BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa SMP/MTs melalui Program Bondowoso Cerdas

Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso untuk kesekian kalinya menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui Program Bondowoso Cerdas. Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan biaya pendidikan (beasiswa) kepada 20 siswa dan siswi tingkat SMP/MTs yang berasal dari berbagai sekolah negeri maupun swasta di wilayah Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan penyaluran bantuan beasiswa ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh seluruh pimpinan serta staf BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Turut hadir pula tamu undangan dari unsur kedinasan, di antaranya perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) dan Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Acara dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M. Kegiatan diawali dengan pembacaan tawassul yang dipimpin oleh Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kemenag Kabupaten Bondowoso, H. Agus Jaelani, S.Pd.I, sebagai bentuk doa bersama agar kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I, yang juga bertindak sebagai ketua panitia, menyampaikan bahwa bantuan biaya pendidikan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dan siswi dari keluarga kurang mampu namun memiliki semangat tinggi untuk belajar dan meraih cita-cita.

Beliau juga memberikan motivasi kepada para penerima bantuan agar terus giat belajar, disiplin, serta berusaha menjadi siswa dan siswi yang berprestasi. Menurutnya, dengan semangat belajar yang tinggi serta keahlian tambahan seperti menghafal Al-Qur’an, peluang untuk meraih kesuksesan di masa depan akan semakin terbuka lebar.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar ke depan jumlah bantuan pendidikan yang disalurkan dapat terus meningkat sehingga semakin banyak siswa dan siswi yang terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya.

Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Bondowoso tidak hanya fokus pada satu jenjang pendidikan saja, melainkan menyasar seluruh jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hingga perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

Lebih lanjut, beliau juga berharap agar instruksi Bupati Bondowoso terkait optimalisasi pengumpulan zakat dapat dipatuhi oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Dengan meningkatnya penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, maka dampak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat juga akan semakin besar, khususnya dalam sektor pendidikan.

Menurutnya, di era modern saat ini, sudah seharusnya seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Oleh karena itu, peran zakat menjadi sangat penting sebagai salah satu instrumen dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan.

Kegiatan penyaluran beasiswa ini berlangsung dengan lancar dan penuh kebahagiaan. Para siswa dan siswi penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memotivasi mereka untuk terus berprestasi.

Melalui Program Bondowoso Cerdas, BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan secara amanah.

Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso mencerdaskan anak bangsa. Zakat menguatkan Indonesia, zakat melimpah, Bondowoso semakin berkah.

16/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Hidayatul Jannah melalui Program Bondowoso Dakwah

Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat melalui Program Bondowoso Dakwah. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan sarana ibadah berupa amplifier untuk Musholla Hidayatul Jannah yang berlokasi di Dusun Kluncing Barat, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ibadah dan syiar dakwah yang selama ini aktif dilaksanakan oleh masyarakat di lingkungan musholla. Keberadaan sarana pengeras suara dinilai sangat penting dalam menunjang kelancaran berbagai kegiatan keagamaan, seperti shalat berjamaah, pengajian, serta kegiatan dakwah lainnya.

Serah terima bantuan dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I, kepada pengurus Musholla Hidayatul Jannah yang hadir mewakili jamaah dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, pihak BAZNAS menyampaikan bahwa bantuan sarana ibadah ini diberikan sesuai dengan kebutuhan musholla, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi para jamaah. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat kepada kegiatan yang bersifat keagamaan dan kemaslahatan umat.

Pengurus Musholla Hidayatul Jannah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Mereka berharap bantuan amplifier ini dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan, khususnya dalam meningkatkan kualitas syiar dakwah di lingkungan musholla.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap dengan adanya bantuan ini, kegiatan ibadah dan dakwah di Musholla Hidayatul Jannah dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Melalui Program Bondowoso Dakwah, BAZNAS terus berupaya memperkuat peran masjid dan musholla sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, serta pembinaan umat. Diharapkan sinergi antara BAZNAS dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam mewujudkan kehidupan yang religius dan penuh keberkahan di Kabupaten Bondowoso.

16/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Melalui Program Bondowoso Peduli, BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Rutin untuk Dhuafa Sebatangkara

Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial kemanusiaan. Salah satunya diwujudkan melalui Program Bondowoso Peduli, dengan menyalurkan bantuan kepada dhuafa sebatangkara secara rutin setiap bulan.

Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan kepada Ibu Ati, seorang warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso. Bantuan yang diberikan berupa santunan rutin setiap bulan dengan nominal Rp600.000 yang diperuntukkan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Bantuan tersebut diberikan secara berkelanjutan setiap bulan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang benar-benar membutuhkan. Bantuan ini akan terus disalurkan selama yang bersangkutan masih hidup, sehingga diharapkan dapat menjadi penopang bagi kebutuhan hidup Ibu Ati di masa tuanya.

Ibu Ati merupakan warga yang tergolong kurang mampu dan hidup seorang diri tanpa keluarga yang dapat menopang kehidupannya. Beliau tidak memiliki saudara yang dapat membantu, dan hanya tinggal bersama seorang cucu yang kondisinya juga memprihatinkan. Dengan kondisi usia yang sudah sangat lanjut, Ibu Ati sudah tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Selama ini, untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, Ibu Ati seringkali hanya mengandalkan bantuan dan belas kasih dari warga sekitar. Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Bondowoso, sehingga melalui Program Bondowoso Peduli, bantuan rutin diberikan agar kebutuhan dasar beliau dapat terpenuhi.

Alhamdulillah, sejak adanya bantuan rutin dari BAZNAS Kabupaten Bondowoso, kondisi kehidupan Ibu Ati kini mulai membaik. Kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan kebutuhan pokok lainnya dapat terpenuhi dengan lebih baik sehingga beliau dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan layak.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa bantuan tersebut berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki yang telah mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS. Dana tersebut kemudian dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik yang benar-benar membutuhkan.

Melalui program-program sosial seperti ini, BAZNAS berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial di Kabupaten Bondowoso.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzakki, untuk terus menunaikan kewajiban berzakat serta meningkatkan kepedulian sosial melalui infak dan sedekah. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat terbantu.

Mari berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Zakat melimpah, Bondowoso semakin berkah.

02/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Al-Hidayah Desa Kretek

Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat melalui program bantuan sarana ibadah. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan berupa amplifier untuk Musholla Al-Hidayah yang terletak di Desa Kretek, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 1 Maret 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan secara langsung diserahkan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, kepada pengurus Musholla Al-Hidayah, Ust. Sanawi, yang hadir mewakili pengurus dan jamaah musholla.

Bantuan amplifier ini diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS terhadap kegiatan syiar dakwah yang selama ini aktif dilaksanakan oleh masyarakat di lingkungan Musholla Al-Hidayah. Dengan adanya sarana pengeras suara yang memadai, diharapkan kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan di musholla tersebut dapat berjalan lebih lancar dan lebih khidmat.

Musholla Al-Hidayah sendiri merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat di Desa Kretek. Selain digunakan sebagai tempat melaksanakan shalat berjamaah lima waktu, musholla ini juga menjadi tempat berbagai kegiatan rutin keagamaan yang melibatkan masyarakat sekitar.

Beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan di musholla tersebut antara lain tahlil bersama, khataman Al-Qur’an, sholawatan, serta pengajian keagamaan yang diikuti oleh warga sekitar. Musholla ini juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati hari-hari besar Islam, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra’ Mi’raj, Tahun Baru Islam (Muharram), Idul Fitri, Idul Adha, serta kegiatan keagamaan lainnya yang menjadi tradisi masyarakat setempat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa bantuan sarana ibadah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki untuk mendukung kegiatan keagamaan serta meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat.

Melalui program bantuan sarana ibadah ini, BAZNAS berharap musholla dan masjid di berbagai wilayah Kabupaten Bondowoso dapat terus berkembang sebagai pusat kegiatan ibadah, dakwah, serta pembinaan umat. Selain itu, sarana yang memadai juga diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam mengikuti berbagai kegiatan keagamaan.

Sementara itu, pengurus Musholla Al-Hidayah, Ust. Sanawi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas bantuan yang telah diberikan. Menurutnya, amplifier tersebut akan sangat bermanfaat untuk mendukung berbagai kegiatan ibadah dan dakwah yang selama ini dilaksanakan di musholla.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Musholla Al-Hidayah dapat semakin aktif dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan serta menjadi pusat pembinaan umat yang memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kretek dan sekitarnya. BAZNAS Kabupaten Bondowoso pun terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.

01/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Renovasi Musholla Barokatul Qodiri melalui Program Bondowoso Dakwah

Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat melalui Program Bondowoso Dakwah. Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan untuk renovasi Musholla Barokatul Qodiri yang berada di Desa Klabang Agung, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso.

Musholla Barokatul Qodiri selama ini dikenal sebagai salah satu tempat ibadah sekaligus tempat belajar mengaji bagi para santri dan masyarakat sekitar. Selain digunakan untuk pelaksanaan shalat berjamaah, musholla tersebut juga menjadi pusat kegiatan pendidikan agama, seperti pengajian anak-anak dan kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga setempat.

Melihat peran penting musholla tersebut dalam pembinaan spiritual masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan renovasi guna mendukung perbaikan fasilitas agar lebih layak dan nyaman digunakan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat fungsi musholla sebagai tempat ibadah sekaligus pusat pendidikan agama di lingkungan masyarakat.

Penyerahan bantuan renovasi musholla dilakukan secara langsung oleh Staf BAZNAS Bidang Pengumpulan, Rika Herdiana, yang mewakili BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pengurus Musholla Barokatul Qodiri, Ust. Yudi, yang selama ini aktif dalam mengelola kegiatan keagamaan dan pembinaan santri di musholla tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, pihak pengurus musholla menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Menurut mereka, bantuan renovasi ini sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan keagamaan dan pendidikan di musholla, khususnya bagi para santri yang rutin mengikuti kegiatan mengaji.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa bantuan renovasi musholla ini merupakan bagian dari upaya lembaga dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat kepada program-program yang bermanfaat bagi umat. Program Bondowoso Dakwah sendiri menjadi salah satu program unggulan BAZNAS yang berfokus pada penguatan sarana ibadah, kegiatan dakwah, serta pembinaan keagamaan di berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso.

Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat terus mendukung kegiatan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat, sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang religius dan kondusif bagi pembinaan generasi muda.

Dengan adanya bantuan renovasi ini, diharapkan Musholla Barokatul Qodiri dapat menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman serta semakin aktif dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan. BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap sinergi antara lembaga, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat di Kabupaten Bondowoso.

