadangan air yang memadai, masyarakat akan lebih mudah memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari, sekaligus meningkatkan kenyamanan dalam menjalankan berbagai aktivitas keagamaan.
Program Bondowoso Sehat merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Bondowoso yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS terus menghadirkan berbagai bantuan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan, sanitasi, serta penyediaan sarana pendukung yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi amal jariyah bagi para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Setiap kontribusi yang diberikan akan terus mengalir manfaatnya selama fasilitas tersebut digunakan oleh masyarakat.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus menebarkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin besar dana ZIS yang dihimpun, semakin luas pula program-program kemaslahatan yang dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
"ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH."
#BAZNAS #BaznasKabBondowoso #BondowosoSehat #AirBersih #MasjidNurulWafa #PemkabBondowoso #BapperidaBondowoso #KominfoBondowoso
BERITA29/07/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BEASISWA SATU KELUARGA SATU SARJANA (SKSS), DUKUNG LAHIRNYA GENERASI UNGGUL DAN BERDAYA SAING
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Bondowoso Cerdas. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah penyaluran Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada enam mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Bondowoso.
Program beasiswa ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur melalui Program Jatim Cerdas, yang bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Sebanyak enam mahasiswa menerima bantuan beasiswa yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Bondowoso, yaitu Universitas At-Taqwa Bondowoso, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (Kampus Abu Zairi), Universitas Bondowoso (UNIBO), dan Universitas Terbuka (UT).
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd. kepada seluruh mahasiswa penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu jalan terbaik untuk memutus rantai kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir memberikan dukungan kepada mahasiswa yang memiliki semangat belajar tinggi meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Beliau berpesan agar bantuan beasiswa yang diterima dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan pendidikan, seperti pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), pembelian buku, alat tulis, serta kebutuhan akademik lainnya yang dapat mendukung kelancaran proses perkuliahan.
"Beasiswa ini adalah amanah dari para muzakki yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Gunakan untuk kepentingan kuliah agar adik-adik dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu, meraih prestasi, dan kelak menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," pesan beliau.
Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang bertujuan membuka akses pendidikan tinggi bagi keluarga mustahik. Melalui program ini, diharapkan setiap keluarga kurang mampu memiliki kesempatan melahirkan seorang sarjana yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut dosen pendamping dari Universitas At-Taqwa Bondowoso, Dr. Abdul Wasik, S.Sos.I., M.H.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso yang selama ini telah berkontribusi besar dalam membantu masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
Menurut beliau, BAZNAS tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur zakat, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program unggulan seperti Bondowoso Makmur, Bondowoso Cerdas, Bondowoso Sehat, Bondowoso Dakwah, dan Bondowoso Peduli.
"Kami sangat bersyukur karena BAZNAS memberikan perhatian yang begitu besar terhadap dunia pendidikan. Bantuan beasiswa ini menjadi harapan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar mereka tetap memiliki kesempatan yang sama untuk menyelesaikan pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik," ungkap Dr. Abdul Wasik.
Beliau juga meyakini bahwa keberadaan program beasiswa ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bondowoso. Dengan pendidikan yang lebih baik, para mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri, berdaya saing, dan suatu saat nanti berubah status dari mustahik menjadi muzakki yang turut membantu masyarakat lainnya.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam pembangunan pendidikan. Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan siap membangun daerah.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS. Semakin besar dana ZIS yang terhimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kemanusiaan, dan dakwah.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso mewujudkan senyum para mustahik melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap rupiah yang dititipkan akan menjadi investasi kebaikan yang membuka jalan bagi lahirnya generasi unggul, mencerdaskan bangsa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
"ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH."
#BAZNAS #BaznasKabBondowoso #BondowosoCerdas #JatimCerdas #SKSS #PemkabBondowoso #BapperidaBondowoso #KominfoBondowoso
BERITA29/07/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO LAKUKAN SURVEI CALON PENERIMA MANFAAT DARI PROGRAM BANTUAN BONDOWOSO PEDULI (BANTUAN BIAYA HIDUP DHUAFA SEBATANGKARA DI DESA KARANGANYAR KECAMATAN TEGALAMPEL).
