BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN BAGI KORBAN BENCANA KEBAKARAN DI DESA WONOSARI

Bondowoso, 15 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana melalui penyaluran bantuan kepada korban kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso.

Bantuan tersebut diberikan kepada dua mustahik yang terdampak bencana kebakaran, yaitu Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori. Penyaluran bantuan menjadi salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat musibah yang dialami.

Bantuan diserahkan secara langsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., kepada Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori sebagai penerima manfaat.

Total bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso sebesar Rp3.000.000. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp1.500.000.

Dalam kegiatan penyerahan tersebut, mahasiswa dari UNTAQ dan STAI Al Utsmani yang sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di BAZNAS Kabupaten Bondowoso turut serta dalam proses penyerahan bantuan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari pengalaman mereka dalam menyaksikan secara langsung kegiatan sosial dan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bentuk Kepedulian BAZNAS terhadap Korban Bencana-Bencana kebakaran dapat menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat, terutama ketika menyebabkan kerusakan terhadap tempat tinggal maupun barang-barang yang menjadi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut tentunya membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.

Melalui bantuan yang diberikan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak musibah. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan setelah terjadinya bencana.

Bantuan sebesar Rp1.500.000 untuk masing-masing penerima diharapkan dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak. Meskipun tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori beserta keluarga.

Penyaluran bantuan ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial BAZNAS Kabupaten Bondowoso terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan dukungan. Optimalisasi ZIS untuk Membantu Masyarakat, penyaluran bantuan bagi korban bencana kebakaran merupakan salah satu bentuk pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Dana ZIS yang dihimpun melalui BAZNAS diupayakan dapat disalurkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat secara nyata kepada masyarakat. Salah satunya adalah bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana dan membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan setelah mengalami musibah.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya menjalankan amanah para muzaki dan donatur agar dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan beban masyarakat.

Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang terdampak bencana diharapkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membantu mereka bangkit dan kembali memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan Diharapkan Meringankan Beban Penerima bagi korban bencana, dukungan dari berbagai pihak memiliki arti penting dalam menghadapi kondisi setelah musibah. Bantuan yang diberikan dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sesuai dengan kondisi masing-masing penerima.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang diterima oleh Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi keperluan yang dibutuhkan setelah terjadinya kebakaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban yang sedang dihadapi serta memberikan dukungan kepada para penerima manfaat dalam menjalani masa pemulihan.

Kepedulian terhadap korban bencana juga merupakan bagian dari semangat untuk saling membantu dan menguatkan sesama. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, masyarakat yang terdampak diharapkan dapat lebih kuat dalam menghadapi musibah dan perlahan kembali menjalani aktivitasnya.

Mahasiswa PPL Turut Terlibat dalam Penyerahan Bantuan, egiatan penyerahan bantuan turut diikuti oleh mahasiswa PPL dari UNTAQ dan STAI Al Utsmani yang sedang melaksanakan praktik di BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain menjadi bagian dari kegiatan PPL, pengalaman tersebut juga memberikan pembelajaran mengenai kepedulian sosial dan peran lembaga zakat dalam membantu masyarakat.

Melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial seperti ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga memiliki peran nyata dalam memberikan manfaat dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

 

 

BAZNAS Terus Hadir untuk Masyarakat BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan kepada korban bencana kebakaran di Desa Wonosari menjadi salah satu wujud nyata kepedulian tersebut. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima sekaligus menjadi bentuk dukungan agar mereka dapat menghadapi kondisi pascabencana.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan sebesar Rp3.000.000 yang disalurkan kepada Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori dapat digunakan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat bagi keluarga masing-masing. Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban, membantu memenuhi keperluan yang dibutuhkan, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk kembali bangkit setelah mengalami musibah.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga menyampaikan doa agar Bapak Anwari dan Bapak Sofyan Ansori beserta keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan dalam menghadapi ujian yang sedang dialami.

Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS Kabupaten Bondowoso menjadi amal kebaikan bagi para muzaki dan donatur serta memberikan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI. ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH.

15/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN MODAL KERJA UNTUK 15 PELAKU UMKM TAPE, DORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT

Bondowoso, 1 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi dan kemandirian masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan modal kerja kepada 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tape di Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Bondowoso pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri atas para pelaku UMKM, narasumber, perwakilan pemerintah daerah, serta tamu undangan. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, mencerminkan semangat para pelaku usaha untuk terus mengembangkan potensi ekonomi yang mereka miliki.

Dalam penyaluran tersebut, masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan modal kerja sebesar Rp1.000.000. Dengan jumlah penerima sebanyak 15 pelaku UMKM, total bantuan modal kerja yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso mencapai Rp15.000.000.

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai tambahan modal dalam menjalankan kegiatan usaha. Modal yang diterima dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan usaha, mendukung keberlangsungan proses produksi, sekaligus memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha tape yang selama ini menjadi salah satu potensi ekonomi masyarakat Bondowoso.

Wujud Nyata Optimalisasi Zakat untuk Pemberdayaan Ekonomi

Penyaluran bantuan modal kerja ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam mengoptimalkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Zakat tidak hanya dihadirkan dalam bentuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga diarahkan untuk mendorong penerima manfaat agar memiliki kemampuan untuk meningkatkan taraf kehidupan secara mandiri. Melalui program pemberdayaan ekonomi, dana ZIS diupayakan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu masyarakat memperkuat usaha yang telah mereka jalankan.

Para pelaku UMKM tape menjadi salah satu kelompok masyarakat yang memiliki potensi untuk terus berkembang. Dengan adanya dukungan modal kerja, diharapkan mereka dapat meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas dan keberlangsungan usaha, serta mengembangkan pemasaran produk sehingga memiliki peluang yang semakin besar untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Bagi pelaku usaha mikro, tambahan modal meskipun dalam jumlah yang tidak terlalu besar dapat memiliki arti penting dalam menjaga roda usaha tetap berjalan. Modal tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, mendukung proses produksi maupun memenuhi kebutuhan operasional lainnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti pada penyerahan secara simbolis, tetapi benar-benar dapat memberikan manfaat dan menjadi tambahan kekuatan bagi penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas usaha sehari-hari.

Mendorong UMKM Tape Semakin Produktif

Kabupaten Bondowoso memiliki potensi produk unggulan yang telah dikenal luas oleh masyarakat, salah satunya adalah tape. Produk berbahan dasar singkong tersebut telah menjadi bagian dari identitas kuliner daerah sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi sebagian masyarakat.

Di balik produk tape yang sampai kepada konsumen, terdapat para pelaku usaha mikro yang menjalankan proses produksi secara mandiri maupun bersama keluarga. Mereka menjadi bagian penting dalam rantai perekonomian masyarakat karena kegiatan usaha yang dilakukan turut menciptakan perputaran ekonomi di lingkungan sekitar.

Dengan adanya program bantuan modal kerja dari BAZNAS Kabupaten Bondowoso, para pelaku UMKM tape diharapkan semakin terdorong untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha mereka.

Dukungan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, memperbaiki pengelolaan usaha, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.

Pemberdayaan ekonomi yang dilakukan secara berkelanjutan pada akhirnya diharapkan mampu menciptakan perubahan positif. Para pelaku usaha tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga semakin memiliki kemampuan untuk mengembangkan usahanya secara mandiri.

Perkuat Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Daerah

Kegiatan penyaluran bantuan modal kerja bagi pelaku UMKM tape tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan UMKM.

Sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi yang lebih kuat. Pelaku UMKM membutuhkan tidak hanya dukungan permodalan, tetapi juga pendampingan, peningkatan kapasitas, akses informasi, pemasaran, serta pengetahuan mengenai pengelolaan usaha.

Karena itu, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung kemajuan pelaku usaha mikro di Kabupaten Bondowoso.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bondowoso Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Bapak Dodik Siregar. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.

Hadir pula Pimpinan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso, Ir. Hergiar Yuli Pramanto, S.T., M.T., beserta para staf.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang Usaha Mikro Diskoperindag Kabupaten Bondowoso, Bapak Achmad Syaihu, yang turut memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor usaha mikro di Kabupaten Bondowoso.

Dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hadir narasumber dari Dinas Koperasi Jawa Timur, Bapak Anton Widodo, S.E., M.A. Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Diskoperindag serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso.

Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan kepada peserta, khususnya dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menjalankan kegiatan usaha secara lebih baik, produktif, dan berkelanjutan.

Bantuan Modal Diharapkan Menjadi Penguat Usaha

Bagi para penerima manfaat, bantuan modal kerja yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Bondowoso diharapkan dapat menjadi tambahan kekuatan untuk terus mempertahankan usaha di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.

Pengembangan usaha mikro membutuhkan ketekunan, kreativitas, dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar. Karena itu, dukungan modal yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak sesuai kebutuhan usaha sehingga mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap para penerima manfaat dapat terus meningkatkan semangat kewirausahaan dan tidak berhenti untuk belajar. Dengan usaha yang dikelola secara baik, produktivitas yang meningkat, serta dukungan dari berbagai pihak, UMKM diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat.

Lebih jauh, pemberdayaan pelaku UMKM juga memiliki dampak sosial yang luas. Ketika sebuah usaha berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga dapat memberikan dampak kepada keluarga, pekerja, pemasok bahan baku, hingga masyarakat di lingkungan sekitar.

Dengan demikian, program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal kerja menjadi salah satu bentuk upaya BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam menghadirkan manfaat ZIS secara nyata di tengah masyarakat.

ZIS sebagai Instrumen Membangun Kemandirian

BAZNAS Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang luas dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Program pemberdayaan ekonomi merupakan bagian dari ikhtiar tersebut. Melalui program ini, mustahik dan penerima manfaat didorong untuk memiliki kesempatan memperkuat kemampuan ekonominya melalui usaha yang dijalankan.