16/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa SMP/MTs melalui Program Bondowoso Cerdas
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa SMP/MTs melalui Program Bondowoso Cerdas
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso untuk kesekian kalinya menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui Program Bondowoso Cerdas. Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan biaya pendidikan (beasiswa) kepada 20 siswa dan siswi tingkat SMP/MTs yang berasal dari berbagai sekolah negeri maupun swasta di wilayah Kabupaten Bondowoso. Kegiatan penyaluran bantuan beasiswa ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh seluruh pimpinan serta staf BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Turut hadir pula tamu undangan dari unsur kedinasan, di antaranya perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) dan Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Acara dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M. Kegiatan diawali dengan pembacaan tawassul yang dipimpin oleh Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kemenag Kabupaten Bondowoso, H. Agus Jaelani, S.Pd.I, sebagai bentuk doa bersama agar kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I, yang juga bertindak sebagai ketua panitia, menyampaikan bahwa bantuan biaya pendidikan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dan siswi dari keluarga kurang mampu namun memiliki semangat tinggi untuk belajar dan meraih cita-cita. Beliau juga memberikan motivasi kepada para penerima bantuan agar terus giat belajar, disiplin, serta berusaha menjadi siswa dan siswi yang berprestasi. Menurutnya, dengan semangat belajar yang tinggi serta keahlian tambahan seperti menghafal Al-Qur’an, peluang untuk meraih kesuksesan di masa depan akan semakin terbuka lebar. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar ke depan jumlah bantuan pendidikan yang disalurkan dapat terus meningkat sehingga semakin banyak siswa dan siswi yang terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Bondowoso tidak hanya fokus pada satu jenjang pendidikan saja, melainkan menyasar seluruh jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hingga perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Lebih lanjut, beliau juga berharap agar instruksi Bupati Bondowoso terkait optimalisasi pengumpulan zakat dapat dipatuhi oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Dengan meningkatnya penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, maka dampak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat juga akan semakin besar, khususnya dalam sektor pendidikan. Menurutnya, di era modern saat ini, sudah seharusnya seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Oleh karena itu, peran zakat menjadi sangat penting sebagai salah satu instrumen dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan. Kegiatan penyaluran beasiswa ini berlangsung dengan lancar dan penuh kebahagiaan. Para siswa dan siswi penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memotivasi mereka untuk terus berprestasi. Melalui Program Bondowoso Cerdas, BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan secara amanah. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso mencerdaskan anak bangsa. Zakat menguatkan Indonesia, zakat melimpah, Bondowoso semakin berkah.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Hidayatul Jannah melalui Program Bondowoso Dakwah
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Hidayatul Jannah melalui Program Bondowoso Dakwah
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat melalui Program Bondowoso Dakwah. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan sarana ibadah berupa amplifier untuk Musholla Hidayatul Jannah yang berlokasi di Dusun Kluncing Barat, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ibadah dan syiar dakwah yang selama ini aktif dilaksanakan oleh masyarakat di lingkungan musholla. Keberadaan sarana pengeras suara dinilai sangat penting dalam menunjang kelancaran berbagai kegiatan keagamaan, seperti shalat berjamaah, pengajian, serta kegiatan dakwah lainnya. Serah terima bantuan dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I, kepada pengurus Musholla Hidayatul Jannah yang hadir mewakili jamaah dan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, pihak BAZNAS menyampaikan bahwa bantuan sarana ibadah ini diberikan sesuai dengan kebutuhan musholla, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi para jamaah. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat kepada kegiatan yang bersifat keagamaan dan kemaslahatan umat. Pengurus Musholla Hidayatul Jannah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Mereka berharap bantuan amplifier ini dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan, khususnya dalam meningkatkan kualitas syiar dakwah di lingkungan musholla. BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap dengan adanya bantuan ini, kegiatan ibadah dan dakwah di Musholla Hidayatul Jannah dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Melalui Program Bondowoso Dakwah, BAZNAS terus berupaya memperkuat peran masjid dan musholla sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, serta pembinaan umat. Diharapkan sinergi antara BAZNAS dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam mewujudkan kehidupan yang religius dan penuh keberkahan di Kabupaten Bondowoso.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Melalui Program Bondowoso Peduli, BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Rutin untuk Dhuafa Sebatangkara
Melalui Program Bondowoso Peduli, BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Rutin untuk Dhuafa Sebatangkara
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial kemanusiaan. Salah satunya diwujudkan melalui Program Bondowoso Peduli, dengan menyalurkan bantuan kepada dhuafa sebatangkara secara rutin setiap bulan. Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan kepada Ibu Ati, seorang warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso. Bantuan yang diberikan berupa santunan rutin setiap bulan dengan nominal Rp600.000 yang diperuntukkan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bantuan tersebut diberikan secara berkelanjutan setiap bulan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang benar-benar membutuhkan. Bantuan ini akan terus disalurkan selama yang bersangkutan masih hidup, sehingga diharapkan dapat menjadi penopang bagi kebutuhan hidup Ibu Ati di masa tuanya. Ibu Ati merupakan warga yang tergolong kurang mampu dan hidup seorang diri tanpa keluarga yang dapat menopang kehidupannya. Beliau tidak memiliki saudara yang dapat membantu, dan hanya tinggal bersama seorang cucu yang kondisinya juga memprihatinkan. Dengan kondisi usia yang sudah sangat lanjut, Ibu Ati sudah tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selama ini, untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, Ibu Ati seringkali hanya mengandalkan bantuan dan belas kasih dari warga sekitar. Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Bondowoso, sehingga melalui Program Bondowoso Peduli, bantuan rutin diberikan agar kebutuhan dasar beliau dapat terpenuhi. Alhamdulillah, sejak adanya bantuan rutin dari BAZNAS Kabupaten Bondowoso, kondisi kehidupan Ibu Ati kini mulai membaik. Kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan kebutuhan pokok lainnya dapat terpenuhi dengan lebih baik sehingga beliau dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan layak. BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa bantuan tersebut berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki yang telah mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS. Dana tersebut kemudian dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik yang benar-benar membutuhkan. Melalui program-program sosial seperti ini, BAZNAS berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial di Kabupaten Bondowoso. BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzakki, untuk terus menunaikan kewajiban berzakat serta meningkatkan kepedulian sosial melalui infak dan sedekah. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat terbantu. Mari berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Zakat melimpah, Bondowoso semakin berkah.
BERITA02/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Al-Hidayah Desa Kretek
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Al-Hidayah Desa Kretek
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat melalui program bantuan sarana ibadah. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan berupa amplifier untuk Musholla Al-Hidayah yang terletak di Desa Kretek, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 1 Maret 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan secara langsung diserahkan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, kepada pengurus Musholla Al-Hidayah, Ust. Sanawi, yang hadir mewakili pengurus dan jamaah musholla. Bantuan amplifier ini diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS terhadap kegiatan syiar dakwah yang selama ini aktif dilaksanakan oleh masyarakat di lingkungan Musholla Al-Hidayah. Dengan adanya sarana pengeras suara yang memadai, diharapkan kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan di musholla tersebut dapat berjalan lebih lancar dan lebih khidmat. Musholla Al-Hidayah sendiri merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat di Desa Kretek. Selain digunakan sebagai tempat melaksanakan shalat berjamaah lima waktu, musholla ini juga menjadi tempat berbagai kegiatan rutin keagamaan yang melibatkan masyarakat sekitar. Beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan di musholla tersebut antara lain tahlil bersama, khataman Al-Qur’an, sholawatan, serta pengajian keagamaan yang diikuti oleh warga sekitar. Musholla ini juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati hari-hari besar Islam, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra’ Mi’raj, Tahun Baru Islam (Muharram), Idul Fitri, Idul Adha, serta kegiatan keagamaan lainnya yang menjadi tradisi masyarakat setempat. Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa bantuan sarana ibadah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki untuk mendukung kegiatan keagamaan serta meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat. Melalui program bantuan sarana ibadah ini, BAZNAS berharap musholla dan masjid di berbagai wilayah Kabupaten Bondowoso dapat terus berkembang sebagai pusat kegiatan ibadah, dakwah, serta pembinaan umat. Selain itu, sarana yang memadai juga diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam mengikuti berbagai kegiatan keagamaan. Sementara itu, pengurus Musholla Al-Hidayah, Ust. Sanawi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas bantuan yang telah diberikan. Menurutnya, amplifier tersebut akan sangat bermanfaat untuk mendukung berbagai kegiatan ibadah dan dakwah yang selama ini dilaksanakan di musholla. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Musholla Al-Hidayah dapat semakin aktif dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan serta menjadi pusat pembinaan umat yang memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kretek dan sekitarnya. BAZNAS Kabupaten Bondowoso pun terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.