Bondowoso – Sebagai upaya memastikan penyaluran bantuan zakat tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus melaksanakan kegiatan survei lapangan terhadap calon penerima manfaat. Salah satu survei tersebut dilaksanakan di Desa Karanganyar RT 13 RW 04, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, kepada salah satu warga yang diusulkan sebagai penerima Bantuan dari Program Bondowoso Peduli Berupa Biaya Hidup Dhuafa Sebatangkara.
Kegiatan survei dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I., bersama Wakil Ketua IV, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M. Kehadiran pimpinan BAZNAS di lokasi bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi calon penerima bantuan, sehingga proses penetapan mustahik dilakukan berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Sesampainya di kediaman Ibu Supiyani, rombongan BAZNAS disambut dengan hangat dan penuh keramahan oleh keluarga. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Wakil Ketua II dan Wakil Ketua IV berdialog langsung dengan Ibu Supiyani serta anggota keluarganya untuk mengetahui kondisi kesehatan, ekonomi, dan kehidupan sehari-hari yang mereka jalani.
Berdasarkan hasil wawancara dan pengamatan di lapangan, diketahui bahwa keluarga Ibu Supiyani termasuk dalam kategori masyarakat dengan kondisi ekonomi yang sangat terbatas. Rumah yang ditempati masih sangat sederhana dan menggambarkan keadaan hidup yang memerlukan perhatian serta dukungan dari berbagai pihak.
Selain menghadapi keterbatasan ekonomi, kondisi kesehatan keluarga juga cukup memprihatinkan. Saat ini Ibu Supiyani sedang mengalami sakit, demikian pula salah satu anaknya yang juga sedang sakit dan memiliki kekurangan tidak seperti anak lainnya. Sementara itu, sang suami sebelumnya juga pernah mengalami sakit dan kini telah berangsur membaik.
Dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, suami Ibu Supiyani bekerja sebagai pekerja serabutan. Apabila ada kesempatan, beliau bekerja sebagai buruh tani di sawah atau menjadi kuli bangunan. Namun ketika tidak memperoleh pekerjaan, beliau berusaha mencari nafkah dengan mengamen. Berbagai pekerjaan tersebut dilakukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan keluarga, meskipun penghasilannya tidak menentu dan jauh dari cukup.
Melihat kondisi tersebut, tim BAZNAS Kabupaten Bondowoso menilai bahwa keluarga Ibu Supiyani memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan biaya hidup melalui Program Bondowoso Peduli. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang hidup dalam kondisi fakir dan sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Berdasarkan hasil survei lapangan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memutuskan untuk memberikan bantuan rutin setiap bulan kepada Ibu Supiyani. Bantuan tersebut nantinya akan diantarkan langsung ke rumah penerima oleh petugas BAZNAS Kabupaten Bondowoso, sehingga keluarga tidak perlu datang ke kantor BAZNAS untuk mengambil bantuan.
Program Bondowoso Peduli merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso kepada masyarakat yang hidup dalam kondisi rentan. Bantuan rutin ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus memberikan sedikit ketenangan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, bantuan tersebut rutin diberikan sampai yang bersangkutan wafat, penyaluran bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 600.000,-. Yang nantinya dapat dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan pokok keseharian.
Wakil Ketua II dan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa kegiatan survei lapangan merupakan bagian penting dari proses pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dengan melakukan verifikasi secara langsung, BAZNAS dapat memastikan bahwa bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai dengan ketentuan syariat dan prinsip akuntabilitas.
BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang akan diberikan dapat meringankan beban hidup Ibu Supiyani beserta keluarganya, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus menjalani kehidupan dengan penuh kesabaran dan ikhtiar. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kesembuhan, kekuatan, serta melimpahkan rezeki yang halal dan berkah kepada seluruh anggota keluarga.
Melalui program-program sosial yang dijalankan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Dana zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzakki menjadi sumber harapan bagi para mustahik agar dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.
Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso menebarkan kepedulian kepada sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Semakin banyak dana ZIS yang dihimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
"ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH."
#BAZNAS #BaznasKabBondowoso #BondowosoPeduli #DhuafaSebatangkara #PemkabBondowoso #BapperidaBondowoso #KominfoBondowoso
BERITA23/07/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bondowoso.
Lihat Daftar Rekening →