Harapannya, bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi. Dari bantuan modal, kemudian berkembang menjadi usaha yang semakin produktif, pendapatan keluarga meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat ikut terdorong.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan harapan agar bantuan modal kerja sebesar Rp15 juta yang disalurkan kepada 15 pelaku UMKM tape tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Setiap bantuan yang diterima diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperkuat usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso akan terus berupaya membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, perangkat daerah, dunia pendidikan, komunitas, serta berbagai pihak lainnya dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Semoga para pelaku UMKM tape yang menerima bantuan senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan usahanya, semakin produktif, usahanya berkembang, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Semoga ikhtiar bersama dalam mengoptimalkan zakat, infak, dan sedekah ini menjadi jalan kebaikan serta memberikan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Bondowoso.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Berzakat Ke BAZNAS : Aman Syar’I, Aman Regulasi, Aman NKRI

ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH.

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS KABUPATEN BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN SEMBAKO BAGI 50 VETERAN PEJUANG KEMERDEKAAN

BONDOWOSO – Sebagai bentuk kepedulian sekaligus penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan sembako kepada para veteran pejuang kemerdekaan di Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 50 orang veteran pejuang kemerdekaan menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut.

Bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian BAZNAS Kabupaten Bondowoso kepada para veteran yang telah memiliki jasa besar dalam perjalanan bangsa Indonesia. Perjuangan dan pengabdian para veteran menjadi bagian penting dari sejarah bangsa yang patut dikenang, dihargai, dan diteruskan nilai-nilai perjuangannya oleh generasi penerus.

Bentuk Penghargaan kepada Para Pejuang Kemerdekaan

Kemerdekaan Republik Indonesia yang dinikmati masyarakat hingga saat ini tidak terlepas dari perjuangan panjang para pahlawan dan pejuang bangsa. Mereka telah memberikan tenaga, pikiran, waktu, serta pengabdian demi mewujudkan Indonesia yang merdeka.

Oleh karena itu, memberikan perhatian kepada para veteran merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan mereka.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso berupaya mengambil bagian dalam memberikan perhatian tersebut melalui penyaluran bantuan sembako. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi simbol kepedulian kepada para veteran pejuang kemerdekaan yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.

Meskipun bantuan yang diberikan tidak dapat membalas seluruh jasa perjuangan mereka, setidaknya bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi wujud penghargaan dan perhatian dari masyarakat melalui BAZNAS Kabupaten Bondowoso.

Bantuan Diserahkan melalui Pemerintah Daerah

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso.

Bantuan secara langsung diserahkan oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Waka IV Ust. H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M., kepada staf Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso.

Selanjutnya, bantuan tersebut akan disampaikan kepada para veteran pejuang kemerdekaan yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso dalam penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh para penerima manfaat secara tepat.

Kerja sama tersebut juga menunjukkan bahwa perhatian terhadap para veteran merupakan tanggung jawab bersama. Berbagai pihak dapat mengambil peran sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk memberikan dukungan dan penghargaan kepada para pejuang bangsa.

50 Veteran Menerima Paket Sembako

Sebanyak 50 orang veteran pejuang kemerdekaan menerima bantuan sembako dalam kegiatan tersebut.

Setiap penerima mendapatkan satu paket bantuan yang terdiri atas kebutuhan pokok sehari-hari, yaitu:

  • Minyak goreng, Gula kemasan, dan Beras

Paket sembako tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari para veteran dan keluarga.

Bantuan kebutuhan pokok menjadi salah satu bentuk kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan rumah tangga para penerima manfaat.

Menghadirkan Manfaat Dana ZIS

Penyaluran bantuan sembako bagi veteran juga menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso.

BAZNAS memiliki komitmen untuk terus mengoptimalkan dana ZIS agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berbagai bentuk bantuan dapat disalurkan sesuai dengan program dan ketentuan yang berlaku, termasuk bantuan sosial dan kemanusiaan seperti yang diberikan kepada para veteran pejuang kemerdekaan.

Kepercayaan masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS merupakan amanah yang harus dijaga. Karena itu, penyaluran dana ZIS terus diarahkan agar memberikan manfaat secara tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh penerima manfaat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

 

Mengenang Jasa dan Pengabdian Veteran

Para veteran merupakan bagian dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Pengabdian dan perjuangan mereka menjadi warisan berharga yang perlu dikenang oleh generasi saat ini.

Semangat perjuangan yang telah ditunjukkan para pejuang kemerdekaan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Jika generasi terdahulu berjuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menjaga persatuan, meningkatkan pendidikan, membangun perekonomian, memperkuat kepedulian sosial, serta membantu masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian dari upaya mengisi kemerdekaan.

Dalam konteks tersebut, perhatian kepada para veteran juga menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan memiliki sejarah perjuangan yang panjang.

Kepedulian yang Tidak Sekadar Bantuan

Bantuan sembako yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bondowoso bukan hanya dipandang sebagai bantuan material. Lebih dari itu, kegiatan tersebut membawa pesan tentang pentingnya menghargai jasa orang-orang yang telah memberikan pengabdian bagi bangsa.

Kepedulian sosial dapat menjadi jembatan yang menghubungkan generasi saat ini dengan sejarah perjuangan bangsa.

Para veteran yang telah melewati masa perjuangan memiliki pengalaman dan nilai-nilai pengabdian yang sangat berharga. Semangat tersebut dapat menjadi teladan bagi generasi muda untuk terus menjaga bangsa dan memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan bidang masing-masing.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kepedulian terhadap para veteran dan keluarga pejuang kemerdekaan dapat terus terjaga.

Memperkuat Semangat Berbagi

BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus mendorong masyarakat untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

Setiap dana ZIS yang ditunaikan masyarakat memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat apabila dikelola secara amanah dan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.

Bantuan kepada para veteran menjadi salah satu contoh bahwa semangat berbagi dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat kepada masyarakat, dengan tetap menjaga amanah para muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah mempercayakan ZIS melalui BAZNAS.

Harapan bagi Para Veteran

BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan sembako yang diberikan kepada 50 veteran pejuang kemerdekaan dapat bermanfaat dan membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari.

Lebih dari nilai bantuan tersebut, semoga para veteran dapat merasakan bahwa perjuangan dan pengabdian mereka tetap mendapatkan perhatian dan penghargaan dari masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap semangat perjuangan para veteran dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk menjaga kemerdekaan dan membangun bangsa dengan penuh tanggung jawab.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, ketabahan, keberkahan, dan kemudahan kepada para pejuang kemerdekaan beserta keluarga. Semoga setiap pengabdian dan perjuangan yang telah diberikan untuk bangsa dan negara mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.

Zakat untuk Kebermanfaatan Bersama

Melalui kegiatan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebermanfaatan dari dana ZIS bagi masyarakat.

Zakat bukan hanya merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Demikian pula infak dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang manfaatnya terus mengalir kepada penerima.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat berbagi dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya.

Dengan pengelolaan yang baik, dana ZIS diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang luas serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Bondowoso yang semakin peduli, sejahtera, dan penuh keberkahan.

Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Karena setiap ZIS yang ditunaikan bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi jalan untuk menghadirkan kebermanfaatan dan keberkahan bagi masyarakat.

 

Berzakat ke BAZNAS: Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.

“ZAKAT MELIMPAH, BONDOWOSO SEMAKIN BERKAH.”

28/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN SANTUNAN UNTUK 10 ANAK YATIM DALAM RANGKA HUT RI KE-81 DAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448 H

BONDOWOSO – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan santunan kepada 10 anak yatim.

Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus bentuk sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

Momentum peringatan kemerdekaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa syukur, kepedulian, persaudaraan, dan semangat berbagi. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga peringatan kedua momentum penting tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata.

BAZNAS dan PWRI Bersinergi

Santunan kepada 10 anak yatim tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan PWRI. Kerja sama tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap anak-anak yatim sekaligus bagian dari upaya untuk menghadirkan kegiatan sosial dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Penyaluran bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., kepada pengurus PWRI.

Selanjutnya, bantuan tersebut diperuntukkan bagi 10 anak yatim yang menjadi penerima manfaat dalam kegiatan kolaborasi tersebut.

Sinergi antara BAZNAS dan PWRI diharapkan dapat menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap sesama dapat dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak. Dengan kebersamaan, kegiatan sosial dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan.

Memaknai Kemerdekaan dengan Berbagi

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus mensyukuri kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan penuh pengorbanan.

Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, adil, dan penuh kepedulian.

Salah satu bentuk mengisi kemerdekaan adalah dengan melakukan kegiatan sosial dan membantu sesama.

Santunan kepada anak yatim menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut. Melalui kegiatan berbagi, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin kuat di tengah masyarakat.

Anak-anak yatim merupakan bagian dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus memberikan semangat dan kebahagiaan.

Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

Selain memperingati HUT RI ke-81, kegiatan santunan tersebut juga menjadi bagian dari momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan beliau.

Nabi Muhammad SAW merupakan teladan dalam berbagai aspek kehidupan. Kepedulian terhadap anak yatim, kasih sayang kepada sesama, sikap dermawan, serta perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan merupakan nilai-nilai yang penting untuk terus diterapkan.

Melalui santunan anak yatim, nilai kepedulian tersebut diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan berusaha menerapkan ajaran dan keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat.

Santunan sebagai Bentuk Kepedulian

Bagi anak-anak penerima manfaat, santunan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan tersebut juga diharapkan menjadi bentuk perhatian bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap mereka.

Kehadiran dukungan dari masyarakat dan lembaga seperti BAZNAS diharapkan dapat memberikan semangat kepada anak-anak yatim untuk terus belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat, BAZNAS berupaya menyalurkan bantuan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Santunan anak yatim menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana ZIS untuk mendukung kebutuhan sosial dan kemanusiaan.

Membangun Semangat Kebersamaan

Kegiatan kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan PWRI juga menunjukkan bahwa pembangunan kepedulian sosial membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Lembaga, organisasi masyarakat, pemerintah, dan masyarakat secara luas memiliki peran dalam membangun lingkungan yang saling membantu.

Semangat kebersamaan tersebut menjadi semakin penting dalam momentum peringatan kemerdekaan. Setelah para pahlawan dahulu berjuang bersama untuk mewujudkan kemerdekaan, generasi saat ini memiliki tugas untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat.

Membantu anak yatim, memperkuat solidaritas, dan berbagi kepada sesama merupakan salah satu cara sederhana untuk mengisi kemerdekaan dengan kebaikan.