BERITA01/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Renovasi Musholla Barokatul Qodiri melalui Program Bondowoso Dakwah
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Renovasi Musholla Barokatul Qodiri melalui Program Bondowoso Dakwah
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat melalui Program Bondowoso Dakwah. Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan untuk renovasi Musholla Barokatul Qodiri yang berada di Desa Klabang Agung, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Musholla Barokatul Qodiri selama ini dikenal sebagai salah satu tempat ibadah sekaligus tempat belajar mengaji bagi para santri dan masyarakat sekitar. Selain digunakan untuk pelaksanaan shalat berjamaah, musholla tersebut juga menjadi pusat kegiatan pendidikan agama, seperti pengajian anak-anak dan kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga setempat. Melihat peran penting musholla tersebut dalam pembinaan spiritual masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan renovasi guna mendukung perbaikan fasilitas agar lebih layak dan nyaman digunakan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat fungsi musholla sebagai tempat ibadah sekaligus pusat pendidikan agama di lingkungan masyarakat. Penyerahan bantuan renovasi musholla dilakukan secara langsung oleh Staf BAZNAS Bidang Pengumpulan, Rika Herdiana, yang mewakili BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pengurus Musholla Barokatul Qodiri, Ust. Yudi, yang selama ini aktif dalam mengelola kegiatan keagamaan dan pembinaan santri di musholla tersebut. Dalam kesempatan tersebut, pihak pengurus musholla menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Menurut mereka, bantuan renovasi ini sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan keagamaan dan pendidikan di musholla, khususnya bagi para santri yang rutin mengikuti kegiatan mengaji. BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa bantuan renovasi musholla ini merupakan bagian dari upaya lembaga dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat kepada program-program yang bermanfaat bagi umat. Program Bondowoso Dakwah sendiri menjadi salah satu program unggulan BAZNAS yang berfokus pada penguatan sarana ibadah, kegiatan dakwah, serta pembinaan keagamaan di berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat terus mendukung kegiatan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat, sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang religius dan kondusif bagi pembinaan generasi muda. Dengan adanya bantuan renovasi ini, diharapkan Musholla Barokatul Qodiri dapat menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman serta semakin aktif dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan. BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap sinergi antara lembaga, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat di Kabupaten Bondowoso.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan BPBD Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Warga Terdampak Bencana
BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan BPBD Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Warga Terdampak Bencana
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama BPBD Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam dengan menyalurkan bantuan material bangunan kepada salah satu warga di Kecamatan Bondowoso yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang. Peristiwa tersebut menyebabkan tembok rumah milik keluarga Bapak Saladi roboh sehingga mengakibatkan kerusakan pada bagian bangunan rumah. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni rumah karena dapat membahayakan keselamatan apabila tidak segera dilakukan perbaikan. Sebagai bentuk respons cepat terhadap kejadian tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama BPBD menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk membantu proses perbaikan rumah yang rusak. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga rumah kembali aman untuk ditempati. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lokasi bencana dan diserahkan oleh Staf Bidang Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Mohammad Hidayat, S.E. Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh keluarga Bapak Saladi dengan didampingi oleh staf dari BPBD Kabupaten Bondowoso yang turut hadir dalam proses penyaluran bantuan. Adapun bantuan material yang diberikan meliputi semen, batu bata merah, pasir, asbes, serta kayu yang akan digunakan untuk memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan proses pembangunan kembali tembok rumah dapat segera dilakukan sehingga keluarga korban dapat kembali merasa aman dan nyaman di tempat tinggalnya. Pihak keluarga Bapak Saladi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama BPBD. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam meringankan beban mereka, terutama dalam menghadapi kondisi pascabencana yang membutuhkan biaya perbaikan rumah. BAZNAS Kabupaten Bondowoso menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak musibah. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki disalurkan kembali kepada mustahik secara tepat sasaran melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Melalui kerja sama dengan BPBD Kabupaten Bondowoso, BAZNAS berharap penanganan terhadap masyarakat terdampak bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif. Sinergi antar lembaga ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam membantu warga yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam. Diharapkan dengan adanya bantuan material bangunan ini, rumah keluarga Bapak Saladi dapat segera diperbaiki dan kembali layak ditempati, sehingga aktivitas sehari-hari keluarga dapat berjalan normal kembali.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Bupati Bondowoso Bersama BAZNAS Salurkan Santunan 250 Anak Yatim dan 250 Paket Sembako Dhuafa dalam Gebyar Ramadhan 1447 H
Bupati Bondowoso Bersama BAZNAS Salurkan Santunan 250 Anak Yatim dan 250 Paket Sembako Dhuafa dalam Gebyar Ramadhan 1447 H
Bondowoso – Dalam suasana penuh keberkahan di bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan Doa Bersama dan Berbagi Ceria di Bulan yang Penuh Rahmat dan Berkah. Pada kegiatan tersebut, Bupati Bondowoso Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag menyalurkan bantuan santunan kepada 250 anak yatim serta 250 paket sembako untuk kaum dhuafa. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 21 Ramadhan 1447 H tersebut bertempat di Pendopo Raden Bagus Assra dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, pimpinan BAZNAS, serta masyarakat penerima manfaat. Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan, diiringi doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas peran aktifnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, kegiatan santunan kepada anak yatim dan bantuan sembako bagi kaum dhuafa merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang sangat penting dalam membangun solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat. Bupati juga berharap program bantuan seperti ini tidak berhenti sampai pada kegiatan Ramadhan saja, namun dapat terus berlanjut dan dikembangkan pada masa mendatang sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah dalam mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Bupati Bondowoso juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Ia menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk semakin tertib dan disiplin dalam menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Bondowoso serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Gebyar Ramadhan 1447 H. Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), para pejabat kecamatan, hingga pihak perbankan yang turut berkontribusi dalam mensukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan Gebyar Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso sebagai bagian dari upaya menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima. Pada tahun ini, kegiatan tersebut kembali dilaksanakan secara serentak di 23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso, sementara sebagian bantuan diserahkan langsung di Pendopo Bupati Bondowoso. Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, BAZNAS ingin menghadirkan kebahagiaan dan semangat berbagi di bulan Ramadhan, khususnya bagi anak-anak yatim dan masyarakat dhuafa yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Acara berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Para penerima bantuan tampak bahagia dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah dan BAZNAS. Diharapkan bantuan santunan dan sembako yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka, terutama dalam menyambut hari-hari penuh berkah di bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan Gebyar Ramadhan ini, diharapkan semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan gotong royong dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga kesejahteraan dan keadilan sosial dapat terwujud secara merata di Kabupaten Bondowoso.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Ibu Suryati melalui Program RLHB