Sementara itu, semangat tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW yang mengajarkan umatnya untuk senantiasa peduli kepada sesama.

Wujud Nyata Manfaat Zakat, Infak dan Sedekah

Penyaluran santunan kepada anak yatim juga menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui BAZNAS dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berupaya menjaga amanah masyarakat dengan mengelola dana ZIS secara profesional dan menyalurkannya melalui berbagai program yang memberikan manfaat.

Dukungan para muzaki, munfik, dan masyarakat yang menyalurkan ZIS melalui BAZNAS memiliki peran penting dalam keberlangsungan berbagai kegiatan sosial tersebut.

Semakin kuat kesadaran masyarakat untuk berbagi melalui ZIS, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, kegiatan santunan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang terus berkembang di Kabupaten Bondowoso.

Harapan untuk Anak-Anak Yatim

BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap santunan yang diberikan kepada 10 anak yatim dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan mereka.

Lebih dari sekadar bantuan, santunan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim.

Semoga mereka senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta kekuatan untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

Momentum HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H juga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan.

Menguatkan Tradisi Berbagi

Kegiatan santunan anak yatim menjadi salah satu tradisi positif yang perlu terus dipelihara dan dikembangkan. Berbagi kepada sesama bukan hanya memberikan manfaat kepada penerima, tetapi juga menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian dalam diri pemberi.

Dengan adanya kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan PWRI, diharapkan kegiatan-kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan pada momentum-momentum lainnya.

Semangat berbagi diharapkan tidak berhenti pada peringatan HUT RI atau Maulid Nabi saja, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kepedulian kepada anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan saling membantu, diharapkan tercipta kehidupan masyarakat yang lebih harmonis, peduli, dan penuh keberkahan.

Penutup

Penyaluran santunan kepada 10 anak yatim dalam rangka HUT RI ke-81 dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M menjadi momentum yang sarat dengan nilai kepedulian dan kebersamaan.

Kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan PWRI diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari gerakan sosial untuk membantu mereka yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Semoga sinergi dan kepedulian yang telah terjalin dapat terus diperkuat di masa mendatang.

Semoga bantuan yang diberikan BAZNAS Kabupaten Bondowoso dapat bermanfaat bagi seluruh anak yatim penerima santunan, memberikan kebahagiaan, membantu memenuhi kebutuhan mereka, serta menjadi amal kebaikan dan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, kesehatan, kemudahan, dan masa depan yang baik bagi seluruh anak yatim. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

27/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS BONDOWOSO SALURKAN BANTUAN ALAT TULIS DAN TAS UNTUK 10 ANAK YATIM DI KELURAHAN BLINDUNGAN

BONDOWOSO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan dan anak-anak yang membutuhkan perhatian. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan berupa paket alat tulis dan tas sekolah kepada 10 anak yatim di Kelurahan Blindungan, RW 05, Kabupaten Bondowoso.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso dalam mendukung kebutuhan pendidikan anak yatim. Perlengkapan sekolah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi peserta didik untuk menunjang aktivitas belajar sehari-hari.

Melalui bantuan alat tulis dan tas sekolah, BAZNAS berharap anak-anak penerima manfaat dapat menjalani aktivitas belajar di sekolah dengan lebih baik serta semakin termotivasi untuk menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

Dukungan BAZNAS untuk Pendidikan Anak Yatim

Pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam membangun masa depan generasi muda. Setiap anak memiliki hak untuk memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan potensi dirinya.

Namun, bagi sebagian keluarga, pemenuhan kebutuhan perlengkapan sekolah terkadang menjadi tantangan tersendiri. Kondisi tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Bondowoso untuk turut memberikan dukungan melalui program bantuan pendidikan.

Bantuan yang diberikan kepada 10 anak yatim di Kelurahan Blindungan berupa paket alat tulis dan tas sekolah. Perlengkapan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak di sekolah.

Selain membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, bantuan ini juga diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus belajar dan tidak mudah menyerah dalam meraih masa depan.

Penyerahan Bantuan Secara Simbolis

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan langsung oleh Waka III BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Bapak Budi Hartono, S.H.

Bantuan tersebut kemudian diterima secara langsung oleh perangkat Kelurahan Blindungan untuk selanjutnya disalurkan kepada 10 anak yatim penerima manfaat di wilayah RW 05.

Penyerahan secara simbolis tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, Waka I BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Bapak Gugah Eko Saputro, S.E., turut hadir. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS menjadi bentuk dukungan terhadap program sosial dan pendidikan yang dilaksanakan bagi anak-anak yatim.

Dalam kesempatan tersebut, Waka I BAZNAS juga turut menyerahkan langsung bantuan kepada pihak yang mewakili penerima manfaat.

Mendorong Semangat Belajar

Bantuan berupa tas dan alat tulis mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi anak-anak yang menerimanya, perlengkapan tersebut memiliki manfaat penting untuk menunjang kegiatan belajar sehari-hari.

Tas sekolah dapat digunakan untuk membawa buku dan perlengkapan belajar, sedangkan alat tulis menjadi kebutuhan yang digunakan dalam berbagai aktivitas pembelajaran di sekolah.

Dengan tersedianya perlengkapan belajar yang memadai, diharapkan anak-anak dapat lebih nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan tersebut juga dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk semakin rajin belajar, meningkatkan prestasi, serta terus mengejar cita-cita mereka.

Kondisi sebagai anak yatim hendaknya tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan pendidikan yang baik. Justru dengan dukungan dari berbagai pihak, mereka diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berpendidikan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Wujud Kepedulian melalui Dana ZIS

Penyaluran bantuan pendidikan bagi anak yatim merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso.

Melalui pengelolaan dana ZIS secara amanah, BAZNAS berupaya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan.

Bantuan kepada anak yatim menjadi bagian dari perhatian tersebut. Selain memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, program seperti ini diharapkan dapat membantu menciptakan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk terus mendapatkan pendidikan.

Kepercayaan masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS menjadi amanah yang harus dijaga. Karena itu, setiap bantuan diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata kepada penerima.

Sinergi dengan Pemerintah Kelurahan

Pelaksanaan bantuan di Kelurahan Blindungan juga menunjukkan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan perangkat pemerintahan di tingkat kelurahan.

Perangkat kelurahan memiliki peran penting dalam membantu mengidentifikasi dan menjembatani kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Sementara itu, BAZNAS hadir dengan dukungan dana ZIS untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan ketentuan dan program yang dimiliki.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan sosial dan kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.

Dengan adanya sinergi antara BAZNAS dan pemerintah kelurahan, diharapkan penyaluran bantuan dapat berjalan dengan baik dan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kegiatan Berjalan Lancar

Alhamdulillah, kegiatan penyerahan bantuan alat tulis dan tas untuk anak yatim di Kelurahan Blindungan berjalan dengan lancar.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus memberikan dukungan bagi mereka dalam menjalani aktivitas pendidikan.

Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS dan perangkat kelurahan menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak penerima manfaat.

Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak berhenti sebagai pemberian perlengkapan sekolah semata, tetapi juga menjadi pesan bahwa anak-anak yatim memiliki banyak pihak yang peduli terhadap pendidikan dan masa depan mereka.

Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan

BAZNAS Kabupaten Bondowoso memandang pendidikan sebagai salah satu investasi penting untuk masa depan. Dengan pendidikan yang baik, anak-anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan yang mereka miliki.

Oleh karena itu, dukungan terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak perlu terus dilakukan secara bersama-sama.

Bantuan alat tulis dan tas kepada 10 anak yatim di Kelurahan Blindungan menjadi salah satu bentuk kepedulian sederhana yang diharapkan dapat memberikan dampak positif.

BAZNAS berharap anak-anak penerima manfaat dapat menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas belajar di sekolah.

Lebih dari itu, BAZNAS juga berharap bantuan tersebut dapat menumbuhkan semangat bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti belajar dan bermimpi.

Harapan BAZNAS Kabupaten Bondowoso

BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan harapan agar bantuan yang telah diberikan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi 10 anak yatim penerima bantuan.

Semoga tas dan alat tulis tersebut dapat digunakan untuk menunjang berbagai aktivitas belajar di sekolah. Semoga anak-anak juga semakin bersemangat dalam belajar, rajin menuntut ilmu, dan mampu meraih cita-cita yang diimpikan.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap kepedulian terhadap anak yatim dan dunia pendidikan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

Semangat berbagi dan membantu sesama merupakan bagian dari nilai-nilai yang terkandung dalam zakat, infak, dan sedekah. Melalui kepedulian bersama, diharapkan semakin banyak anak-anak yang mendapatkan dukungan dalam menjalani pendidikan.

BAZNAS Kabupaten Bondowoso akan terus berupaya mengoptimalkan dana ZIS untuk menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.

Semoga bantuan alat tulis dan tas yang diberikan kepada 10 anak yatim di Kelurahan Blindungan dapat bermanfaat, digunakan sebaik-baiknya dalam aktivitas belajar di sekolah, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menuntut ilmu dan meraih cita-cita. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, keberkahan, dan kesuksesan kepada seluruh anak penerima manfaat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

 

23/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso

Berita Terbaru

Bupati Bondowoso Bersama BAZNAS dan Dispendik Serahkan 1.000 Paket Seragam Sekolah
Bupati Bondowoso Bersama BAZNAS dan Dispendik Serahkan 1.000 Paket Seragam Sekolah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bondowoso menggelar acara Penyerahan Bantuan Seragam Sekolah bagi siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Acara yang menyasar peserta didik kurang mampu di seluruh 23 kecamatan se-Kabupaten Bondowoso ini berlangsung khidmat di Pendopo Raden Bagus Assra Bondowoso, Rabu (17/06/2026). Program kolaboratif ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah bersama lembaga amil zakat dalam menekan angka putus sekolah, sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua murid menjelang tahun ajaran baru. Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso, Dr. H. Abdul Wahid Hamid M.Ag, menjelaskan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di Bondowoso. Oleh karena itu, hambatan ekonomi tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak di Bondowoso untuk berhenti bersekolah. Bantuan seragam ini bukan sekadar pemberian fasilitas fisik, melainkan simbol kehadiran pemerintah dan kepedulian masyarakat melalui zakat untuk masa depan anak-anak kita. Kami ingin memastikan bahwa seluruh anak usia sekolah di 23 kecamatan, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan dan rasa percaya diri yang sama untuk menuntut ilmu. Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Baznas Kabupaten Bondowoso serta para muzakki (pemberi zakat) yang telah menyalurkan kewajibannya. Menurutnya, sinergi antara umara (pemerintah) dan lembaga pengelolaan zakat terbukti mampu menjadi solusi taktis dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial-ekonomi, termasuk di sektor pendidikan. Bantuan seragam ini didistribusikan secara proporsional kepada siswa-siswi yang telah melalui proses verifikasi dan validasi data agar tepat sasaran. Target dan fokus penyaluran bantuan diantaranya Siswa-siswi SD dan SMP kurang mampu/yatim piatu, dengan cakupan Wilayah 23 Kecamatan di seluruh Kabupaten Bondowoso, yanh ditujuan untuk Meringankan beban wali murid & mencegah angka putus sekolah. Ketua Baznas Kabupaten Bondowoso dalam laporannya menyatakan bahwa dana yang digunakan untuk pengadaan seragam ini bersumber dari optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), utamanya dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bondowoso serta masyarakat umum. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal transparansi dan akuntabilitas penyaluran dana umat ini. Acara penyerahan simbolis yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan, para Camat, serta perwakilan kepala sekolah dan siswa penerima manfaat ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Bondowoso. Melalui momentum ini, Pemkab Bondowoso berharap angka partisipasi murni pendidikan di Bumi Ki Ronggo dapat terus meningkat, sekaligus merangsang kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat demi terwujudnya Bondowoso yang maju, sejahtera, dan berkah. Sumber berita : #Humas Baznas Kab. Bondowoso #Dinas Kominfo Kab. Bondowoso
BERITA17/06/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Menyambut Muharram 1448 H, Pemkab Bondowoso Bersama BAZNAS dan Dinas Pendidikan Salurkan 1.000 Paket Segaram untuk Sekolah SD dan SMP
Menyambut Muharram 1448 H, Pemkab Bondowoso Bersama BAZNAS dan Dinas Pendidikan Salurkan 1.000 Paket Segaram untuk Sekolah SD dan SMP
Bondowoso – Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso akan menyalurkan bantuan berupa 1.000 Paket Segaram kepada sekolah-sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso. Program bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial dalam momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih sehat dan berkualitas Kegiatan penyaluran 1.000 Paket Segaram ini juga merupakan bagian dari rangkaian Festival Muharram 1448 H yang secara rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso setiap tahunnya. Festival Muharram menjadi agenda penting daerah yang tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga berbagai program sosial dan kemasyarakatan yang bertujuan memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama. Sebagai tanda dimulainya program penyaluran bantuan tersebut, akan dilaksanakan penyerahan simbolis Paket Segaram pada tanggal 17 Juni 2026 yang bertempat di Pendopo Kabupaten Bondowoso. Acara tersebut direncanakan akan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bondowoso, pimpinan BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, kepala sekolah, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program. Penyerahan simbolis ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan dunia pendidikan dalam mendukung kesejahteraan peserta didik. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, terutama pada momentum bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan. Setelah pelaksanaan penyerahan simbolis, distribusi bantuan secara menyeluruh akan dilakukan langsung ke sekolah-sekolah penerima yang telah didata dan diverifikasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso. Penyaluran akan menjangkau sekolah tingkat SD dan SMP yang berada di seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso, mencakup 23 kecamatan. Proses pendataan penerima bantuan dilakukan secara cermat guna memastikan paket yang disalurkan tepat sasaran dan dapat diterima oleh sekolah yang membutuhkan. Dengan mekanisme tersebut, pemerintah berharap manfaat bantuan dapat dirasakan secara merata oleh para peserta didik di berbagai wilayah, baik yang berada di pusat kota maupun daerah pelosok. Pemerintah Kabupaten Bondowoso menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini, khususnya BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso yang terus bersinergi dalam menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan optimisme dalam mewujudkan generasi muda Bondowoso yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. Dengan tersalurkannya 1.000 Paket Segaram kepada sekolah-sekolah SD dan SMP di seluruh Kabupaten Bondowoso, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun Bondowoso yang lebih maju, sejahtera, dan penuh keberkahan di tahun baru Islam 1448 Hijriah. #BAZNAS #BaznasKabBondowoso #BondowosoBerkah #KominfoBondowoso #PemkabBondowoso #BerkahBerzakat #BerkahBerinfaq #BerkahBersedekah #FestivalMuharram #1448H #2026M
BERITA16/06/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan Mata dan Operasi Katarak Gratis
Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan Mata dan Operasi Katarak Gratis
Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan. Bersama John Fawcett Foundation (JFF), Pemkab Bondowoso menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak gratis. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Muharram 2026 sekaligus peringatan Hari Lahir Pancasila ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., mewakili Bupati Bondowoso. Seremoni pembukaan berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bondowoso pada Rabu (10/6/2026). Pelayanan kesehatan mata berskala besar ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Juni 2026. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Baperida, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Diskoperindag, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya. Dari pihak mitra, hadir langsung Project Manager John Fawcett Foundation, Komang Wardana. Selain itu, pelaksanaan teknis kegiatan juga didukung oleh Dinas Kesehatan, Dinas Sosial P3AKB, BPBD, Disparbudpora, serta berbagai instansi terkait lainnya guna memastikan seluruh rangkaian pelayanan berjalan dengan baik. Dalam sambutannya, Sekda Bondowoso menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan keberlanjutan program kemanusiaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan kali ini merupakan kerja sama ke-11 antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso, John Fawcett Foundation (JFF), dan Lembaga Pengembangan Pendidikan Sosial Masyarakat (LP2SM). "Kegiatan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak. Selain JFF dan LP2SM, program ini juga mendapat dukungan dari PMI, Fatayat NU, Lazisnu, BAMAK, serta berbagai organisasi sosial lainnya. Kami sangat berterima kasih atas komitmen yang telah terjalin hingga tahun ke-11 ini," ujarnya. Mengusung tema "Melihat Lebih Jelas, Hidup Lebih Berkualitas", JFF bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen membantu menekan angka kebutaan akibat katarak yang sebenarnya dapat dicegah dan ditangani melalui tindakan medis yang tepat. Komang Wardana berharap masyarakat yang selama ini mengalami gangguan penglihatan atau kebutaan akibat katarak dapat kembali melihat dengan baik dan menjalani kehidupan yang lebih produktif. "Kami berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya. Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan ratusan hingga ribuan warga Bondowoso dapat memperoleh manfaat layanan kesehatan mata yang berkualitas. Program ini juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila melalui aksi kemanusiaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sekda menegaskan bahwa sasaran utama program ini adalah masyarakat kurang mampu yang mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan mata. Menurutnya, seluruh pelayanan diberikan secara gratis sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat. "Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh penglihatan yang lebih baik sehingga kualitas hidup dan produktivitas mereka juga meningkat," tambahnya. Layanan yang diberikan dalam bakti sosial ini meliputi pemeriksaan mata dan skrining kesehatan mata dasar, pembagian kacamata gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan refraksi, pemasangan protesa mata bagi yang membutuhkan, serta operasi katarak gratis menggunakan teknologi medis terkini. Setiap tindakan medis dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan kondisi kesehatan masing-masing pasien. Oleh karena itu, tidak seluruh peserta yang mengikuti pemeriksaan akan langsung menjalani operasi katarak. Untuk mendukung kelancaran pelayanan selama empat hari pelaksanaan, John Fawcett Foundation menerjunkan tim medis dan fasilitas pendukung terbaiknya. Project Manager JFF, Komang Wardana, menjelaskan bahwa pihaknya menyiagakan dua armada bus pelayanan medis khusus, enam dokter spesialis mata, serta didukung oleh 26 tenaga medis dan personel kemanusiaan profesional. Sumber Kominfo Bondowoso #BAZNAS #kominfobondowoso #PemkabBondowoso #BondowosoBerkah #BaktiSosial #THh2026
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Bantu Sekolah 3T, BAZNAS Bondowoso Salurkan Dana Seragam Rp50 Juta Lewat Diknas
Bantu Sekolah 3T, BAZNAS Bondowoso Salurkan Dana Seragam Rp50 Juta Lewat Diknas