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Ibu Suryati melalui Program RLHB
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat kurang mampu melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini diwujudkan dengan memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni kepada salah satu warga Desa Grujugan Lor, Dusun Karang Paras RT.24 RW.04, Kabupaten Bondowoso, atas nama Ibu Suryati. Ibu Suryati merupakan warga yang tergolong kurang mampu dengan kondisi ekonomi yang berada di bawah rata-rata. Sehari-hari beliau harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup dengan segala keterbatasan yang ada. Kondisi rumah yang sebelumnya ditempati juga dinilai sudah tidak layak huni, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan penghuni apabila terus ditempati tanpa perbaikan. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso melalui program RLHB mengambil langkah untuk membantu memperbaiki tempat tinggal Ibu Suryati agar lebih layak dan aman untuk ditempati. Program ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki guna membantu masyarakat yang membutuhkan. Proses pembangunan rumah layak huni ini dimulai sejak akhir bulan Februari 2026. Berkat kerja sama yang baik antara BAZNAS dan masyarakat setempat, proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan relatif cepat. Warga sekitar turut berpartisipasi secara gotong royong membantu proses pengerjaan pembangunan rumah tersebut, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Alhamdulillah, pembangunan rumah layak huni bagi Ibu Suryati telah selesai sepenuhnya atau mencapai 100 persen pada tanggal 10 Maret 2026. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang lebih baik, aman, dan nyaman untuk dihuni. Sebagai bentuk tindak lanjut sekaligus memastikan kualitas hasil pembangunan, pada 11 Maret 2026, Waka IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M, melakukan kunjungan langsung ke lokasi rumah yang telah selesai dibangun. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan secara langsung terhadap hasil pembangunan serta melihat kondisi rumah setelah rampung dikerjakan. Selain melakukan pengecekan, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan serah terima kunci rumah kepada Ibu Suryati sebagai tanda bahwa rumah tersebut telah selesai dibangun dan sudah dapat ditempati kembali. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa rumah yang sebelumnya tidak layak ditempati kini telah berubah menjadi rumah yang lebih layak, lebih aman, dan lebih baik bagi penghuninya. BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan para muzakki, khususnya para ASN dan para aghniya atau dermawan masyarakat Bondowoso yang telah menunaikan kewajibannya dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dari dana tersebut, berbagai program sosial dapat dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui pengelolaan dana zakat yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS berupaya memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik di Kabupaten Bondowoso. Dalam ajaran Islam sendiri, terdapat delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 60, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (hamba sahaya), gharim (orang yang berutang), fisabilillah, dan ibnu sabil. Dengan adanya program Rumah Layak Huni BAZNAS ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap program-program serupa dapat terus berjalan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Bondowoso Salurkan 250 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem Desil 1
BAZNAS Bondowoso Salurkan 250 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem Desil 1
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat miskin ekstrem desil 1 yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 250 paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya nyata dalam membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat. Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso. Sinergi antar lembaga ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Bantuan sembako tersebut menyasar masyarakat yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem desil 1, yaitu kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rendah. Data penerima bantuan diperoleh BAZNAS dari Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso yang dijadikan sebagai pedoman dalam proses pendistribusian bantuan, sehingga penyalurannya lebih terarah dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Dalam pelaksanaannya, masing-masing kecamatan mendapatkan alokasi penerima yang sama, yaitu 10 orang penerima bantuan. Dengan jumlah kecamatan di Kabupaten Bondowoso sebanyak 25 kecamatan, maka total keseluruhan bantuan yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso mencapai 250 penerima manfaat. Untuk kecamatan yang berada di sekitar pusat kota Bondowoso, penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di Pendopo Raden Bagus Asra Bondowoso, sementara untuk kecamatan yang memiliki jarak cukup jauh dari pusat kota, bantuan diserahkan secara serentak melalui kantor kecamatan masing-masing agar lebih efektif dan memudahkan para penerima manfaat. Acara penyaluran bantuan sembako yang dilaksanakan di Pendopo Raden Bagus Asra tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh berbagai tamu undangan dari unsur Pemerintah Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak kecamatan, serta dinas terkait lainnya yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bondowoso, Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik dalam membantu pemerintah daerah mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bondowoso. Bupati Bondowoso berharap kerja sama yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan BAZNAS dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang. Selain itu, beliau juga berharap agar bantuan yang diberikan tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif seperti sembako, tetapi juga dapat dikembangkan dalam bentuk bantuan produktif yang mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat penerima manfaat. Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, menyambut baik harapan yang disampaikan oleh Bupati Bondowoso. Ia menyampaikan bahwa fokus utama BAZNAS memang untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang termasuk dalam golongan mustahik atau delapan asnaf penerima zakat. BAZNAS Kabupaten Bondowoso sendiri memiliki sejumlah program unggulan, di antaranya Bondowoso Makmur, Bondowoso Cerdas, Bondowoso Sehat, Bondowoso Dakwah, dan Bondowoso Peduli. Melalui program-program tersebut, BAZNAS berupaya menyalurkan bantuan secara tepat guna, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun bantuan produktif yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Menurut Ketua BAZNAS, bantuan produktif seperti bantuan alat usaha dan modal usaha telah menjadi program rutin yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso setiap tahunnya dan telah disalurkan ke berbagai kecamatan di wilayah Bondowoso. Program ini memiliki potensi besar untuk membantu masyarakat meningkatkan pendapatan dan memperbaiki taraf hidup mereka. Harapan besar dari program-program tersebut adalah agar masyarakat yang awalnya hanya sebagai penerima manfaat (mustahik) suatu saat dapat bertransformasi menjadi pemberi manfaat (muzakki) yang mampu menunaikan zakatnya untuk membantu sesama. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso mewujudkan kemakmuran masyarakat melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah. Zakat melimpah, Bondowoso semakin berkah.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Beasiswa SKSS kepada Mahasiswi IAI At-Taqwa melalui Program Bondowoso Cerdas
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Beasiswa SKSS kepada Mahasiswi IAI At-Taqwa melalui Program Bondowoso Cerdas
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat melalui Program Bondowoso Cerdas. Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada seorang mahasiswi bernama Nadiatul Husna, yang berasal dari Desa Jebung Kidul RT 005 RW 001, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso. Nadiatul Husna merupakan mahasiswi semester 1 di IAI At-Taqwa Bondowoso pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus belajar dan menimba ilmu di bangku perguruan tinggi. Namun dalam perjalanannya, kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat Nadiatul Husna hampir terpaksa menghentikan kuliahnya karena tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Situasi tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Bondowoso untuk memberikan bantuan melalui program beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu namun memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan. Sebelum bantuan diberikan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terlebih dahulu melakukan proses verifikasi dan survei lapangan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Dalam kegiatan survei tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M., ditugaskan untuk turun langsung ke lokasi guna melakukan koordinasi dengan pihak desa serta pihak kampus. Dari hasil survei dan koordinasi tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa Nadiatul Husna memang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu dan sangat membutuhkan dukungan agar dapat melanjutkan pendidikannya. Berdasarkan hasil tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memutuskan untuk memberikan bantuan beasiswa melalui program SKSS. Alhamdulillah, melalui Program Bondowoso Cerdas, Nadiatul Husna resmi menerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan beasiswa ini diberikan untuk menanggung biaya kuliah selama masa studi program sarjana (S1), mulai dari semester 1 hingga semester 8 atau selama empat tahun, sehingga penerima tidak perlu lagi memikirkan beban biaya UKT selama menempuh pendidikan. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Wakil Ketua I Gugah Eko Saputro, S.E., dan Wakil Ketua II Drs. H. Moh. Arab, M.H.I. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh dosen dari IAI At-Taqwa Bondowoso, Dr. Abd. Wasik, M.H.I., serta ibu wali dari Nadiatul Husna yang turut mendampingi dalam proses penyerahan bantuan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan harapannya agar bantuan beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Nadiatul Husna untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus dan meraih masa depan yang lebih baik. Ia juga menegaskan bahwa program SKSS merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menciptakan generasi muda yang berpendidikan, sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Sementara itu, Nadiatul Husna bersama keluarganya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut memberikan harapan baru bagi dirinya untuk tetap melanjutkan kuliah dan meraih cita-cita tanpa harus terbebani oleh biaya pendidikan. Melalui Program Bondowoso Cerdas, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan. Diharapkan semakin banyak generasi muda dari keluarga kurang mampu yang dapat meraih pendidikan tinggi dan kelak menjadi sumber daya manusia yang berkontribusi bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Peringatan Nuzulul Qur’an di Bondowoso: BAZNAS Salurkan Santunan Yatim dalam Kebersamaan Ulama dan Pemerintah