BONDOWOSO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengentasan kemiskinan di wilayahnya. Langkah nyata ini dibuktikan melalui gelaran Rapat Koordinasi (Rakor) tindak lanjut program bantuan paket seragam sekolah bagi siswa-siswi kurang mampu. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso tersebut menjadi momentum penting, yang menandai penyerahan langsung dana bantuan sebesar Rp 50.000.000,- dari pihak BAZNAS kepada Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Bondowoso. Sasar Sekolah Pinggiran dan Kawasan 3T Program bantuan paket seragam ini dirancang secara khusus untuk menyasar wilayah-wilayah pinggiran yang jauh dari pusat perkotaan. Fokus utamanya adalah sekolah-sekolah yang masuk dalam daftar kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di tingkat SD dan SMP yang tersebar di seluruh titik wilayah Kabupaten Bondowoso. Bagi anak-anak di kawasan 3T, akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak sering kali terbentur oleh keterbatasan ekonomi orang tua. Oleh karena itu, bantuan ini hadir sebagai oase di tengah kesulitan, guna memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenakan seragam yang layak saat menuntut ilmu. Sinergi Kuat BAZNAS dan Dinas Pendidikan Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi yang kuat antara BAZNAS Bondowoso dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso. Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak: Pihak Dinas Pendidikan: Kepala Diknas Kabupaten Bondowoso, Bapak Taufan Restuanto, S.Pd, M.Si, hadir secara langsung didampingi oleh jajaran staf terkait. Pihak BAZNAS Bondowoso: Dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS, KH. Akhmadi, S.Pd, M.Pd, bersama jajaran Wakil Ketua, yaitu Eko Saputro, S.E (Waka I), Budi Hartono, S.H (Waka III), dan H. Ramli Hasan, S.Ag, M.M (Waka IV). Puncak acara ditandai dengan penyerahan simbolis dana bantuan sebesar Rp 50.000.000,- oleh Ketua BAZNAS Bondowoso, KH. Akhmadi, kepada Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto. Dana ini nantinya akan langsung dialokasikan untuk pengadaan dan pendistribusian paket seragam sekolah. Memutus Mata Rantai Putus Sekolah akibat Kendala Ekonomi Bantuan paket seragam ini merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Bondowoso di ranah pendidikan. Ketua BAZNAS Bondowoso, KH. Akhmadi, menegaskan bahwa fokus utama gerakan ini adalah mencetak generasi muda yang terpelajar serta memutus mata rantai anak putus sekolah. "Kami tidak ingin lagi mendengar ada anak-anak di Bondowoso yang tidak bersekolah atau terpaksa putus sekolah hanya karena tidak memiliki seragam yang layak. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan tugas kita bersama untuk meruntuhkan sekat-sekat pembatas tersebut," ujar KH. Akhmadi. Di sisi lain, bantuan ini juga diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga tidak mampu secara signifikan. Dengan berkurangnya pengeluaran untuk perlengkapan sekolah, para orang tua dapat lebih fokus mendukung aspek pemenuhan kebutuhan dasar keluarga lainnya. Harapan dan Dorongan Motivasi Belajar Dengan adanya sinergi dan bantuan nyata ini, diharapkan paket seragam yang disalurkan dapat memberikan banyak manfaat serta pemantik motivasi bagi para siswa penerima manfaat. Kehadiran seragam baru diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi anak-anak di pelosok Bondowoso untuk terus rajin bersekolah, tekun belajar, dan berani menggantungkan cita-cita setinggi langit. Ajakan Kebaikan: Menebar Manfaat Lewat ZIS Keberlanjutan program-program kemanusiaan dan pendidikan seperti ini tentu membutuhkan dukungan dari semua pihak. BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) terbaiknya melalui lembaga resmi BAZNAS. ZIS yang Anda tunaikan bukan sekadar kewajiban agama, melainkan uluran tangan yang sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan di luar sana. Bersama BAZNAS dan segenap elemen masyarakat, mari kita cetak generasi muda Indonesia yang terdidik, berilmu, dan berakhlakul karimah menuju masa depan yang jauh lebih cerah. Mari Berzakat, Berinfaq, dan Bersedekah ke BAZNAS Kabupaten Bondowoso!
BERITA09/06/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Bondowoso Salurkan Bantuan Amplifier untuk Musholla Nurus Salam, Dorong Semangat Dakwah di Desa Tangsil Wetan
BAZNAS Bondowoso Salurkan Bantuan Amplifier untuk Musholla Nurus Salam, Dorong Semangat Dakwah di Desa Tangsil Wetan
BONDOWOSO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung syiar Islam dan penyediaan sarana peribadatan yang layak bagi masyarakat. Pada Senin, 8 Juni 2026, BAZNAS Kabupaten Bondowoso secara resmi menyerahkan bantuan sarana penunjang peribadatan berupa satu unit amplifier untuk Musholla Nurus Salam yang berlokasi di Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung dengan khidmat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Prosesi penyerahan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Bondowoso, Bapak Budi Hartono, S.H., dan diterima oleh perwakilan pengurus Musholla Nurus Salam. Meningkatkan Kualitas Sarana Dakwah dan Peribadatan Bantuan amplifier ini merupakan bagian dari program peduli sarana keagamaan yang rutin digalakkan oleh BAZNAS Bondowoso. Keberadaan pengeras suara yang memadai dinilai sangat krusial bagi musholla di tingkat desa, baik untuk mengumandangkan azan secara jelas maupun sebagai penunjang kegiatan taklim dan pengajian rutin. Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Bondowoso, Bapak Budi Hartono, S.H., menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap fasilitas fisik semata, melainkan mampu membawa dampak sosial-keagamaan yang lebih luas bagi warga sekitar. "Kami berharap bantuan sarana musholla berupa amplifier ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semoga alat ini bisa memberikan edukasi dan syiar yang baik kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya dalam mengajak warga memakmurkan musholla melalui sholat lima waktu berjamaah serta kegiatan keislaman lainnya," ujar Budi Hartono. Dukungan Berkelanjutan dari Dana Zakat, Infaq, dan Sedekah Pihak pengurus Musholla Nurus Salam Desa Tangsil Wetan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Menurut mereka, bantuan ini sangat dinantikan mengingat keterbatasan perangkat pengeras suara yang ada sebelumnya sering kali membuat penyampaian dakwah dan seruan adzan kurang terdengar maksimal oleh warga. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Bondowoso kembali membuktikan bahwa pengelolaan Dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dari para muzakki disalurkan secara tepat sasaran dan berdampak langsung pada kemaslahatan umat hingga ke pelosok desa. Melalui program-program transformatif seperti ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek pengentasan kemiskinan dan bantuan sosial, tetapi juga dalam memperkokoh fondasi keagamaan dan spiritual masyarakat Bondowoso.
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Bantuan Bahan Material di PP Nurud Dhalam Kec. Wringin Kabupaten Bondowoso
Bantuan Bahan Material di PP Nurud Dhalam Kec. Wringin Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso bergerak cepat merespon adanya bencana angin kencang dan hujan deras yang melanda wilayah bagian barat Kabupaten Bondowoso. Cuaca ekstrem yang terjadi tersebut mengakibatkan kerusakan pada atap salah satu ruang kelas di Pondok Pesantren Nurud Dhalam Desa Wringin Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso, sehingga aktivitas belajar mengajar para siswa menjadi terganggu. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, pada Selasa, 19 Mei 2026, BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama tim dari BPBD Kabupaten Bondowoso turun langsung ke lokasi terdampak bencana di Kecamatan Wringin. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Pemerintah Kabupaten Bondowoso di bawah kepemimpinan Bupati Bondowoso, Dr. KH. Abdul Hamid Wahid, M.Ag, dalam upaya memberikan penanganan cepat terhadap fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan berupa bahan material bangunan seperti semen, kalsiboard, dan galvalum guna membantu proses perbaikan atap ruang kelas yang roboh di Pondok Pesantren Nurud Dhalam. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi bangunan agar ruang kelas dapat segera digunakan kembali untuk kegiatan pembelajaran para santri. Kerusakan yang terjadi akibat bencana angin kencang dan hujan deras tersebut menyebabkan proses belajar mengajar di pondok pesantren mengalami kendala. Hingga saat ini, berbagai upaya perbaikan terus dilakukan agar ruang kelas yang rusak dapat segera difungsikan kembali sehingga para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Wakil Ketua III Budi Hartono, S.H bersama Wakil Ketua IV H. Ramli Hasan, S.Ag, M.M, didampingi staf BAZNAS Mohammad Hidayat, S.E serta tim dari BPBD Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut secara langsung diserahterimakan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag, M.M kepada Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurud Dhalam. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan oleh BAZNAS bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso dapat membantu proses perbaikan atap ruang kelas yang ambruk sehingga dapat segera ditempati kembali. Beliau juga menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap dunia pendidikan. Pendidikan merupakan aset penting bagi kemajuan bangsa, dan para siswa yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Nurud Dhalam merupakan generasi penerus yang harus dibina dan dibekali ilmu sebagai bekal masa depan mereka. Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurud Dhalam menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan BAZNAS Kabupaten Bondowoso yang telah sigap merespon kejadian tersebut serta langsung memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan. Menurutnya, bantuan material bangunan yang diberikan sangat membantu dalam mempercepat proses perbaikan ruang kelas yang rusak agar dapat segera digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar para siswa. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kemanusiaan dan pendidikan. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso, BAZNAS, BPBD, serta masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pasca bencana sehingga aktivitas pendidikan dapat berjalan normal kembali. Terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah menunaikan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Mari bersama BAZNAS mewujudkan kesejahteraan para mustahik menuju Kabupaten Bondowoso yang semakin berkah.
BERITA19/05/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Hidayatul Jannah melalui Program Bondowoso Dakwah
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Hidayatul Jannah melalui Program Bondowoso Dakwah
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat melalui Program Bondowoso Dakwah. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan sarana ibadah berupa amplifier untuk Musholla Hidayatul Jannah yang berlokasi di Dusun Kluncing Barat, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ibadah dan syiar dakwah yang selama ini aktif dilaksanakan oleh masyarakat di lingkungan musholla. Keberadaan sarana pengeras suara dinilai sangat penting dalam menunjang kelancaran berbagai kegiatan keagamaan, seperti shalat berjamaah, pengajian, serta kegiatan dakwah lainnya. Serah terima bantuan dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I, kepada pengurus Musholla Hidayatul Jannah yang hadir mewakili jamaah dan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, pihak BAZNAS menyampaikan bahwa bantuan sarana ibadah ini diberikan sesuai dengan kebutuhan musholla, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi para jamaah. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat kepada kegiatan yang bersifat keagamaan dan kemaslahatan umat. Pengurus Musholla Hidayatul Jannah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Mereka berharap bantuan amplifier ini dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan, khususnya dalam meningkatkan kualitas syiar dakwah di lingkungan musholla. BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap dengan adanya bantuan ini, kegiatan ibadah dan dakwah di Musholla Hidayatul Jannah dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Melalui Program Bondowoso Dakwah, BAZNAS terus berupaya memperkuat peran masjid dan musholla sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, serta pembinaan umat. Diharapkan sinergi antara BAZNAS dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam mewujudkan kehidupan yang religius dan penuh keberkahan di Kabupaten Bondowoso.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa SMP/MTs melalui Program Bondowoso Cerdas
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Beasiswa untuk 20 Siswa SMP/MTs melalui Program Bondowoso Cerdas
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso untuk kesekian kalinya menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan melalui Program Bondowoso Cerdas. Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan biaya pendidikan (beasiswa) kepada 20 siswa dan siswi tingkat SMP/MTs yang berasal dari berbagai sekolah negeri maupun swasta di wilayah Kabupaten Bondowoso. Kegiatan penyaluran bantuan beasiswa ini dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh seluruh pimpinan serta staf BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Turut hadir pula tamu undangan dari unsur kedinasan, di antaranya perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) dan Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Acara dipimpin langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M. Kegiatan diawali dengan pembacaan tawassul yang dipimpin oleh Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kemenag Kabupaten Bondowoso, H. Agus Jaelani, S.Pd.I, sebagai bentuk doa bersama agar kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Moh. Arab, M.H.I, yang juga bertindak sebagai ketua panitia, menyampaikan bahwa bantuan biaya pendidikan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa dan siswi dari keluarga kurang mampu namun memiliki semangat tinggi untuk belajar dan meraih cita-cita. Beliau juga memberikan motivasi kepada para penerima bantuan agar terus giat belajar, disiplin, serta berusaha menjadi siswa dan siswi yang berprestasi. Menurutnya, dengan semangat belajar yang tinggi serta keahlian tambahan seperti menghafal Al-Qur’an, peluang untuk meraih kesuksesan di masa depan akan semakin terbuka lebar. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar ke depan jumlah bantuan pendidikan yang disalurkan dapat terus meningkat sehingga semakin banyak siswa dan siswi yang terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Bondowoso tidak hanya fokus pada satu jenjang pendidikan saja, melainkan menyasar seluruh jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hingga perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Lebih lanjut, beliau juga berharap agar instruksi Bupati Bondowoso terkait optimalisasi pengumpulan zakat dapat dipatuhi oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Dengan meningkatnya penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, maka dampak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat juga akan semakin besar, khususnya dalam sektor pendidikan. Menurutnya, di era modern saat ini, sudah seharusnya seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Oleh karena itu, peran zakat menjadi sangat penting sebagai salah satu instrumen dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan. Kegiatan penyaluran beasiswa ini berlangsung dengan lancar dan penuh kebahagiaan. Para siswa dan siswi penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memotivasi mereka untuk terus berprestasi. Melalui Program Bondowoso Cerdas, BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan secara amanah. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso mencerdaskan anak bangsa. Zakat menguatkan Indonesia, zakat melimpah, Bondowoso semakin berkah.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Melalui Program Bondowoso Peduli, BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Rutin untuk Dhuafa Sebatangkara
Melalui Program Bondowoso Peduli, BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Rutin untuk Dhuafa Sebatangkara
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial kemanusiaan. Salah satunya diwujudkan melalui Program Bondowoso Peduli, dengan menyalurkan bantuan kepada dhuafa sebatangkara secara rutin setiap bulan. Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan kepada Ibu Ati, seorang warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso. Bantuan yang diberikan berupa santunan rutin setiap bulan dengan nominal Rp600.000 yang diperuntukkan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bantuan tersebut diberikan secara berkelanjutan setiap bulan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang benar-benar membutuhkan. Bantuan ini akan terus disalurkan selama yang bersangkutan masih hidup, sehingga diharapkan dapat menjadi penopang bagi kebutuhan hidup Ibu Ati di masa tuanya. Ibu Ati merupakan warga yang tergolong kurang mampu dan hidup seorang diri tanpa keluarga yang dapat menopang kehidupannya. Beliau tidak memiliki saudara yang dapat membantu, dan hanya tinggal bersama seorang cucu yang kondisinya juga memprihatinkan. Dengan kondisi usia yang sudah sangat lanjut, Ibu Ati sudah tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selama ini, untuk sekadar memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, Ibu Ati seringkali hanya mengandalkan bantuan dan belas kasih dari warga sekitar. Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Bondowoso, sehingga melalui Program Bondowoso Peduli, bantuan rutin diberikan agar kebutuhan dasar beliau dapat terpenuhi. Alhamdulillah, sejak adanya bantuan rutin dari BAZNAS Kabupaten Bondowoso, kondisi kehidupan Ibu Ati kini mulai membaik. Kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan kebutuhan pokok lainnya dapat terpenuhi dengan lebih baik sehingga beliau dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan layak. BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa bantuan tersebut berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki yang telah mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS. Dana tersebut kemudian dikelola secara amanah dan disalurkan kepada para mustahik yang benar-benar membutuhkan. Melalui program-program sosial seperti ini, BAZNAS berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial di Kabupaten Bondowoso. BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzakki, untuk terus menunaikan kewajiban berzakat serta meningkatkan kepedulian sosial melalui infak dan sedekah. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS, maka semakin banyak pula masyarakat yang dapat terbantu. Mari berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Zakat melimpah, Bondowoso semakin berkah.
BERITA02/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Al-Hidayah Desa Kretek
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Al-Hidayah Desa Kretek
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat melalui program bantuan sarana ibadah. Kali ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan berupa amplifier untuk Musholla Al-Hidayah yang terletak di Desa Kretek, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 1 Maret 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan secara langsung diserahkan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, kepada pengurus Musholla Al-Hidayah, Ust. Sanawi, yang hadir mewakili pengurus dan jamaah musholla. Bantuan amplifier ini diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS terhadap kegiatan syiar dakwah yang selama ini aktif dilaksanakan oleh masyarakat di lingkungan Musholla Al-Hidayah. Dengan adanya sarana pengeras suara yang memadai, diharapkan kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan di musholla tersebut dapat berjalan lebih lancar dan lebih khidmat. Musholla Al-Hidayah sendiri merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat di Desa Kretek. Selain digunakan sebagai tempat melaksanakan shalat berjamaah lima waktu, musholla ini juga menjadi tempat berbagai kegiatan rutin keagamaan yang melibatkan masyarakat sekitar. Beberapa kegiatan yang rutin dilaksanakan di musholla tersebut antara lain tahlil bersama, khataman Al-Qur’an, sholawatan, serta pengajian keagamaan yang diikuti oleh warga sekitar. Musholla ini juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati hari-hari besar Islam, seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra’ Mi’raj, Tahun Baru Islam (Muharram), Idul Fitri, Idul Adha, serta kegiatan keagamaan lainnya yang menjadi tradisi masyarakat setempat. Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa bantuan sarana ibadah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki untuk mendukung kegiatan keagamaan serta meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat. Melalui program bantuan sarana ibadah ini, BAZNAS berharap musholla dan masjid di berbagai wilayah Kabupaten Bondowoso dapat terus berkembang sebagai pusat kegiatan ibadah, dakwah, serta pembinaan umat. Selain itu, sarana yang memadai juga diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam mengikuti berbagai kegiatan keagamaan. Sementara itu, pengurus Musholla Al-Hidayah, Ust. Sanawi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas bantuan yang telah diberikan. Menurutnya, amplifier tersebut akan sangat bermanfaat untuk mendukung berbagai kegiatan ibadah dan dakwah yang selama ini dilaksanakan di musholla. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Musholla Al-Hidayah dapat semakin aktif dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan serta menjadi pusat pembinaan umat yang memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kretek dan sekitarnya. BAZNAS Kabupaten Bondowoso pun terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.
BERITA01/04/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Renovasi Musholla Barokatul Qodiri melalui Program Bondowoso Dakwah
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Renovasi Musholla Barokatul Qodiri melalui Program Bondowoso Dakwah
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat melalui Program Bondowoso Dakwah. Dalam program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan untuk renovasi Musholla Barokatul Qodiri yang berada di Desa Klabang Agung, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Musholla Barokatul Qodiri selama ini dikenal sebagai salah satu tempat ibadah sekaligus tempat belajar mengaji bagi para santri dan masyarakat sekitar. Selain digunakan untuk pelaksanaan shalat berjamaah, musholla tersebut juga menjadi pusat kegiatan pendidikan agama, seperti pengajian anak-anak dan kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga setempat. Melihat peran penting musholla tersebut dalam pembinaan spiritual masyarakat, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan renovasi guna mendukung perbaikan fasilitas agar lebih layak dan nyaman digunakan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat fungsi musholla sebagai tempat ibadah sekaligus pusat pendidikan agama di lingkungan masyarakat. Penyerahan bantuan renovasi musholla dilakukan secara langsung oleh Staf BAZNAS Bidang Pengumpulan, Rika Herdiana, yang mewakili BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pengurus Musholla Barokatul Qodiri, Ust. Yudi, yang selama ini aktif dalam mengelola kegiatan keagamaan dan pembinaan santri di musholla tersebut. Dalam kesempatan tersebut, pihak pengurus musholla menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Menurut mereka, bantuan renovasi ini sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan keagamaan dan pendidikan di musholla, khususnya bagi para santri yang rutin mengikuti kegiatan mengaji. BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa bantuan renovasi musholla ini merupakan bagian dari upaya lembaga dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat kepada program-program yang bermanfaat bagi umat. Program Bondowoso Dakwah sendiri menjadi salah satu program unggulan BAZNAS yang berfokus pada penguatan sarana ibadah, kegiatan dakwah, serta pembinaan keagamaan di berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso. Melalui program ini, BAZNAS berharap dapat terus mendukung kegiatan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat, sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang religius dan kondusif bagi pembinaan generasi muda. Dengan adanya bantuan renovasi ini, diharapkan Musholla Barokatul Qodiri dapat menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman serta semakin aktif dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan. BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap sinergi antara lembaga, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat di Kabupaten Bondowoso.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan BPBD Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Warga Terdampak Bencana
BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan BPBD Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Warga Terdampak Bencana
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama BPBD Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam dengan menyalurkan bantuan material bangunan kepada salah satu warga di Kecamatan Bondowoso yang rumahnya mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang. Peristiwa tersebut menyebabkan tembok rumah milik keluarga Bapak Saladi roboh sehingga mengakibatkan kerusakan pada bagian bangunan rumah. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni rumah karena dapat membahayakan keselamatan apabila tidak segera dilakukan perbaikan. Sebagai bentuk respons cepat terhadap kejadian tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama BPBD menyalurkan bantuan berupa material bangunan untuk membantu proses perbaikan rumah yang rusak. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga rumah kembali aman untuk ditempati. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lokasi bencana dan diserahkan oleh Staf Bidang Pelaksana BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Mohammad Hidayat, S.E. Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh keluarga Bapak Saladi dengan didampingi oleh staf dari BPBD Kabupaten Bondowoso yang turut hadir dalam proses penyaluran bantuan. Adapun bantuan material yang diberikan meliputi semen, batu bata merah, pasir, asbes, serta kayu yang akan digunakan untuk memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan proses pembangunan kembali tembok rumah dapat segera dilakukan sehingga keluarga korban dapat kembali merasa aman dan nyaman di tempat tinggalnya. Pihak keluarga Bapak Saladi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama BPBD. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam meringankan beban mereka, terutama dalam menghadapi kondisi pascabencana yang membutuhkan biaya perbaikan rumah. BAZNAS Kabupaten Bondowoso menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak musibah. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki disalurkan kembali kepada mustahik secara tepat sasaran melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Melalui kerja sama dengan BPBD Kabupaten Bondowoso, BAZNAS berharap penanganan terhadap masyarakat terdampak bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif. Sinergi antar lembaga ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam membantu warga yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam. Diharapkan dengan adanya bantuan material bangunan ini, rumah keluarga Bapak Saladi dapat segera diperbaiki dan kembali layak ditempati, sehingga aktivitas sehari-hari keluarga dapat berjalan normal kembali.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Bupati Bondowoso Bersama BAZNAS Salurkan Santunan 250 Anak Yatim dan 250 Paket Sembako Dhuafa dalam Gebyar Ramadhan 1447 H