Peringatan Nuzulul Qur’an di Bondowoso: BAZNAS Salurkan Santunan Yatim dalam Kebersamaan Ulama dan Pemerintah
Bondowoso – Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dalam sebuah kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat di Graha NU Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bondowoso dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, serta Ketua Umum MUI Kabupaten Bondowoso KH. Asy’ari Fasha, Lc. Kehadiran para tokoh pemerintah dan ulama ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan religius di tengah masyarakat. Peringatan Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, meningkatkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia juga mengapresiasi langkah BAZNAS yang mengisi momentum tersebut dengan kegiatan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting karena mampu menghadirkan nilai-nilai keislaman yang seimbang antara ibadah spiritual dan kepedulian sosial. Bupati juga berharap agar program-program sosial yang dilaksanakan oleh BAZNAS dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Bondowoso. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa santunan anak yatim dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya berfungsi sebagai lembaga penghimpun dana umat, tetapi juga sebagai lembaga yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ketua Umum MUI Kabupaten Bondowoso KH. Asy’ari Fasha, Lc. juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak umat Islam untuk memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an, terutama pada bulan Ramadhan yang penuh keberkahan. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan. Para anak yatim yang menerima santunan tampak bahagia dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS serta dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS, MUI, dan IPHI juga diharapkan dapat terus memperkuat program-program keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi umat, sehingga tercipta masyarakat Bondowoso yang religius, peduli, dan sejahtera.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Al-Mun’im
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Al-Mun’im
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menyalurkan bantuan sarana ibadah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan fasilitas keagamaan di tengah masyarakat. Bantuan tersebut diberikan kepada Musholla Al-Mun’im berupa karpet ibadah guna menunjang kenyamanan jamaah dalam melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Budi Hartono, S.H. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ustadzah Siti Aisyah, yang merupakan pengajar di Musholla Al-Mun’im. Dalam kesempatan tersebut, Budi Hartono menyampaikan bahwa bantuan sarana ibadah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung kegiatan dakwah dan pembinaan keagamaan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, musholla memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. “BAZNAS berupaya agar dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Salah satunya melalui bantuan sarana ibadah yang dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah,” ujarnya. Sementara itu, Ustadzah Siti Aisyah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Musholla Al-Mun’im. Ia berharap bantuan karpet tersebut dapat mendukung kegiatan ibadah dan pembelajaran agama yang selama ini rutin dilaksanakan di musholla tersebut. Menurutnya, musholla tidak hanya digunakan untuk pelaksanaan shalat berjamaah, tetapi juga menjadi tempat kegiatan mengaji bagi anak-anak serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya bantuan karpet baru, diharapkan jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk. BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan yang bermanfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan keagamaan. Bantuan sarana ibadah ini menjadi salah satu bentuk dukungan BAZNAS dalam memperkuat fungsi musholla dan masjid sebagai pusat kegiatan spiritual serta pembinaan umat. Melalui berbagai program yang dijalankan, BAZNAS berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Bondowoso. Bantuan seperti ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mempererat semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan yang religius dan harmonis.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS dan BPBD Bondowoso Bersinergi Pulihkan Rumah Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Kecamatan Binakal
BAZNAS dan BPBD Bondowoso Bersinergi Pulihkan Rumah Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Kecamatan Binakal
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam dengan berkolaborasi bersama BPBD Kabupaten Bondowoso dalam rangka pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso. Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Kondisi ini tentu berdampak pada kenyamanan dan keselamatan para penghuni rumah, sehingga diperlukan penanganan dan perbaikan secara cepat agar warga dapat kembali menempati rumahnya dengan aman. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan berupa bahan material bangunan untuk perbaikan rumah yang rusak akibat bencana tersebut. Total bantuan yang disalurkan senilai Rp5.500.000,-. Bantuan ini diperuntukkan bagi dua warga terdampak, yakni Bapak Sunari dan Bapak Obet Dirahman, yang rumahnya mengalami kerusakan cukup signifikan. Serah terima bantuan secara simbolis dilakukan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, S.T., M.M. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan kepada warga terdampak untuk digunakan dalam proses perbaikan rumah. Dalam kesempatan tersebut, KH. Akhmadi menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki disalurkan kembali kepada mustahik, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan akibat bencana alam. Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Bondowoso menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan BPBD dalam upaya pemulihan pascabencana. Kolaborasi ini dinilai sangat penting untuk mempercepat proses penanganan serta memastikan bantuan tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan bahan material yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperbaiki rumah warga yang rusak. Dengan demikian, setelah proses perbaikan selesai, rumah tersebut dapat kembali ditempati dengan lebih aman dan nyaman. Melalui sinergi antara BAZNAS dan BPBD, diharapkan upaya pemulihan pascabencana di Kecamatan Binakal dapat berjalan dengan baik dan masyarakat terdampak dapat segera bangkit serta melanjutkan aktivitas sehari-hari. Program kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong merupakan kekuatan utama dalam menghadapi dan mengatasi dampak bencana.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Warga Desa Grujugan Lor
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Warga Desa Grujugan Lor
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Suryati, warga Desa Grujugan Lor, Dusun Karang Paras RT 24 RW 04, Kabupaten Bondowoso. Ibu Suryati merupakan warga dengan kondisi ekonomi prasejahtera yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang tidak menentu membuat kondisi tempat tinggal yang dihuni bersama keluarga tidak dapat diperbaiki secara mandiri. Rumah yang ditempati sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak huni, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan penghuni, terutama saat musim hujan dan angin kencang. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso melalui program RLHB mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh. Program ini bertujuan memberikan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah. Sebelum pelaksanaan pembangunan dimulai, BAZNAS terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat guna memastikan bahwa bantuan rumah layak huni benar-benar tepat sasaran. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah. Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan survei lokasi untuk memastikan kondisi riil bangunan dan kebutuhan perbaikan yang harus dilakukan. Dalam kegiatan survei tersebut, turun langsung Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M., bersama staf Mohammad Hidayat, S.E. Kehadiran pimpinan BAZNAS di lapangan menunjukkan keseriusan lembaga dalam memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana. Alhamdulillah, proses pembangunan rumah saat ini telah berjalan dan per hari ini progresnya telah mencapai sekitar 25 persen. Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan harapan hasil akhir dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi Ibu Suryati dan keluarganya. BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap proses pembangunan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar hingga mencapai 100 persen, sehingga rumah tersebut benar-benar layak ditempati dan memberikan rasa aman bagi penghuninya. Bantuan RLHB ini menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat dalam meningkatkan kualitas hidup mustahik. Melalui program-program kemanusiaan seperti RLHB, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berupaya hadir di tengah masyarakat, membantu mereka yang membutuhkan, serta mendukung program pemerintah daerah dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, bantuan ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga membawa harapan dan semangat baru bagi Ibu Suryati dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., mengatakan, pemanfaatan ZIS memiliki aturan penggunaan yang jelas dan tidak dapat dialihkan di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. “Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/2/2026). Ia menegaskan, ZIS hanya dapat diperuntukkan bagi delapan golongan penerima (asnaf) sebagaimana diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab atau hamba sahaya, gharimin atau orang yang terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal. Menurut Rizaludin, ketentuan tersebut menjadi rambu atau dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS sehingga seluruh proses penghimpunan hingga pendistribusian harus tetap berada dalam koridor syariah dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan, secara kelembagaan maupun sumber pendanaan, program MBG dan pengelolaan zakat berada pada sistem yang berbeda. Program MBG merupakan program pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang penggunaannya diatur secara ketat dalam syariat Islam. "Karena itu, penggunaan dana zakat tidak dapat dialihkan untuk program yang tidak masuk dalam kategori asnaf, termasuk program MBG," ujarnya. Ia menambahkan, pengelolaan zakat di BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip tersebut menjadi dasar agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai ajaran agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam implementasinya, Rizaludin menyampaikan, program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS yang dikelola BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan yang termasuk dalam kategori delapan asnaf. Sejalan dengan itu, Rizaludin juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Ia menegaskan, amanah para muzaki tetap terjaga dan seluruh dana zakat disalurkan secara tepat sasaran bagi fakir miskin serta kelompok rentan di berbagai daerah di Indonesia. “Kami (BAZNAS) menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Masyarakat bisa melihat laporan secara keseluruhan di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” ujar Rizaludin.
BERITA27/02/2026 | Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM
Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG, Kemenag: Penyalurannya Sesuai Syariat untuk Delapan Asnaf
Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG, Kemenag: Penyalurannya Sesuai Syariat untuk Delapan Asnaf
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang dikaitkan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG). Thobib memastikan penyaluran zakat dilakukan sesuai dengan ketentuan Syariat. Zakat yang dihimpun disalurkan, pada delapan ashnaf (golongan) sebagaimana diatur dalam Surat Al-Taubah ayat 60. Delapan ashnaf itu terdiri atas: fakir (orang yang tidak memiliki harta dan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan dasar), miskin (orang yang punya pekerjaan tapi hasilnya tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari), amil (petugas yang sesuai dengan ketentuan ditetapkan sebagai pengelola zakat), muallaf (orang yang baru masuk Islam), riqab (hamba sahaya), gharimin (orang yang terlilit hutan), fisabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), dan ibnu sabil (orang yang dalam perjalanan). “Tidak ada kebijakan zakat untuk MBG. Kami pastikan penyaluran zakat dilakukan sesuai Syariat dan peraturan perundang-undangan. Zakat diperuntukkan bagi delapan golongan ashnaf sebagaimana tercantum dalam QS. At-Taubah ayat 60 serta diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Prinsip ini menjadi landasan utama dalam tata kelola zakat nasional,” tegas Thobib Al Asyhar di Jakarta, Jumat (20/2/2026). Menurut Thobib, dalam Pasal 25 UU No 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, diatur bahwa zakat wajib didistribusikan kepada mustahik sesuai dengan syariat Islam. Mustahik adalah orang yang berhak menerima zakat. Sementara pada pasal 26, ditegaskan bahwa pendistribusian zakat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25, dilakukan berdasarkan skala prioritas dengan memperhatikan prinsip pemerataan, keadilan, dan kewilayahan. “Zakat adalah amanah umat yang harus dijaga dan disalurkan sesuai ketentuan Syariat. Hak para mustahik adalah prioritas dalam setiap kebijakan pengelolaan dana zakat,” lanjutnya. Thobib juga menegaskan bahwa pengelolaan zakat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel melalui lembaga resmi yang diawasi dan diaudit secara berkala, baik melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ). “Saya mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakatnya pada lembaga pengelola zakat yang memiliki izin resmi dari pemerintah, baik Baznas maupun LAZ. Untuk akuntabilitas, kinerja mereka juga diaudit oleh auditor independen secara berkala,” tandasnya.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 per bulan
BAZNAS RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 per bulan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan nisab zakat penghasilan dan jasa tahun 2026 sebesar Rp7.640.144 per bulan atau senilai Rp91.681.728 per tahun. Penetapan tersebut merupakan hasil musyawarah nisab zakat pendapatan dan jasa pada Jumat (20/2/2026), dengan mempertimbangkan aspek syariah, regulasi, serta kondisi ekonomi masyarakat. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Dirzawa Kemenag RI) Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag., menegaskan, Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 31 Tahun 2019 serta Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 3 tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan tetap menjadi rujukan dalam penetapan nisab zakat penghasilan di Indonesia. Ia menyampaikan, penggunaan standar emas sebagai acuan merupakan upaya menghadirkan ukuran yang lebih objektif dengan mempertimbangkan kemaslahatan Mustahik dan muzakki. Penetapan nisab ini mengacu pada harga emas 14 karat dengan nilai setara 85 gram emas, sehingga menghasilkan angka Rp91.681.728 per tahun atau Rp7.640.144 per bulan. Harga diperoleh dari harga rata-rata emas selama tahun 2025. Angka tersebut menjadi standar batas minimal penghasilan bagi seorang muslim untuk dikenai kewajiban zakat sebesar 2,5 persen. Nilai nisab tahun ini mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan tahun 2025. Penyesuaian ini selaras dengan tren kenaikan upah tahunan yang tercatat sebesar 6,17 persen. Ia menambahkan, penetapan emas 14 karat masih selaras dengan regulasi yang berlaku saat ini. Dalam PMA Nomor 31 Tahun 2019 tidak diatur secara spesifik mengenai j enis karat emas, sehingga pada tataran implementasi BAZNAS diberikan kewenangan untuk menetapkan standar jenis karat atas 85 gram emas dengan tetap mempertimbangkan aspek kemaslahatan mustahik. Menurutnya, dinamika kajian terkait standar nisab merupakan bagian dari proses ijtihad untuk memastikan kebijakan yang diambil tetap adaptif terhadap perkembangan zaman. Karena itu, implementasinya perlu terus dikawal melalui sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan zakat agar pengelolaan zakat nasional berjalan terarah, terukur, dan mampu menghadirkan kemaslahatan yang semakin luas bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menegaskan, penetapan nisab tidak boleh ditunda karena menyangkut kepastian hukum dan keseragaman tata kelola zakat nasional. “Kita tidak boleh membiarkan adanya kekosongan standar. Dalam pengelolaan zakat nasional harus ada patokan yang jelas, karena yang menjadi regulator dalam hal ini adalah BAZNAS. Standar ini menjadi rujukan bagi seluruh pengelola zakat,” ujarnya. Menurutnya, dalam pembahasan tersebut BAZNAS tidak hanya mempertimbangkan aspek normatif, tetapi juga dampaknya terhadap layanan kepada Mustahik yang selama ini telah dilaksanakan melalui berbagai program pengentasan kemiskinan. Karena itu, keputusan penggunaan emas 14 karat merupakan bentuk keseimbangan antara kepatuhan terhadap ketentuan syariah dan kemaslahatan umat, dengan tetap memperhatikan rata-rata pendapatan masyarakat agar tidak memberatkan muzaki namun optimal bagi pemberdayaan mustahik. Penetapan standar emas 14 karat dipandang relevan karena memiliki nilai yang relatif sepadan dengan harga beras premium, sekaligus tetap mengacu pada parameter perak dan Pendapatan Tidak Kena Zakat (PTKZ). Dengan demikian, kebijakan ini dinilai mampu menjaga keseimbangan antara aspek keadilan bagi muzaki dan perlindungan terhadap mustahik. "Sehingga pengambilan keputusan nisab ini telah memenuhi unsur Aman Syar'i, Aman Regulasi serta memperhatikan kepentingan Muzaki dan mustahik," ujar Kiai Noor. Keputusan musyawarah ini kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua BAZNAS no.15 tahun 2026 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa tahun 2026 pada Sabtu (21/2/2026). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua dan Pimpinan BAZNAS RI, yakni Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A.; Prof. (HC). Dr. Zainulbahar Noor, S.E., M.Ec.; Prof. Ir. H. Muhamad Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D.; Saidah Sakwan, M.A.; Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM; Kolonel CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani; KH. Achmad Sudrajat, Lc., M.A.; Deputi I BAZNAS Mohamad Arifin Purwakananta; Deputi II BAZNAS Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; serta Sekretaris BAZNAS H. Subhan Cholid, Lc., M.A. Turut hadir para pakar syariah, antara lain Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik Dekan FEM IPB dan Dr. Oni Sahroni, Lc., M.A., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Inisiatif Zakat Indonesia. Kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta, BAZNAS Kota Bekasi, BAZNAS Kabupaten Bogor, BAZNAS Kabupaten Tangerang, dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, serta Dewan Pengawas Syariah dari sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ), seperti Lazis Muhammadiyah, Lazis ASFA, LAZ Baitul Maal Hidayatullah, dan LAZ Rumah Zakat. Selain itu, BAZNAS provinsi serta kabupaten/kota dari seluruh Indonesia turut berpartisipasi secara daring.