Bupati Bondowoso Bersama BAZNAS Salurkan Santunan 250 Anak Yatim dan 250 Paket Sembako Dhuafa dalam Gebyar Ramadhan 1447 H
Bondowoso – Dalam suasana penuh keberkahan di bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar kegiatan Doa Bersama dan Berbagi Ceria di Bulan yang Penuh Rahmat dan Berkah. Pada kegiatan tersebut, Bupati Bondowoso Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag menyalurkan bantuan santunan kepada 250 anak yatim serta 250 paket sembako untuk kaum dhuafa. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 21 Ramadhan 1447 H tersebut bertempat di Pendopo Raden Bagus Assra dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, pimpinan BAZNAS, serta masyarakat penerima manfaat. Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan, diiringi doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar keberkahan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas peran aktifnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, kegiatan santunan kepada anak yatim dan bantuan sembako bagi kaum dhuafa merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang sangat penting dalam membangun solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat. Bupati juga berharap program bantuan seperti ini tidak berhenti sampai pada kegiatan Ramadhan saja, namun dapat terus berlanjut dan dikembangkan pada masa mendatang sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah dalam mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Bupati Bondowoso juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Ia menilai bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk semakin tertib dan disiplin dalam menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Bondowoso serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Gebyar Ramadhan 1447 H. Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), para pejabat kecamatan, hingga pihak perbankan yang turut berkontribusi dalam mensukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan Gebyar Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso sebagai bagian dari upaya menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang berhak menerima. Pada tahun ini, kegiatan tersebut kembali dilaksanakan secara serentak di 23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso, sementara sebagian bantuan diserahkan langsung di Pendopo Bupati Bondowoso. Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, BAZNAS ingin menghadirkan kebahagiaan dan semangat berbagi di bulan Ramadhan, khususnya bagi anak-anak yatim dan masyarakat dhuafa yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Acara berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Para penerima bantuan tampak bahagia dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah dan BAZNAS. Diharapkan bantuan santunan dan sembako yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka, terutama dalam menyambut hari-hari penuh berkah di bulan suci Ramadhan. Melalui kegiatan Gebyar Ramadhan ini, diharapkan semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan gotong royong dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Bondowoso bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga kesejahteraan dan keadilan sosial dapat terwujud secara merata di Kabupaten Bondowoso.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Bondowoso Salurkan 250 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem Desil 1
BAZNAS Bondowoso Salurkan 250 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem Desil 1
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu dengan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat miskin ekstrem desil 1 yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bondowoso. Sebanyak 250 paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya nyata dalam membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat. Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso. Sinergi antar lembaga ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Bantuan sembako tersebut menyasar masyarakat yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem desil 1, yaitu kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rendah. Data penerima bantuan diperoleh BAZNAS dari Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso yang dijadikan sebagai pedoman dalam proses pendistribusian bantuan, sehingga penyalurannya lebih terarah dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Dalam pelaksanaannya, masing-masing kecamatan mendapatkan alokasi penerima yang sama, yaitu 10 orang penerima bantuan. Dengan jumlah kecamatan di Kabupaten Bondowoso sebanyak 25 kecamatan, maka total keseluruhan bantuan yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso mencapai 250 penerima manfaat. Untuk kecamatan yang berada di sekitar pusat kota Bondowoso, penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di Pendopo Raden Bagus Asra Bondowoso, sementara untuk kecamatan yang memiliki jarak cukup jauh dari pusat kota, bantuan diserahkan secara serentak melalui kantor kecamatan masing-masing agar lebih efektif dan memudahkan para penerima manfaat. Acara penyaluran bantuan sembako yang dilaksanakan di Pendopo Raden Bagus Asra tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh berbagai tamu undangan dari unsur Pemerintah Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak kecamatan, serta dinas terkait lainnya yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bondowoso, Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik dalam membantu pemerintah daerah mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bondowoso. Bupati Bondowoso berharap kerja sama yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan BAZNAS dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang. Selain itu, beliau juga berharap agar bantuan yang diberikan tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif seperti sembako, tetapi juga dapat dikembangkan dalam bentuk bantuan produktif yang mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat penerima manfaat. Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, menyambut baik harapan yang disampaikan oleh Bupati Bondowoso. Ia menyampaikan bahwa fokus utama BAZNAS memang untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang termasuk dalam golongan mustahik atau delapan asnaf penerima zakat. BAZNAS Kabupaten Bondowoso sendiri memiliki sejumlah program unggulan, di antaranya Bondowoso Makmur, Bondowoso Cerdas, Bondowoso Sehat, Bondowoso Dakwah, dan Bondowoso Peduli. Melalui program-program tersebut, BAZNAS berupaya menyalurkan bantuan secara tepat guna, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun bantuan produktif yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Menurut Ketua BAZNAS, bantuan produktif seperti bantuan alat usaha dan modal usaha telah menjadi program rutin yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso setiap tahunnya dan telah disalurkan ke berbagai kecamatan di wilayah Bondowoso. Program ini memiliki potensi besar untuk membantu masyarakat meningkatkan pendapatan dan memperbaiki taraf hidup mereka. Harapan besar dari program-program tersebut adalah agar masyarakat yang awalnya hanya sebagai penerima manfaat (mustahik) suatu saat dapat bertransformasi menjadi pemberi manfaat (muzakki) yang mampu menunaikan zakatnya untuk membantu sesama. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS. Mari bersama BAZNAS Kabupaten Bondowoso mewujudkan kemakmuran masyarakat melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah. Zakat melimpah, Bondowoso semakin berkah.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Ibu Suryati melalui Program RLHB
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Ibu Suryati melalui Program RLHB
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat kurang mampu melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini diwujudkan dengan memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni kepada salah satu warga Desa Grujugan Lor, Dusun Karang Paras RT.24 RW.04, Kabupaten Bondowoso, atas nama Ibu Suryati. Ibu Suryati merupakan warga yang tergolong kurang mampu dengan kondisi ekonomi yang berada di bawah rata-rata. Sehari-hari beliau harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup dengan segala keterbatasan yang ada. Kondisi rumah yang sebelumnya ditempati juga dinilai sudah tidak layak huni, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan penghuni apabila terus ditempati tanpa perbaikan. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso melalui program RLHB mengambil langkah untuk membantu memperbaiki tempat tinggal Ibu Suryati agar lebih layak dan aman untuk ditempati. Program ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki guna membantu masyarakat yang membutuhkan. Proses pembangunan rumah layak huni ini dimulai sejak akhir bulan Februari 2026. Berkat kerja sama yang baik antara BAZNAS dan masyarakat setempat, proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan relatif cepat. Warga sekitar turut berpartisipasi secara gotong royong membantu proses pengerjaan pembangunan rumah tersebut, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Alhamdulillah, pembangunan rumah layak huni bagi Ibu Suryati telah selesai sepenuhnya atau mencapai 100 persen pada tanggal 10 Maret 2026. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang lebih baik, aman, dan nyaman untuk dihuni. Sebagai bentuk tindak lanjut sekaligus memastikan kualitas hasil pembangunan, pada 11 Maret 2026, Waka IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M, melakukan kunjungan langsung ke lokasi rumah yang telah selesai dibangun. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan secara langsung terhadap hasil pembangunan serta melihat kondisi rumah setelah rampung dikerjakan. Selain melakukan pengecekan, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan serah terima kunci rumah kepada Ibu Suryati sebagai tanda bahwa rumah tersebut telah selesai dibangun dan sudah dapat ditempati kembali. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa rumah yang sebelumnya tidak layak ditempati kini telah berubah menjadi rumah yang lebih layak, lebih aman, dan lebih baik bagi penghuninya. BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan para muzakki, khususnya para ASN dan para aghniya atau dermawan masyarakat Bondowoso yang telah menunaikan kewajibannya dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dari dana tersebut, berbagai program sosial dapat dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui pengelolaan dana zakat yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS berupaya memberikan manfaat yang luas bagi para mustahik di Kabupaten Bondowoso. Dalam ajaran Islam sendiri, terdapat delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 60, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (hamba sahaya), gharim (orang yang berutang), fisabilillah, dan ibnu sabil. Dengan adanya program Rumah Layak Huni BAZNAS ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. BAZNAS Kabupaten Bondowoso juga berharap program-program serupa dapat terus berjalan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS.
BERITA11/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Beasiswa SKSS kepada Mahasiswi IAI At-Taqwa melalui Program Bondowoso Cerdas
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Beasiswa SKSS kepada Mahasiswi IAI At-Taqwa melalui Program Bondowoso Cerdas
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat melalui Program Bondowoso Cerdas. Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada seorang mahasiswi bernama Nadiatul Husna, yang berasal dari Desa Jebung Kidul RT 005 RW 001, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso. Nadiatul Husna merupakan mahasiswi semester 1 di IAI At-Taqwa Bondowoso pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus belajar dan menimba ilmu di bangku perguruan tinggi. Namun dalam perjalanannya, kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat Nadiatul Husna hampir terpaksa menghentikan kuliahnya karena tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Situasi tersebut menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Bondowoso untuk memberikan bantuan melalui program beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu namun memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan. Sebelum bantuan diberikan, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terlebih dahulu melakukan proses verifikasi dan survei lapangan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Dalam kegiatan survei tersebut, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M., ditugaskan untuk turun langsung ke lokasi guna melakukan koordinasi dengan pihak desa serta pihak kampus. Dari hasil survei dan koordinasi tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa Nadiatul Husna memang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu dan sangat membutuhkan dukungan agar dapat melanjutkan pendidikannya. Berdasarkan hasil tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memutuskan untuk memberikan bantuan beasiswa melalui program SKSS. Alhamdulillah, melalui Program Bondowoso Cerdas, Nadiatul Husna resmi menerima Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) dari BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan beasiswa ini diberikan untuk menanggung biaya kuliah selama masa studi program sarjana (S1), mulai dari semester 1 hingga semester 8 atau selama empat tahun, sehingga penerima tidak perlu lagi memikirkan beban biaya UKT selama menempuh pendidikan. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Wakil Ketua I Gugah Eko Saputro, S.E., dan Wakil Ketua II Drs. H. Moh. Arab, M.H.I. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh dosen dari IAI At-Taqwa Bondowoso, Dr. Abd. Wasik, M.H.I., serta ibu wali dari Nadiatul Husna yang turut mendampingi dalam proses penyerahan bantuan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyampaikan harapannya agar bantuan beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Nadiatul Husna untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus dan meraih masa depan yang lebih baik. Ia juga menegaskan bahwa program SKSS merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menciptakan generasi muda yang berpendidikan, sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. Sementara itu, Nadiatul Husna bersama keluarganya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut memberikan harapan baru bagi dirinya untuk tetap melanjutkan kuliah dan meraih cita-cita tanpa harus terbebani oleh biaya pendidikan. Melalui Program Bondowoso Cerdas, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan. Diharapkan semakin banyak generasi muda dari keluarga kurang mampu yang dapat meraih pendidikan tinggi dan kelak menjadi sumber daya manusia yang berkontribusi bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
BERITA09/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Peringatan Nuzulul Qur’an di Bondowoso: BAZNAS Salurkan Santunan Yatim dalam Kebersamaan Ulama dan Pemerintah
Peringatan Nuzulul Qur’an di Bondowoso: BAZNAS Salurkan Santunan Yatim dalam Kebersamaan Ulama dan Pemerintah
Bondowoso – Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an, BAZNAS Kabupaten Bondowoso menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dalam sebuah kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat di Graha NU Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Bondowoso dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bondowoso dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd, serta Ketua Umum MUI Kabupaten Bondowoso KH. Asy’ari Fasha, Lc. Kehadiran para tokoh pemerintah dan ulama ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan religius di tengah masyarakat. Peringatan Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, meningkatkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso Dr. KH. Abd. Hamid Wahid, M.Ag menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Ia juga mengapresiasi langkah BAZNAS yang mengisi momentum tersebut dengan kegiatan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting karena mampu menghadirkan nilai-nilai keislaman yang seimbang antara ibadah spiritual dan kepedulian sosial. Bupati juga berharap agar program-program sosial yang dilaksanakan oleh BAZNAS dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Bondowoso. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa santunan anak yatim dalam kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS tidak hanya berfungsi sebagai lembaga penghimpun dana umat, tetapi juga sebagai lembaga yang aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ketua Umum MUI Kabupaten Bondowoso KH. Asy’ari Fasha, Lc. juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak umat Islam untuk memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an, terutama pada bulan Ramadhan yang penuh keberkahan. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan. Para anak yatim yang menerima santunan tampak bahagia dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS serta dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS, MUI, dan IPHI juga diharapkan dapat terus memperkuat program-program keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi umat, sehingga tercipta masyarakat Bondowoso yang religius, peduli, dan sejahtera.
BERITA07/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Al-Mun’im
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Sarana Ibadah untuk Musholla Al-Mun’im
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menyalurkan bantuan sarana ibadah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan fasilitas keagamaan di tengah masyarakat. Bantuan tersebut diberikan kepada Musholla Al-Mun’im berupa karpet ibadah guna menunjang kenyamanan jamaah dalam melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Budi Hartono, S.H. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ustadzah Siti Aisyah, yang merupakan pengajar di Musholla Al-Mun’im. Dalam kesempatan tersebut, Budi Hartono menyampaikan bahwa bantuan sarana ibadah ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung kegiatan dakwah dan pembinaan keagamaan di lingkungan masyarakat. Menurutnya, musholla memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan pendidikan agama, khususnya bagi anak-anak dan masyarakat sekitar. “BAZNAS berupaya agar dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata. Salah satunya melalui bantuan sarana ibadah yang dapat meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah,” ujarnya. Sementara itu, Ustadzah Siti Aisyah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bondowoso atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada Musholla Al-Mun’im. Ia berharap bantuan karpet tersebut dapat mendukung kegiatan ibadah dan pembelajaran agama yang selama ini rutin dilaksanakan di musholla tersebut. Menurutnya, musholla tidak hanya digunakan untuk pelaksanaan shalat berjamaah, tetapi juga menjadi tempat kegiatan mengaji bagi anak-anak serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya bantuan karpet baru, diharapkan jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk. BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan yang bermanfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan keagamaan. Bantuan sarana ibadah ini menjadi salah satu bentuk dukungan BAZNAS dalam memperkuat fungsi musholla dan masjid sebagai pusat kegiatan spiritual serta pembinaan umat. Melalui berbagai program yang dijalankan, BAZNAS berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Bondowoso. Bantuan seperti ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mempererat semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan yang religius dan harmonis.
BERITA05/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS dan BPBD Bondowoso Bersinergi Pulihkan Rumah Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Kecamatan Binakal
BAZNAS dan BPBD Bondowoso Bersinergi Pulihkan Rumah Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Kecamatan Binakal
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam dengan berkolaborasi bersama BPBD Kabupaten Bondowoso dalam rangka pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso. Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Kondisi ini tentu berdampak pada kenyamanan dan keselamatan para penghuni rumah, sehingga diperlukan penanganan dan perbaikan secara cepat agar warga dapat kembali menempati rumahnya dengan aman. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, BAZNAS Kabupaten Bondowoso memberikan bantuan berupa bahan material bangunan untuk perbaikan rumah yang rusak akibat bencana tersebut. Total bantuan yang disalurkan senilai Rp5.500.000,-. Bantuan ini diperuntukkan bagi dua warga terdampak, yakni Bapak Sunari dan Bapak Obet Dirahman, yang rumahnya mengalami kerusakan cukup signifikan. Serah terima bantuan secara simbolis dilakukan di Kantor BAZNAS Kabupaten Bondowoso dan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bondowoso, KH. Akhmadi, S.Pd., M.Pd., kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, S.T., M.M. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan kepada warga terdampak untuk digunakan dalam proses perbaikan rumah. Dalam kesempatan tersebut, KH. Akhmadi menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muzakki disalurkan kembali kepada mustahik, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan akibat bencana alam. Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Bondowoso menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan BPBD dalam upaya pemulihan pascabencana. Kolaborasi ini dinilai sangat penting untuk mempercepat proses penanganan serta memastikan bantuan tepat sasaran. BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap bantuan bahan material yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperbaiki rumah warga yang rusak. Dengan demikian, setelah proses perbaikan selesai, rumah tersebut dapat kembali ditempati dengan lebih aman dan nyaman. Melalui sinergi antara BAZNAS dan BPBD, diharapkan upaya pemulihan pascabencana di Kecamatan Binakal dapat berjalan dengan baik dan masyarakat terdampak dapat segera bangkit serta melanjutkan aktivitas sehari-hari. Program kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong merupakan kekuatan utama dalam menghadapi dan mengatasi dampak bencana.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Warga Desa Grujugan Lor
BAZNAS Kabupaten Bondowoso Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Warga Desa Grujugan Lor
Bondowoso – BAZNAS Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Suryati, warga Desa Grujugan Lor, Dusun Karang Paras RT 24 RW 04, Kabupaten Bondowoso. Ibu Suryati merupakan warga dengan kondisi ekonomi prasejahtera yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Penghasilan yang tidak menentu membuat kondisi tempat tinggal yang dihuni bersama keluarga tidak dapat diperbaiki secara mandiri. Rumah yang ditempati sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak huni, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan penghuni, terutama saat musim hujan dan angin kencang. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bondowoso melalui program RLHB mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh. Program ini bertujuan memberikan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah. Sebelum pelaksanaan pembangunan dimulai, BAZNAS terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat guna memastikan bahwa bantuan rumah layak huni benar-benar tepat sasaran. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah. Tahap selanjutnya adalah pelaksanaan survei lokasi untuk memastikan kondisi riil bangunan dan kebutuhan perbaikan yang harus dilakukan. Dalam kegiatan survei tersebut, turun langsung Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Bondowoso, H. Ramli Hasan, S.Ag., M.M., bersama staf Mohammad Hidayat, S.E. Kehadiran pimpinan BAZNAS di lapangan menunjukkan keseriusan lembaga dalam memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana. Alhamdulillah, proses pembangunan rumah saat ini telah berjalan dan per hari ini progresnya telah mencapai sekitar 25 persen. Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan harapan hasil akhir dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi Ibu Suryati dan keluarganya. BAZNAS Kabupaten Bondowoso berharap proses pembangunan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar hingga mencapai 100 persen, sehingga rumah tersebut benar-benar layak ditempati dan memberikan rasa aman bagi penghuninya. Bantuan RLHB ini menjadi salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat dalam meningkatkan kualitas hidup mustahik. Melalui program-program kemanusiaan seperti RLHB, BAZNAS Kabupaten Bondowoso terus berupaya hadir di tengah masyarakat, membantu mereka yang membutuhkan, serta mendukung program pemerintah daerah dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, bantuan ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga membawa harapan dan semangat baru bagi Ibu Suryati dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Bondowoso
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Bondowoso.

Lihat Daftar Rekening →