BERITA24/02/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS dan BPBD Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Korban Longsor di Kecamatan Botolinggo
BAZNAS dan BPBD Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Korban Longsor di Kecamatan Botolinggo
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Bondowoso dalam menyalurkan bantuan air bersih dan tandon air bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Petung dan Desa Penang, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan BAZNAS terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Bencana tanah longsor yang terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan kerusakan pada aliran sumber air warga. Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya aktivitas masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan air minum, mandi, hingga mencuci. Sebagai respon cepat terhadap kondisi tersebut, BAZNAS hadir untuk membantu masyarakat melalui penyaluran bantuan air bersih dan fasilitas tandon air. Bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan Bondowoso Peduli, yang difokuskan pada penanganan masyarakat terdampak bencana. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan diserahkan secara langsung oleh Waka IV BAZNAS, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M. kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Bapak Kristianto Putro Prasojo, S.T., M.M. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa sinergi antara BAZNAS dan BPBD menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana. Setelah proses penyerahan, bantuan segera disalurkan oleh tim BPBD di lapangan kepada warga Desa Petung dan Desa Penang. Kehadiran bantuan air bersih tersebut disambut dengan rasa syukur oleh masyarakat setempat. Warga mengaku sangat terbantu karena bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan harian yang sempat terganggu akibat kerusakan sumber air. Masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS, BPBD, dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat penting dalam membantu pemulihan kondisi pascabencana. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana. Sinergi antara lembaga pemerintah dan lembaga sosial diharapkan mampu mempercepat proses penanganan bencana serta memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat dan efektif. Program Bondowoso Peduli menjadi salah satu wujud nyata peran BAZNAS dalam bidang kemanusiaan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membantu sesama. Dengan adanya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, diharapkan masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal.
BERITA19/02/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Marhaban Ya Ramadhan 1447 H: Awali dengan Niat Terbaik Bersama BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO
Marhaban Ya Ramadhan 1447 H: Awali dengan Niat Terbaik Bersama BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO
Selamat datang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Bulan yang penuh rahmat, ampunan dan keberkahan ini kembali menyapa umat Muslim, termasuk masyarakat Kota Makassar dan seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Ramadan bukan sekadar pergantian bulan dalam kalender Hijriah, tetapi momentum perubahan diri, peningkatan ibadah dan penguatan kepedulian sosial. BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh umat Muslim untuk menyambut Ramadan dengan niat terbaik: memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperkuat solidaritas terhadap sesama. Marhaban Ya Ramadhan bukan sekedar ucapan, namun mencerminkan kebahagiaan dan kesiapan hati dalam menyambut bulan yang istimewa, diantara beberapa keistimewaan bulan Ramadan adalah pahala amal ibadah dilipat gandakan, pintu Surga dibuka selebar-lebarnya, pintu Neraka ditutup, setan-setan dibelenggu dab terdapat satu malam di Bulan Ramadhan yaitu malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan. Awali Ramadan dengan Persiapan yang Tepat Agar ibadah berjalan optimal, ada beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan sejak hari pertama: Meluruskan Niat Puasa Ramadan adalah ibadah yang membutuhkan niat tulus karena Allah SWT. Niat yang benar akan menjaga konsistensi ibadah selama 30 hari penuh. Mengetahui Jadwal Imsakiyah Kabupaten Bondowoso 1447 H Menjalankan puasa dengan tepat waktu membutuhkan panduan yang akurat untuk membantu menjaga ketepatan ibadah setiap hari. Silakan unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M yang diterbitkan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso yang disusun berdasarkan data resmi Kementerian Agama Republik Indonesia di link https://kabbondowoso.baznas.go.id/pemberitahuan Ramadan: Bukan Hanya Menahan Lapar dan Dahaga Puasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga: - Menahan amarah - Menjaga lisan - Menghindari perbuatan sia-sia - Memperbanyak amal kebaikan Ramadan adalah bulan pembinaan diri. Setiap hari adalah latihan kesabaran dan ketakwaan. Namun ada satu aspek yang sering terlupakan: kepedulian sosial. Menguatkan Kepedulian di Bulan Suci Ramadan mengajarkan kita merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara yang kekurangan. Rasa lapar yang kita alami seharusnya menumbuhkan empati dan keinginan untuk membantu. Di sinilah peran zakat, infak, dan sedekah menjadi sangat penting. Sebagai lembaga resmi pemerintah, BAZNAS Kabupaten Bondowoso hadir untuk menghimpun dan menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) secara amanah, transparan dan profesional. Program BAZNAS Kabupaten Bondowoso 1. Bondowoso Makmur 2. Bondowoso Cerdas 3. Bondowoso Sehat 4. Bondowoso Dakwah 5. Bondowoso Peduli Dana yang dihimpun dari masyarakat disalurkan untuk: - Fakir dan miskin - Pendidikan anak dhuafa - Layanan kesehatan -Layanan Kesehatan - Pemberdayaan UMKM - Bantuan kebencanaan - Program kemanusiaan di Kabupaten Bondowoso Dengan menunaikan zakat melalui lembaga resmi, Anda ikut membangun kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Mengapa Ramadan Waktu Terbaik Membayar Zakat? Ada beberapa alasan mengapa Ramadan menjadi momentum terbaik untuk menunaikan ZIS: Pahala Berlipat Ganda - Amal kebaikan di bulan Ramadan memiliki nilai yang lebih besar dibanding bulan lainnya. Momentum Spiritual - Hati lebih lembut dan mudah tersentuh untuk berbagi. Kebutuhan Meningkat - Banyak masyarakat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga Idul Fitri. Menunda zakat berarti menunda manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Ramadan 1447 H: Saatnya Bergerak Bersama Ramadan adalah bulan kebersamaan. Kebersamaan dalam ibadah dan kebersamaan dalam berbagi. Mari jadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna dengan: ?? Puasa tepat waktu ?? Sholat lebih khusyuk ?? Sedekah lebih rutin ?? Zakat ditunaikan melalui lembaga resmi Karena zakat bukan hanya kewajiban, tetapi solusi sosial. <span style="font-family: '__Inter_Fallback_f36
BERITA19/02/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan LDNU Gelar Syiar Dakwah Ramadhan melalui Siaran Radio
BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan LDNU Gelar Syiar Dakwah Ramadhan melalui Siaran Radio
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso bekerja sama dengan LDNU Cabang Bondowoso dalam menyelenggarakan kegiatan Syiar Dakwah selama bulan suci Ramadhan. Program dakwah ini disiarkan secara langsung melalui Radio Pasopati Bondowoso sebagai media penyebaran informasi dan edukasi keagamaan kepada masyarakat luas. Kegiatan syiar dakwah ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat selama bulan Ramadhan. Siaran dakwah akan diisi oleh berbagai narasumber yang berasal dari tokoh agama serta para pimpinan BAZNAS, yang akan menyampaikan materi seputar keutamaan bulan Ramadhan dan nilai-nilai ibadah di dalamnya. Tema yang diangkat dalam rangkaian siaran dakwah tersebut mencakup pembahasan mengenai amalan-amalan di bulan Ramadhan, peningkatan kualitas ibadah, serta pentingnya menumbuhkan kepedulian sosial. Selain itu, materi dakwah juga menitikberatkan pada edukasi mengenai zakat, infak, dan sedekah, yang merupakan bagian penting dari ajaran Islam dan memiliki peran besar dalam membangun kesejahteraan umat. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan LDNU Cabang Bondowoso berharap masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kewajiban zakat serta keutamaan berbagi kepada sesama, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Siaran radio dipilih sebagai media dakwah karena memiliki jangkauan luas dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Pihak BAZNAS menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antar lembaga dalam memperkuat syiar Islam sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara teratur melalui lembaga resmi. Dengan demikian, penghimpunan dan penyaluran dana umat dapat dilakukan secara optimal dan tepat sasaran. Kegiatan syiar dakwah Ramadhan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian ilmu agama, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dan masyarakat. Melalui kerja sama ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan LDNU Cabang Bondowoso berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang bermanfaat, sehingga bulan Ramadhan dapat dimaknai sebagai momentum peningkatan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian terhadap sesama.
BERITA18/02/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bondowoso.

Lihat Daftar Rekening →